Pinhome

  • Blog
  • Finansial
  • Ingin Bangun Rumah Sendiri? Ini Info Harga Bahan Bangunan yang Harus Diketahui!

Finansial

Ingin Bangun Rumah Sendiri? Ini Info Harga Bahan Bangunan yang Harus Diketahui!

Dipublikasikan oleh Jay ∙ 19 April 2020 ∙ 6 menit membaca

Membangun rumah menjadi pilihan terbaik bagi Pins yang ingin mempunyai rumah dengan harga yang lebih miring. Membangun rumah sendiri pun bisa memberikan kebebasan desain dan pembangunan dengan bahan bangunan yang tentunya lebih berkualitas. Harga bahan bangunan pun bisa kita tentukan sendiri dengan membelinya di tempat-tempat yang kita kehendaki yang tentunya lebih bersahabat di kantong.

Pinhome – Untuk membangun sebuah rumah tentunya membutuhkan pertimbangan panjang ya, Pins! Tidak hanya membutuhkan dana yang sangat besar tapi juga membutuhkan komitmen tenaga dan waktu yang tak sedikit. Tak heran, harga rumah akan semakin naik di setiap tahunnya. Ketika Pins menunda untuk membeli rumah, maka harganya akan semakin mahal kedepannya.

Membangun rumah sendiri menjadi alternatif pilihan terbaik atas masalah ini, Pins. Membangun rumah sendiri memberikan kebebasan Pins untuk mengatur layout rumah dan desain interior dari rumah yang akan dibangun nantinya. Selain itu, Pins juga bisa memilih bahan bangunan rumah yang berkualitas dengan perbandingan harga lebih miring.

Sebelum membeli bahan bangunan, ada baiknya kita mengenal jenis dan harga bahan bangunan yang biasanya diperlukan saat Pins membangun rumah.

Semen

Semen menjadi bahan bangunan utama saat membangun rumah. Semen menjadi bahan yang akan merekatkan berbagai material seperti batu bata, batako, dan bahan bangunan lainnya. Semen sendiri berasal dari campuran bahan pozzolan dan kapur padam yang telah melalui proses pemanasan. Biasanya, semen menjadi bahan penting untuk pembangunan pondasi dinding rumah, plesteran dinding ataupun pondasi beton. Untuk mengetahui semen mana yang berkualitas, Pins perlu memperhatikan warna dan tekstur semen itu sendiri. Semen yang berkualitas tinggi memiliki tekstur yang mudah terurai dan tidak menggumpal saat dipegang.

Semen biasanya dijual dalam bentuk kantong sak

Pasir

Tidak kalah pentingnya dari Semen, Pasir digunakan sebagai plesteran dinding dan campuran utama saat membuat batako. Tekstur pasir yang berupa butiran halus mempunyai fungsi merekatkan bahan material bangunan secara kuat. Pasir sendiri ada bermacam – macam, ada pasir merah, pasir elod, pasir beton, pasir pasang hingga pasir sungai, sementara pasir yang bagus untuk bahan bangunan rumah sendiri adalah pasir merah dan pasir beton. Namun biasanya, pasir yang tepat digunakan sebagai material bangunan biasanya memiliki tekstur yang lebih kasar dan butiran batuannya lebih besar.

Harga pasir bangunan untuk per 50 kg biasanya berkisar di harga Rp 50.000 hingga Rp 70.000, atau Rp 270.000 per meter kubik. Tapi, harga ini akan bervariasi bergantung pada merk dan kualitas. Meskipun sebenarnya, saat ini Pins bisa membeli Pasir di toko material secara online.

Batu Bata

Batu bata juga termasuk bahan bangunan yang vital saat membangun rumah. Biasa digunakan untuk pembuatan dinding, pagar dan bagian penting lainnya dari rumah, batu bata memiliki beragam jenis seperti batu bata batako, batu bata merah, batu bata berlubang, batu bata hebel dan batu bata custom atau purpose made.

Harga bahan bangunan

Untuk mendapatkan batu bata yang terbaik, Pins harus memperhatikan ukuran dan bentuk batu batanya, apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan. Contohnya saja, untuk dipasang sebagai dinding, lebih cocok memakai batu bata merah yang berbentuk prisma segi empat, warna yang merata, tidak gampang hancur, menyerap air dan memiliki suara bentur yang kokoh.

Sementara untuk bangunan rumah minimalis, biasanya batu bata yang digunakan tidak dilapisi semen lagi. Jadi aka nada desain khas yang menarik dan membuat tampilan rumah terkesan vintage. Untuk harga bahan bangunan batu bata ini, biasanya dihargai antar kisaran Rp 700 hingga Rp 1.000 per biji menurut dengan kualitas dan jenis batu bata yang Pins kehendaki.

Besi Beton

Dalam membangun rumah, biasanya besi beton digunakan sebagai rangka dari konstruksi rumah. Ukuran yang digunakan biasanya berkisar antara 10 mm hingga 12 m. Besi beton yang biasa dipakai pada pembangunan rumah biasanya berbentuk beton bertulang yang mengandung komposisi kimia khusus seperti karbon, sulfur, biji besi dan phosphorus, besi beton ulir, besi hollow, besi beton polos, besi siku, besi H-Beam hingga besi wide flange (WF).

Harga bahan bangunan

Untuk menentukan besi beton apa yang sebaiknya digunakan, ada baiknya kamu mempertimbangkan jenis besi beton seperti apa yang cocok untuk kebutuhan Pins sendiri, karena jenis kualitas akan berdampak sangat besar kepada harga bahan bangunan yang akan dikeluarkan.

Baca juga: Bangun Rumah Dengan Atap Baja Ringan? Pelajari Harga Baja Ringan

Saat membeli besi beton pun, Pins harus memperhatikan detil jenis besi beton, pilih selalu besi beton yang sudah sesuai dengan standar SNI yakni tidak mengandung lipatan, retakan, serpihan ataupun gelombang. Untuk urusan harga, biasanya harga bahan bangunan besi beton untuk ukuran 6 mm TARIK berkisar Rp 42.000, besi beton 10 IBD SNI berukuran 9,8 mm berkisar di Rp 658.000 sedangkan besi beton 16 TJ SNI polos berukuran 15.5 mm berkisar di harga Rp 155.000.

Kayu

Nah, ini dia bahan bangunan yang tak kalah penting saat Pins membangun rumah. Biasanya kayu digunakan dalam beragam jenis bahan material bangunan seperti pintu, jendela hingga ke rangka atap. Kayu yang biasa digunakan pun sangat beragam, dari mulai Kayu Jati, Kayu Merbau, Kayu Kamper, Kayu Bangkirai, Kayu Merantai Merah hingga Kayu Kelapa.

Kayu lebih unggul digunakan sebagai bahan bangunan karena sangat awet, harganya relative murah, kedap suara, memiliki daya tahan yang lumayan bagus terhadap listrik dan teksturnya sangat mudah untuk dipaku, dibaut dan direkatkan.

Harga bahan bangunan

Untuk harga kayu yang biasa digunakan pada bangunan rumah, sangat terpaku pada ukuran dan jenisnya. Contohnya saja, kayu meranti berukuran 2×3 dibandrol dengan harga Rp 14.000, ukuran 5×10 dijual seharga Rp 70.500 sedangkan untuk ukuran 8×12 biasanya berkisar di harga Rp 130.500. Di sisi lain, untuk kayu borneo, ukuran 2×3 dijual dengan harga Rp 14.000 sedangkan yang berukuran 3×4 dijual dengan harga Rp 16.500.

Genteng

Digunakan sebagai material atap, genteng memiliki peranan yang penting untuk melindungi para penghuni rumah dari sengatnya panas matahari dan derasnya air hujan. Di Indonesia sendiri, biasanya genteng terdari dari material tanah liat yang sudah terbukti memiliki daya tahan kuat dan tak mudah rusak. Sampai saat ini, ada beragam jenis varian genteng yang bisa Pins pilih untuk kebutuhan rumah. Ada genteng asbes, genteng keramik, genteng kaca, genteng tanah liat, genteng metal berbahan logam, genteng aspal, genteng beton, genteng kayu besi, genteng kayu, genteng metal pasir hingga genteng seng.

Harga bahan bangunan

Bandrol harga dari berbagai material genteng pun berbeda – beda, karena sifat barang dan jenisnya yang berbeda – beda. Genteng tanah liat biasa dihargai Rp 1.150 hingga Rp 2.750 per buahnya, jenis genteng beton dihargai Rp 9.000 hingga Rp 11.000 per buah, Genteng Ventilasi berkisar di harga Rp 404.700 hingga genteng keramik yang dijual di kisaran harga Rp 18.000.


Nah, Pins. Semoga informasi harga bahan bangunan 2019 ini akan cukup membantu Pins saat akan membangun rumah ya. Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Bagikan Artikel