Ivan Petrovich Pavlov dan Teori Classic Conditioning

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ December 27, 2021 ∙ 3 menit membaca

Ivan Petrovich Pavlov lahir di Rjsan, Rusia pada tanggal 14 September 1849. Ia menempuh pendidikan di Seminari Teologi. Kesadarannya terhadap pengetahuan ilmiah tergugah setelah ia membaca buku Charkles Darwin. Isi dari buku Darwin itu membuatnya sadar bahwa ia harus berbakti pada ilmu pengetahuan ilmiah. Ia pun meninggalkan Seminari Teologi dan menempuh pendidikan di Universitas St. Petersburg.

Di St. Petersburg, ia banyak belajar kimia dan fisiologi. Pavlov menamatkan pendidikannya di sana pada tahun 1879 dengan memperoleh gelar doktor. Gelar keilmuan yang tinggi tidak lantas membuatnya puas. Ia pun melanjutkan studinya serta memulai risetnya sendiri tentang sistem pencernaan sebagai profesor fisiologi di Akademi Kedokteran Kekaisaran Rusia.

Penelitian yang membuat nama Pavlov melambung adalah penelitiannya yang berkaitan dengan pencernakan. Dalam penelitian tersebut, ia mempelajari proses pencernaan pada anjing, khususnya hubungan timbal balik antara air ludah dan kerja perut.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa seekor anjing akan mengeluarkan air liur sebagai respon atas munculnya makanan. Proses tersebut terjadi karena ada kaitan erat dengan refleks dalam sistem syaraf otonom.

Anjing yang mengeluarkan air liur merupakan tanda bahwa anjing itu sedang lapar. Di sini, air liur anjing berfungsi sebagai pesan untuk sistem pencernaan. Pada saat penelitian dilakukan, Pavlov menggunakan metronom yang dibunyikan. Ketika metronom dibunyikan, anjing akan mengeluarkan liur saat melihat dan memakan makanannya. Bahkan, saat metronom dibunyikan anjing masih mengeluarkan air liur walaupun tidak ada makanan yang disediakan.

Penemuan ini pun berkembang untuk melakukan sebuah studi tentang perilaku dan dikondisikan. Teori ini dikenal dengan Teori Classical Conditioning. Teori ini menyatakan  bahwa ketika makanan (makanan disebut sebagai the unconditioned or unlearned stimulus-stimulus yang tidak dikondisikan atau dipelajari), maka bungi bel akan menghasilkan respon yang sama, yaitu keluarnya air liur dari si anjing percobaan.

Temuan Pavlov tentang respon luar terhadap perilaku ini diterbitkan pada tahun 1903 dalam sebuah karya. Dalam karya tersebut, Pavlov menyebutnya refleks terkondisi, berbeda dari refleks halus. Dan sistem pembelajaran ini disebut pengondisian.

Karya itu juga menjabarkan sebuah temuan bahwa refleks terkondisi akan tertekan bila rangsangan terlalu sering salah. Apabila metronom bersuara berulang-ulang dan tidak ada makanan, anjing akan berhenti mengeluarkan ludah.

Penelitian ini berkembang dalam ranah teori behaviourisme, di mana manusia digerakkan atas dasar lingkungan yang memberikan stimulus bagi dirinya, baik dari lingkungan maupun orang tertentu.

Atas karyanya tentang pengaruh respon luar terhadap pencernaan, Pavlov dikukuhkan sebagai pemenang Nobel di bidang fisioterapi dan kedokteran. Dan Teori Classic Conditioning menjadi dasar bagi perkembangan aliran psikologi behaviourisme serta penelitian mengenai proses belajar dan pengembangan teori-teori tentang belajar.

Dalam teori tersebut Pavlov menemukan perangsang asli dan netral yang dipasangkan dengan stimulus bersyarat secara berulang-ulang sehingga memunculkan reaksi yang diinginkan.

Bacaannya tentang Darwin telah menyadarkan Pavlov akan pentingnya ilmu pengetahuan. Pavlov pun harus rela bertentangan dengan orang tuanya yang menghendaki dirinya menjadi rohaniawan. Perjalanan hidupnya telah membuktikan bahwa penelitian merupakan dasar dari sebuah pengetahuan.

Pavlov adalah sosok ilmuwan yang menghabiskan hidupnya untuk mengabdi pada pengetahuan. Pavlov meninggal dunia pada tanggal 27 Pebruari 1936 di Leningrad.

Baca juga: Roger W. Sperry sang penemu otak kiri dan otak kanan

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Gadget
Gadget 15 Rekomendasi HP Realme 2 Jutaan Spesifikasi Gacor!

Rekomendasi HP Realme 2 jutaan terbaik merupakan pilihan varian smartphone yang layak untuk dibeli.

Finansial
Finansial Kenali Apa itu DYOR dalam Crypto dan Cara Menerapkannya

Ada banyak sekali istilah yang mungkin baru pertama kali kamu dengar saat mempelajari investasi seb

Uncategorized
Uncategorized Mengenal Apa itu Crypto Luna atau Terra Luna dalam Crypto

Sektor transaksi digital kawasan Asia mengalami pertumbuhan sangat pesat dengan banyak sekali pemai

Finansial
Finansial Begini Cara Kerja Bitcoin yang Perlu Diketahui Oleh Pemula

Meningkatnya kesadaran masyarakat akan investasi membuat aktivitas tersebut semakin tinggi peminatn

Lifestyle
Lifestyle 10 Contoh Surat Pesanan, Bisa Dijadikan Panduan

Hi Pins, apakah kamu pernah mendengar apa itu surat pesana?. Surat pesanan umumnya dikeluarkan oleh

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia