Pinhome

  • Blog
  • Tips Properti
  • Ingin Punya Kolam Ikan Dalam Rumah? Jangan Lupa Hal-hal Berikut Ini!

Tips Properti

Ingin Punya Kolam Ikan Dalam Rumah? Jangan Lupa Hal-hal Berikut Ini!

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 6 menit membaca

Di iklim tropis Indonesia, kolam ikan di dalam rumah sering jadi pilihan untuk membuat jadi terasa lebih sejuk dan nyaman. Sayangnya, ada beberapa hal yang sering dilupakan oleh pemilik rumah. Apa saja? Simak artikel berikut ini!

Kolam ikan bisa menjadi salah satu hiasan interior yang bisa memperindah tampilan rumah kita jika dilakukan dengan benar, tepat memilih desain kolam ikan yang cantik dan tentunya dirawat dengan baik. Tidak hanya enak dipandang mata, rumah kita pun bisa terasa lebih sejuk dan juga segar karena kolam ikan memberikan kesan hidup dan alami dengan kuat ke dalam rumah. Apalagi jika Pins bisa mengkombinasikannya dengan hiasan batu-batu alam. Wah, makin keren saja!

Meskipun bisa menjadi hiasan desain interior yang baik, membangun kolam ikan harus dilakukan dengan benar agar bisa terlihat indah dan memberikan manfaat kolam ikan yang baik untuk kita. Berikut beberapa hal yang harus Pins lakukan untuk membangun kolam ikan di dalam rumah:

1. Penentuan lokasi area kolam ikan yang tepat
Tahu, gak, Pins, ternyata membangun kolam ikan di dalam rumah tidak harus membutuhkan tempat yang luas! Kita bisa membuat kolam ikan secara vertikal alias melekat pada dinding rumah. Dengan demikian, ruangan yang ada dalam rumah bisa terkesan seperti sedang berada di dalam air. Hal yang harus diperhatikan adalah arah dari datangnya cahaya, poin ini menjadi lebih penting lagi kalau Pins mau menambahkan hiasan dekorasi tambahan berupa tanaman-tanaman hidup, arah cahaya menjadi penentu kelangsungan hidup dari tanaman kita Pins.

kolam ikan dalam rumah
Kolam ikan bisa diatur secara vertikal sehinggal tidak memakan banyak tempat (Pinterest)

2. Sesuaikan tipe dan ukuran kolam dengan ruangan di dalam rumah
Sebagai referensi tambahan, Pins bisa melihat-lihat contoh desain kolam ikan yang beragam di toko taman atau pun toko ikan. Hal ini berguna untuk menambah pengetahuan seperti apa tipe dan seberapa ukuran yang sesuai dengan kebutuhan, selera dan kepribadian para penghuni rumah. Pins bisa bebas memilih berbagai wadah yang kira-kira cocok untuk kolam ikan di dalam rumah, mulai dari bahan plastik, kaca hingga kolam permanen yang dibuat dari semen dan pasir.

kolam ikan dalam rumah
Penggunaan material kaca bakal membuat kolam kamu jadi kelihatan seamless, Pins!

3. Berilah hiasan agar nuansa estetiknya lebih terasa
Kalau Pins tidak punya banyak waktu luang ataupun sulit untuk menghias kolam ikannya sendiri, Pins bisa loh meminta bantuan langsung dari jasa tukang yang terbiasa menghias kolam ikan. Biasanya pengalaman tukang hias kolam yang sudah ahli dapat membedakan antara dekorasi yang terbaik untuk bagian pinggir hingga bagian dalam kolam ikan.

kolam ikan dalam rumah
Selain untuk hiasan kolam ikan, jembatan batu juga dapat membuat transisi antar ruangan menjadi lebih lancar (SpaceStock)

Untuk bisa menghias kolam ikan secara maksimal, akan lebih baik kalau Pins bisa memastikan dimensi kolam dengan teliti, dari mulai tinggi, panjang dan lebarnya. Selalu ingat untuk memberikan jarak area sekitar 6 inci di sekeliling kolam sebagai tempat untuk menghias. Jika Pins menginginkan desain yang sederhana, Pins bisa memulai dengan mengisi jarak area 6 inci tersebut dengan tanaman hias ataupun batu – batuan alami atau berwarna-warni. Untuk semakin menguatkan nuansa keindahan dari kolam ikan milikmu, Pins bisa menutup bagian pinggiran kolam dengan kayu plywood yang kokoh dan sangat cocok untuk menghias kolam ikan.

4. Memasang filter dan pompa air yang tepat untuk kolam ikan
Supaya kolam ikan milik Pins bisa tetap bersih dan ikannya sehat, ada baiknya untuk menambahkan filter dan pompa air pada kolam milikmu. Kalau Pins memilih jenis kolam ikan hias yang didekorasi dengan bebatuan alami atau tanaman buatan, Pins bisa menambahkan pasir pada permukaan kolam agar kotoran dalam kolam menyerap ke dalam pasir. Selain itu, penambahan pasir ini bisa membuat kolam ikan milik Pins terlihat lebih rapi dan menarik untuk dilihat.

kolam ikan dalam rumah
Jika berada di tengah ruangan seperti ini, filter dan pompa air dapat disamarkan dengan hiasan kolam (IDNTimes)

5. Menakar volume air yang pas ke dalam kolam ikan
Memberi air ke kolam bukan perkara sepele, lho, Pins! Ada beberapa jenis ikan yang harus dipikirkan baik-baik untuk urusan perkembangbiakannya dan hal ini sejalan dengan pemberian volume air dan pemberian air ke dalam kolam. Contohnya adalah ikan koi dan ikan mas. Pola tumbuh ikan koi jauh lebih besar daripada ikan mas, sehingga ikan koi akan lebih mendominasi tempat tumbuh dan makanan yang ada.

kolam ikan dalam rumah
Sesuaikan jumlah air dengan jenis ikan yang kamu inginkan (ShareStock)

Baca juga: Simak 10 Desain Kolam Ikan yang Bikin Rumah Kamu Keren


Makna warna air pada kolam ikan

Tahu gak, Pins, masing-masing warna pada kolam ikan mempunyai arti dan penjelasannya sendiri, lho! Untuk yang baru saja memiliki kolam ikan, hal ini bisa jadi membingungkan. Meski ada berbagai faktor, salah satu penyebab utamanya adalah kualitas baku mutu dari air kolam ikan itu sendiri. Perubahan warna pada kolam ikan ini sendiri bisa terjadi dalam waktu yang cepat, jadi jangan keburu kaget duluan, Pins!

Adanya jenis plankton dan berbagai materi organik yang ada dalam kolam ikan juga bisa mempengaruhi warna air; demikian juga intensitas warna yang menggambarkan kepadatan fitoplankton yang tinggi pada kolam ikan milikmu. Jenis wadah, seperti terpal atau tanah alami, atau pun peralatan pendukung yang digunakan seperti aerator, paranet dan plastik UV, juga bisa mempengaruhi warna air. Warna-warna yang umum terjadi pada kolam ikan sendiri adalah warna cokelat muda, hijau muda, hijau tua, putih keruh, coklat tua ataupun warna merah kecoklatan.

Berikut penjelasan singkat dari masing-masing warna air pada kolam ikan:

1. Hijau muda
Warna hijau muda pada kolam ikan menggambarkan kadar kepadatan rendah dari plankton berklorofil, seperti Cyanobacteria ataupun Gloeotrichia echinulata. Plankton jenis ini melakukan fotosintesis pada siang hari sehingga dapat meningkatkan kadar oksigen di air kolam. Hal ini sebenarnya merupakan suatu hal yang baik dan bisa menambah nafsu makan ikan. Warna air kolam yang hijau muda ini biasanya terjadi pada kolam terpal, beton atau fiber dengan isi ikan berupa ikan lele, ikan nila ataupun ikan gurame.

2. Coklat muda
Nah, warna inilah yang paling sering terjadi di kolam ikan rumah. Hal ini biasa terjadi pada kolam tanah, kolam air deras ataupun kolam beton dan menunjukkan tingginya ketersediaan materi organik dan mineral sebagai suplai makanan ikan.

3. Hijau atau cokelat tua
Warna hijau tua diakibatkan oleh padatnya populasi plankton dan materi organik lainnya sedangkan warna cokelat tua biasanya diakibatkan tingginya kadar kepadatan kotoran, sisa pakan dan lumpur yang ada pada kolam. Sebenarnya, warna air yang pekat ini tidak semestinya membuat Pins khawatir karena warna air yang pekat menjauhkan ikan dari stress karena terbebas dari bayangan dan gangguan hama. Tapi tetap saja, hal ini menjadi perhatian lebih karena adanya kepadatan atau polusi organik yang diatas batas wajar. Pins bisa memberikan aerasi saat malam hari karena disaat inilah plankton dan bakteri menyerap oksigen.

Nah, itu dia beberapa hal yang wajib Pins ketahui sebelum memulai membuat kolam ikan dalam rumah. Tertarik untuk mencoba?

Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel