Pinhome

Isi The Universal Declaration of Human Rights

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 29 January 2014 ∙ 3 menit membaca

United Nations.Dengan adanya Perang Dunia ke II terasalah bagaimana akibatnya (baca penyebab utama perang dunia 2 dan akibatnya bagi Indonesia). Di dalam dan sesudah perang dunia tersebut dunia mengalami kehancuran dan korban berjuta-juta manusia, harta dan hasil-hasil kebudayaan manusia yang tak ternilai harganya musnah.

Semua ini adalah akibat dari negara (bangsa-bangsa yang tidak menghargai hak-hak asasi manusia yang telah diperjuangkan berabad-abad lamanya. Maka dirasa perlu oleh negara-negara yang menang perang untuk memberi landasan yang kuat agar hak-hak asasi manusia tetap dihormati.

Setelah berdirinya PBB (Hari lahirnya PBB) maka salah satu badan khusus yaitu Economic and Social Council (Ecosoc) atau Organisasi Kerja Sama untuk Sosial Ekonomi dari PBB pada bulan Juni 1946 telah bersidang di bawah pimpinan ketuanya yaitu Ny. Eleanore Roosevelt (isteri mendiang Presiden Amerika Serikat Roosevelt) untuk menyusun suatu rancangan piagam tentang hak-hak asasi manusia.

Isi The Universal Declaration of Human Rights
Logo PBB

Rancangan ini telah diterima oleh PBB dalam sidang umumnya di Paris pada tanggal 10 Desember 1948 dengan nama The Universal Declaration of Human Rights (pernyataan sedunia dari hak-hak manusia).

Pernyataan ini bukanlah suatu perjanjian internasional yang mengikat, melainkan hanya suatu pernyataan saja agar dapat memberi pedoman kepada negara-negara di seluruh dunia untuk menyusun pemerintahannya masing-masing dengan tidak melalaikan hak-hak asasi serta kebebasan manusia.

Pernyataan tersebut terdiri dari Mukadimah 30 pasal yang dapat diperinci menjadi:
a. Hak-hak kemerdekaan
b. Hak-hak politik

Hak-hak kemerdekaan

1. Hak kemerdekaan seseorang Hak ini menjamin setiap manusia tidak akan mendapat perlakuan yang sewenang-wenang dari pemerintah maupun dari orang lain. Perlakuan terhadap kekuasaan pemerintah ini berwujud:

  • hanya atas dasar ketentuan-ketentuan dalam undang-undang orang dapat ditahan, dituntut dan dipidana.
  • orang yang melanggar kemerdekaan seseorang diancam dengan pidana.

2. Hak-hak perlindungan hak milik Hanya untuk kepentingan umum pemerintah dapat mengambil barang-barang milik seseorang disertai pembayaran ganti kerugian diatur dengan undang-undang. Penyerobot, pencuri atau pengrusak diancam dengan pidana.

3. Hak perlindungan atas rumah kediaman Pemeriksaan dalam rumah kediaman seseorang harus berdasarkan surat perintah dari pemerintah. Memasuki rumah kediaman seseorang tanpa ijin diancam dengan pidana.

4. Hak kemerdekaan memeluk agama Orang bebas memeluk agama yang dipilihnya. Menghalang-halangi atau mengganggu orang beribadah diancam dengan pidana.

5. Hak perlindungan atas rahasia surat Pemerintah menanggung bahwa pos dan bahan-bahan pengangkutan negara tidak akan membuka surat-surat yang diserahkan kepadanya.

6. Hak mengeluarkan pikiran dan perasaan Setiap orang berhak mengeluarkan pikiran dan menyatakan perasaannya, baik dengan lisan maupun tulisan (pers). Pemerintah akan bertindak hanya apabila perkataan atau tulisan itu melanggar hukum, ketertiban dan kesusilaan.

7. Hak kemerdekaan pendidikan dan pengajaran Setiap orang berhak untuk memilih macam pendidikan dan pengajaran sesuai dengan kebutuhan dan keyakinannya.

Demikian pula orang bebas untuk mengajak, mendirikan lembaga-lembaga pendidikan dan pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan keyakinannya.

Hak-hak politik

Hak pilih ini diperlukan untuk pembentukan badan-badan perwakilan rakyat untuk menentukan haluan pemerintahan.

  • Hak pilih pasif : yaitu hak untuk dipilih untuk duduk menjadi anggota badan perwakilan rakyat.
  • Hak pilih pasif : yaitu hak untuk memilih wakil-wakil yang akan duduk dalam badan perwakilan rakyat.

Hak untuk membela negara Setiap warganegara berhak (dan wajib) untuk ikut serta dalam mempertahankan keselamatan negara terhadap serangan dari negara lain atau karena adanya pemberontakan.

Hak untuk menjadi pegawai negeri Setiap orang berhak atas syarat-syarat yang sama untuk menjadi pegawai negeri.

Baca juga: Isi pokok Atlantic Charter

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Pengantar Nikah, Begini Cara Mengurusnya!

Pinhome - Mengurus pernikahan tak hanya perihal dekorasi dan catering acara saja. Kamu juga harus m

Edukasi
Edukasi 3 Contoh Surat Keterangan Sehat dari Rumah Sakit atau Puskesmas

Contoh surat keterangan sehat itu seperti apa, sih? Kamu mungkin saat ini sedang mencari surat kete

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Pengajuan Dana yang Baik dan Benar!

Ingin mengajukan surat pengajuan dana? Jangan buat asal-asalan kalau ingin pengajuannya diterima, y

Lifestyle
Lifestyle 40+ Referensi Ucapan Selamat Ulang Tahun buat Teman & Sahabat

Menyampaikan ucapan selamat ulang tahun buat teman adalah hal yang wajib diutarakan. Pasalnya, doa

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Wasiat yang Sah Menurut Hukum

Bicara soal wasiat tentu menjadi satu hal yang sensitif. Tak jarang, hal ini pun kerap menjadi pers

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia