3 Jenis Batu-Batuan di Indonesia Beserta Karakteristik dan Contohnya

Diperbarui oleh Ramadhanti ∙ September 9, 2022 ∙ 7 menit membaca

Batu adalah benda padat yang terbentuk dari mineral bumi. Arti batu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia itu sendiri adalah benda keras dan padat yang berasal dari bumi atau planet lain. Di Indonesia ada tiga jenis batu-batuan yang bisa Anda temukan, yakni batuan beku, jenis batuan sedimen atau endapan dan batuan metamorf atau malihan. Supaya lebih jelas lagi, yuk simak ulasan lengkap mengenai jenis batu-batuan beserta karakteristik maupun contohnya berikut ini.

Baca juga: Berikut Jenis Batu Alam untuk Bahan Bangunan

Jenis Batu Batuan Beku

jenis batu batuan
Sumber: Wikipedia

Batuan beku merupakan batuan yang terbentuk karena pembentukan magma dan lava yang membeku. Ada beberapa jenis batuan beku di antaranya:

1. Batu Apung

Batu apung merupakan jenis batu-batuan yang terbentuk dari pendinginan magma yang bergelembung gas. Kegunaan batu apung biasanya dipakai untuk mengamplas atau menghaluskan kayu, bisa juga digunakan sebagai bahan pengisi (filler), isolator temperatur tinggi di bidang industri.

2. Batu Obsidian

Batu obsidian terbentuk dari lava permukaan yang mendingin dengan cepat. Ciri-ciri batu ini ialah berwarna hitam, terlihat seperti kaca dan tidak ada kristal.

Pada zaman purbakala, batu obsidian digunakan sebagai alat pemotong makanan atau ujung tombak. Namun saat ini batu obsidian seringkali dijadikan sebagai bahan kerajinan.

Baca juga: Strategi Menggunakan Batu Alam Sebagai Dekorasi Rumah

3. Batu Granit

Batu Granit adalah jenis bebatuan yang terbentuk dari pendinginan magma yang lambat di bawah permukaan bumi. Batu ini banyak ditemukan di pinggiran pantai, pinggiran sungai besar ataupun di dasar sungai.

4. Batu Basalt

Batu basalt terbentuk dari pendinginan lava yanng mengandung gas, namun kondisi gasnya telah menguap.

Ciri-ciri batu basalt adalah berbentuk kristal yang sangat kecil, berwarna hijau dan berlubang-lubang. Biasanya dipakai sebagai bahan bangunan atau sebagai pondasi bangunan seperti gedung, jembatan, jalan dan lainnya.

5. Batu Diorite

Jenis batu-batuan satu ini terbentuk dari hasil peleburan lantai samudra yang bersifat mafic, biasanya diproduksi pada busur lingkaran volkanis dan membentuk suatu gunung di dalam cordilleran.

Ciri-ciri batu diorite adalah berwarna kelabu atau hitam bercampur putih. Secara umum batu ini difungsikan sebagai batu ornamen dinding, lantai bangunan, sebagai hiasan bangunan.

6. Batu Andesit

Batuan ini terbentuk dari lelehan lava gunung Merapi yang meletus, tepatnya saat temperatur lava meleleh turun antara 900 sampai dengan 1.100 derajat Celsius.

Karakteristik batu andesit yaitu memiliki tekstur halus, berwarna abu-abu hijau tetapi sering merah atau jingga. Umumnya juga dipakai untuk membuat batu nisan, cobek, arca hiasan serta pembuat candi.

8. Batu Gabbro

Batu gabbro terbentuk dari magma yang membeku dalam gunung. Ciri-ciri batu gabro adalah berwarna hitam, hijau, dan abu-abu gelap.

Batuan ini memiliki tekstur fanerik karena mineralnya dapat dilihat langsung oleh mata dan bentuk mineralnya pun besar. Batu gabro ini digunakan untuk penghasil pelapis dinding, dan marmer dinding.

9. Batu Liparit

Batu liparit merupakan jenis batu-batuan yang terbentuk dari berbagai macam mineral seperti mineral feldspar, kuarsa, biotit dan mineral lain yang berwarna gelap.

Ciri-ciri batu liparit ini memiliki tekstur porfiris dan berwarna putih, biasanya digunakan sebagai campuran bahan bangunan.

Jens Batu Batuan Sedimen atau Endapan

batu sedimen
Sumber: Wikipedia

Batuan sedimen atau endapan merupakan jenis batuan yang terbentuk karena pengendapan atau hasil pelapukan dan pengikisan batuan yang dihanyutkan oleh air atau terbawa oleh tiupan angin.

Endapan ini menjadi keras karena adanya tekanan sehingga merubah wujudnya menjadi batu. Nah, berikut ini ada beberapa jenis batuan sedimen atau endapan yang bisa Anda temui di Indonesia.

1. Batu Konglomerat

Jenis batu-batuan ini terbentuk dari bahan yang lepas karena gaya beratnya menjadi terpadatkan dan terikat. Ciri-ciri batu konglomerat yaitu memiliki material kerikil bulat, batu-batu, pasir yang merekat satu sama lainnya.

Ada banyak manfaat dan kegunaan dari batu konglomerat, yang paling utama yaitu dijadikan sebagai material bahan bangunan.

2. Batu Pasir

Terbentuk dari bahan yang lepas karena gaya beratnya menjadi terpadatkandan terikat juga. Ciri-ciri batu pasir ini tersusun dari butiran-butiran pasir dan berwarna abu-abu, kuning dan merah.

Manfaat batu pasir ini digunakan sebagai material dalam pembuatan gelas, kaca atau juga dimanfaatkan sebagai bahan kontruksi bangunan.

3. Batu Serpih

Jenis batu batuan yang terbentuk dari bahan yang lepas dan halus karena gaya beratnya menjadi terpadatkan juga terikat. Ciri-ciri dari batu serpih ini yaitu lunak dan berbau seperti tanah liat.

Batu ini biasanya berwarna abu-abu, hijau, hitam, merah, kuning. Kegunaan utama dari batu serpih dimanfaatkan sebagai bahan bangunan.

4. Batu Kaput / Gamping

Jenis batu-batuan ini terbentuk dari cangkang binatang lunak seperti siput, kerang, dan binatang laut yang telah mati. Kegunaan batu gamping atau kapur ini ialah sebagai bahan baku semen.

Ciri-ciri bentuknya adalah sedikit lunak, berwarna putih keabu-abuan dan membentuk gas karbondioksida jika ditetesi asam.

5. Batu Breksi

Jenis batuan ini yaitu batu yang terbentuk karena efek terlempar ke udara dan mengendap di suatu tempat. Ciri-ciri batu breksi yaitu gabungan dari pecahan-pecahan yang berasal dari letusan gunung berapi.

Manfaat utama dari batu breksi dijadikan sebagai kerajinan dan bahan bangunan. Sebab jenis batu ini memiliki ketahanan yang sangat tinggi.

Baca juga: 39+ Kerajinan Dari Limbah Bekas Lengkap dengan Manfaatnya

6. Batu Lempung

Jenis batu- batuan ini terbentuk dari proses pelapukan atau alterasi batuan beku dan ditemukan di sekitar batuan induknya. Kemudian material lempung ini mengalami proses yang disebut diagenesa.

Manfaat batu lempung biasanya dijadikan sebagai kerajinan. Ciri-ciri batu lempung yaitu berwarna keemasan, merah, cokelat, dan abu-abu.

Jenis Batu Batuan Metamorf / Malihan

Sumber: Wikipedia

Batuan metamorf atau malihan merupakan jenis batuan yang berasal dari batuan sedimen dan batuan beku yang mengalami perubahan karena panas dan tekanan. Berikut adalah beberapa contoh jenis-jenis batuan malihan.

1. Batu Pualam / Marmer

Batu pualam atau marmer terbentuk saat adanya perubahan suhu dan tekanan tinggi. Ciri-cirinya ialah mempunyai kristal sedang sampai kasar. Bila ditetesi asam akan mengeluarkan bunyi mendesah, keras dan mengkilap kalau dipoles.

Uniknya, batu ini memiliki campuran warna berbeda-beda. Manfaat utama dari batu marmer ini biasanya digunakan untuk membuat patung dan lantai atau ubin.

Baca juga: 5 Perbedaan Ubin dan Keramik yang Harus Kamu Ketahui

2. Batu Sabak

Batu sabak adalah jenis batu batuan yang terbentuk saat batu serpih terkena suhu dan tekanan tinggi. Ciri-ciri batu sabak ini berwarna abu-abu kehijau-hijauan, hitam serta dapat dibelah menjadi lempeng-lempeng tipis.

Batu sabak dapat digunakan untuk membuat kerajinan, batu tulis, bahan bangunan dan untuk membuat atap rumah (genting).

3. Batu Ganes

Batu ganes adalah jenis batu yang tercipta saat batuan sedimen atau beku terpendam di tempat yang dalam dan mengalami tekanan dan temperatur tinggi.

Ciri-ciri batuan ini ialah terdapat goresan-goresan yang tersusun dari mineral-mineral, berwarna putih kebau-abuan, mempunyai bentuk bentuk penjajaran yang tipis dan terlipat pada lapisan-lapisan dan terbentuk urat-urat yang tebal.

4. Batu Sekis

Batu sekis adalah batuan metamorf regional yang terbentuk pada derajat metamorfosa tingkat menengah.

Kegunaan batu sekis ini untuk sumber mika yang utama, yaitu komponen penting dalam pembuatan kondensator dan kapasitor dalam industri elektronika. Ciri-cirinya ialah berwarna hitam, ungu, dan hijau.

5. Batu Kuarsit

Batu kuarsit terbentuk dari metamorfose batuan pasir. Kuarsit terbentuk akibat panas yang tinggi dan menyebabkan rekristalisasi kwarsa dan felsdpar.

Kegunaan batu kuarsit dapat dijadikan sebagai konstruksi jalan dan perbaikan. Ciri-ciri batu kuarsit yaitu berwarna abu-abu, kekuningan, berlapis-lapis, mengandung fosil, lebih keras dibanding gelas.

Baca juga: 6 Cara Menata Batu di Taman Agar Terlihat Indah

6. Batu Milonit

Batu milonit merupakan jenis batu-batuan yang terbentuk oleh rekristalisasi dinamis mineral-mineral pokok yang mengakibatkan pengurangan ukuran butir-butir batuan.

Ciri-ciri dari batu milonit ini ialah memiliki butiran halus dan dapat dibelah, berwarna abu-abu, coklat, biru. Manfaat batu milonit biasanya dijadikan sebagai bahan kerajinan.

Penutup

NoJenis Batu Batuan di Indonesia
1Batuan beku
2Batuan sedimen
3Batuan metamort
Tabel kelompok jenis batuan

Nah itulah referensi jenis batu-batuan yang ada di Indonesia. Semoga artikel ini bisa memberikan referensi dan menambah ilmu pengetahuan Anda.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap seperti pada perumahan Citaville Parung Panjang di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Gadget
Gadget 15 Rekomendasi HP Realme 2 Jutaan Spesifikasi Gacor!

Rekomendasi HP Realme 2 jutaan terbaik merupakan pilihan varian smartphone yang layak untuk dibeli.

Finansial
Finansial Kenali Apa itu DYOR dalam Crypto dan Cara Menerapkannya

Ada banyak sekali istilah yang mungkin baru pertama kali kamu dengar saat mempelajari investasi seb

Uncategorized
Uncategorized Mengenal Apa itu Crypto Luna atau Terra Luna dalam Crypto

Sektor transaksi digital kawasan Asia mengalami pertumbuhan sangat pesat dengan banyak sekali pemai

Finansial
Finansial Begini Cara Kerja Bitcoin yang Perlu Diketahui Oleh Pemula

Meningkatnya kesadaran masyarakat akan investasi membuat aktivitas tersebut semakin tinggi peminatn

Lifestyle
Lifestyle 10 Contoh Surat Pesanan, Bisa Dijadikan Panduan

Hi Pins, apakah kamu pernah mendengar apa itu surat pesana?. Surat pesanan umumnya dikeluarkan oleh

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia