Pinhome

Tips Properti

Jangan Bingung! Ini Istilah-istilah KPR yang Perlu Kamu Ketahui

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 4 menit membaca

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR adalah metode pembayaran yang bisa membantu masyarakat memiliki rumah impian. Tapi, jika ini adalah pengalaman pertama Pins mengajukan KPR, bakal ada banyak istilah yang membingungkan. Tenang saja, Pinhome bakal bahas satu per satu dengan tuntas!

Pinhome – Beli rumah memang gak semudah beli kacang goreng, Pins! Ya iyalah, harganya saja beda jauh. Pun investasi rumah bukan semata-mata untuk saat ini saja, melainkan untuk masa depan. Makanya bank memberikan keringanan metode pembayaran dalam bentuk KPR supaya semua orang dapat memiliki rumah dengan lebih mudah.

Tapi jika Pins belum familiar dengan istilah-istilah KPR, baca artikel ini sampai habis supaya tidak bingung saat hendak mengajukannya!

Down Payment (DP)

Down Payment (DP) dalam bahasa Indonesia disebut “uang muka”, Pins. Perlu diingat, DP ini adalah salah satu syarat mutlak pengajuan KPR ke bank. Jadi, plafon KPR sebenarnya hanya sejumlah 75 – 85% dari jumlah total yang diajukan. Sisanya harus Pins bayarkan dengan bentuk DP ini.

Nah, besarnya DP ini dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi keuanganmu, Pins! Kamu dapat memilih antara membayar DP besar atau cicilan besar. Tentu skema ini memiliki keuntungan dan kerugiannya masing-masing!

Baca juga: Beli Rumah, Mending DP Besar atau Cicilan Besar?

BI Checking

Karena jumlah dana yang akan dipinjamkan kepada nasabah nilainya besar dan jangka waktunya panjang, maka bank tidak akan sembarangan menyetujui semua KPR yang diajukan. Untuk mengurangi mengurangi resiko, pihak bank akan melakukan pengecekan skor kredit Pins yang dicatat oleh Bank Indonesia. Bank hanya akan menyetujui pengajuan KPR oleh nasabah yang memiliki skor kredit yang baik.

Makanya, Pins, sebelum melakukan pengajuan KPR, ingat-ingat dulu apakah ada hutang yang belum dibayar? Jika masih ada, sebaiknya lunasi dulu hutang tersebut agar BI checking-mu bersih!

Appraisal

Sering disebut-sebut sebagai tahapan KPR yang paling menegangkan, appraisal ini biasanya dilakukan bagi Pins yang ingin beli rumah seken ataupun jual rumah. Di dalam proses appraisal, properti yang akan Pins beli atau jual akan dinilai oleh seorang assessor yang ditunjuk oleh bank dan akan ditaksir nilai aslinya. Hasil appraisal inilah yang akan menjadi patokan plafon KPR yang akan disetujui oleh bank.

Baca juga: Nilai Appraisal Rendah? Teliti Dulu Penyebabnya!

Jadi bisa dibayangkan jika nilai appraisal tidak sesuai dengan harapan, bisa-bisa Pins harus menunda memiliki rumah impian. Duh, amit-amit ya, Pins!

Plafon dan Tenor

Kalau dua istilah ini sebenarnya sudah umum dalam dunia perbankan, Pins. Plafon adalah batas atas jumlah kredit yang bisa diberikan kepada nasabah. Sedangkan tenor adalah batas waktu pelunasan pinjaman tersebut. Semakin lama tenor yang Pins pilih, semakin ringan cicilan yang harus Pins bayarkan setiap bulan. Tapi, ini berarti akan ada resiko bunga yang Pins bayarkan semakin besar.

Baca juga: Penting! Ini Biaya-biaya yang Bisa Muncul Selama Masa Angsuran KPR

Akad

Ternyata akad gak cuma ada di pernikahan, Pins! Transaksi properti pun mengenal istilah akad kredit. Dalam prosesi ini, Pins akan melakukan tanda tangan perjanjian kredit kepada bank. Sama seperti dalam pernikahan yang memerlukan saksi, akad kredit juga akan dihadiri oleh beberapa pihak, seperti notaris, pengembang, pihak bank, dan pastinya Pins sendiri.

Akta Jual Beli (AJB)

Sertifikat ini adalah dokumen utama yang harus Pins dapatkan ketika melakukan transaksi properti. Akta jual beli ini dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk pengalihan hak atas tanah dan bangunan. Dengan AJB, berarti Pins diakui secara sah sebagai pemilik tanah dan bangunan tersebut.

Balik Nama

Balik nama ini berarti penggantian nama yang tertulis di Sertifikat Hak Milik (SHM) menjadi nama Pins. Cukup simpel, bukan?


Itu tadi beberapa istilah KPR yang lazim ditemui. Pahami baik-baik supaya tidak kebingungan saat akan membeli rumah ya, Pins!

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Agen kantor properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel