BlogLifestylePengertian Integrasi Nasional: Syarat, Jenis, Faktor dan Contohnya
0
0

Pengertian Integrasi Nasional: Syarat, Jenis, Faktor dan Contohnya

Dipublikasikan oleh Omri Cristian dan Diperbarui oleh Voni Wijayanti

Apr 14, 2023

5 menit membaca

Copied to clipboard
top-right-banner

Pembelajaran mengenai integrasi nasional bisa kamu temukan pada mata pelajaran PPKN. Materin ini sangat penting diwujudkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia karena negara indonesia adalah negara yang masih dalam tahap berkembang.

Di samping itu, integrasi nasional memiliki peran yang sangat penting untuk diwujudkan sebagai salah satu cara yang bisa menyatukan berbagai macam perbedaan yang ada di Indonesia.

Nah, kali ini Pinhome akan membahas mengenai pengertian, syarat, jenis dan faktor integrasi nasional. Berikut adalah pemaparan lengkapnya ada di bawah ini.

Baca juga:

Pengertian Integrasi Nasional Secara Umum

Integrasi Nasional
Source : Shutterstock

Integrasi nasional adalah suatu upaya untuk menggabungkan atau mempersatukan berbagai perbedaan pada kelompok sosial atau kelompok budaya di dalam satu wilayah.

Sehingga membentuk suatu kesatuan yang harmonis di dalam NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semboyannya yaitu Bhineka Tunggal Ika.

Dengan kata lain, integrasi nasional adalah kesadaran dan hasrat untuk bersatu sebagai satu bangsa yaitu bangsa Indonesia. Integrasi bangsa bisa dilihat dengan cara politis dan antropologis, berikut ini adalah pemaparannya.

  • Pengertian Integrasi Nasional Secara Politis, adalah proses penyatuan berbagai kelompok sosial dan budaya di dalam kesatuan wilayah nasional yang kemudian membentuk identitas nasional
  • Pengertian Integrasi Nasional Secara Antropologis, adalah proses penyesuaian berbagai unsur – unsur kebudayaan yang berbeda sehingga terjadi keselerasan fungsi di dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca juga : Persatuan dan Kesatuan

Pengertian Integrasi Nasional Menurut Para Ahli

Ada beberapa macam pendapat ahli tentang pengertian integrasi nasional. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Dr. Nazaruddin Sjamsuddin

Beliau berpendapat bahwa integrasi adalah proses penyatuan suatu bangsa yang mencakup semua aspek kehidupan, diantaranya adalah sosial, politik, budaya dan ekonomi.

Myron Weiner

Sedangkan menutur Myron Weiner, integrasi bangsa adalah proses penyatuan dari berbagai sosial dan budaya ke dalam satu kesatuan wilayah dalam rangka membentuk suatu identitas nasional.

Howard Wriggins

Menurut Howard Wriggins, integrasi nasional adalah penyatuan bagian berbeda-beda dari suatu masyarakat menjadi suatu kesatuan yang lebih utuh atau memadukan masyarakat kecil yang jumlahnya banyak menjadi satu kesatuan bangsa.

Baca juga: Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Indonesia

Syarat-Syarat Integrasi

Source : Shutterstock

Dalam membentuk integrasi nasional juga terdapat syarat – syarat yang harus dipenuhi, diantaranya adalah :

  1. Adanya kesadaran anggota masyarakat bahwa dibutuhkan hubungan satu dengan yang lain, supaya dapat memenuhi kebutuhan mereka
  2. Adanya nilai sosial dan norma yang berlaku sebagai pedoman dan aturan dalam proses integrasi masyarakat.
  3. Masyarakat sepakat tentang norma dan nilai sosial yang dijadikan sebagai pedoman dalam bermasyarakat.

Baca juga : Contoh Sikap Persatuan dan Kesatuan

Konsep Integrasi Nasional

Konsep integrasi nasional sendiri terbagi menjadi dua, yaitu integrasi secara vertikal maupun horizontal. Secara vertikal, artinya melibatkan hubungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang terintegrasi.

Sedangkan, konsep horizontel berarti bersatu dari kemajemukan masykarat dari beragam kelompok yang berbeda menjadi identitas nasional yang sama.

Keduanya adalah bentuk upaya untuk menyatukan segala perbedaan yang ada untuk keharmonisan dalam Negara Indonesia.

Baca juga: Tugas Presiden Sebagai Kepala Negara dan Pemerintahan

Jenis Integrasi Nasional

Integrasi Nasional
Source : Shutterstock

Mangacu pada penjelasan pengertian integrasi bangsa di atas, berikut ini beberapa jenis integrasi nasional, diantaranya :

  • Integrasi Akulturasi, adalah penggabungan dua atau lebih kebudayaan, tanpa menghilangkan ciri kebudayaan asli.
  • Integrasi Instrumental, terjadi secara nyata sebagai akibat adanya keseragaman antar individu dalam lingkungan masyarakat.
  • Integrasi Koersif, adanya pengaruh dari penguasa dan bersifat paksaan.
  • Integrasi Ideologis, terjadi secara nyata karena adanya ikatan ideologis/spiritual yang kuat tanpa adanya unsur paksaan.
  • Integrasi Fungsional, adanya berbagai fungsi tertentu dari semua pihak yang ada di dalam masyarakat.
  • Integrasi Asimilasi, penggabungan dua atau lebih kebudayaan yang menghilangkan ciri khas dari kebudayaan aslinya yang diterima oleh masyarakat.
  • Integrasi Normatif, terjadi karena keberadaan norma – norma yang berlaku dan mempersatukan masyarakat yang ada, sehingga integrasi mudah terbentuk.

Baca juga: 7 Contoh Degradasi Moral di Masyarakat Indonesia

Faktor Integrasi Nasional

Source : Shutterstock

Secara umum ada dua faktor integrasi nasional yakni adalah faktor pendukung/pendorong dan faktor penghambat. Berikut ini adalah rinciannya:

Faktor Pendukung

  1. Adanya faktor sejarah sehingga timbul rasa seperjuangan dan senasib.
  2. Rasa rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara dibandingkan dengan kepentingan diri sendiri, seperti para pahlawan yang telah gugur pada masa perjuangan kemerdekaan.
  3. Semua kalangan Indonesia berkeinginan untuk bersatu, seperti yang tertuang pada Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928.
  4. Timbul rasa cinta tanah air.
  5. Konsensus nasional di dalam perwujudan pancasila serta UUD 1945, proklamasi kemerdekaan, bendera merah putih, lagu kebangsaan dan bahasa kesatuan bahasa Indonesia.

Baca juga : Pengertian Nasionalisme

Faktor Penghambat

  1. Paham etnosentrisme yang masih dimiliki oleh beberapa suku, sehingga meremehkan budaya suku bangsa lain dan menonjolkan kelebihan daerahnya.
  2. Wilayah NKRI yang sangat luas dan terdiri dari ribuan pulau dan dipisahkan oleh lautan yang luas.
  3. Keanekaragaman budaya, agama, bahasa daerah, ras dan berbagai perbedaan lainnya.
  4. Ketimbangan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.

Baca juga: 4 Contoh Pemberdayaan Komunitas di Masyarakat

Contoh Integrasi Nasional

Integrasi Nasional
Source : Shutterstock

Untuk mewujudkan intergasi nasional, banyak cara yang bisa ditempuh. Cara-cara ini pun bisa kamu lakukan di kehidupan sehari-hari. Misalnya adalah sebagai berikut:

Bekerja Gotong Royong

Gotong royong adalh cara sederhana untuk melepaskan semua perbedaan yang ada di dalam kelompok masyarakat. Dalam bekerja gotong royong, suatu kelompok akan lebih memiliki kerjasama dan memikil masalah dengan ramai-ramai daripada fokus pada perbedaan.

Akulturasi dan Asimilasi

Perpaduan dua kebudayaan yang berbeda menjadi suatu kebudayaan baru memberi dampak baik pada proses integrasi suatu bangsa. Asimilasi dan akulturasi membantu kelompok masyarakat beradaptasi dengan perbedaan budaya yang ada.

Kehidupan Toleransi Beragama

Indonesia terdiri dari banyak agama dan kepercayaan. Oleh karena itu, toleransi beragama menjadi salah satu cara menjaga keutuhan bangsa ini. Tolerasni antar umat beragama akan membuat bangsa Indonesia bisa menjadi lebih solid ke depannya.

Nah, itu lah sedikit penjelasan tentang integrasi nasional mulai dari pengertian, syarat, jenis dan faktor pendukung serta penghambatnya. Semoga bermanfaat ya, Pins!

Baca juga: 34 Pakaian Adat Provinsi di Indonesia Terkini Tahun 2022


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Cek properti pilihan kami Royal Sumatra dan temukan keunggulan, fasilitas menarik dan promo menguntungkan lainnya cuma di Pinhome! Cari tahu juga tips penting persiapan beli rumah dan KPR di Property Academy by Pinhome.   

Hanya Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Copied to clipboard
bottom-sidebar-banner
left footer bannerright footer banner
left footer bannerright footer banner

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok
          sticky banner
          sticky banner
          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download