Guyana Prancis di timurlaut Amerika Selatan

Diperbarui oleh ∙ December 22, 2021 ∙ 4 menit membaca

Di pantai timurlaut Amerika Selatan, sepanjang rentangan pantai Guyana Prancis yang jarang penduduknya, pemerintah Prancis telah membangun pangkalan percobaan raksasa bagi penelitian roket untuk maksud-maksud damai. Proyek raksasa ini, yang dimulai pada tahun 1965, terletak di dekat garis khatulistiwa antara kota Tonate dan kota Sinnamary.

Instalasi yang luas ini terdiri atas sebuah pelabuhan sungai, pabrik pembangkit tenaga listrik, jaringan air, dan perumahan baru bagi ribuan pekerja. Pusat ruang angkasa ini membawa perubahan besar bagi Guyana Prancis.

Karena, sebelum dipindahkannya tawanan terakhir dari rumah penjara lepas pantai di Pulau Iblis pada tahun 1945, negeri itu dikenal oleh dunia sebagai tanah jajahan tempat pembuangan yang mengerikan bagi nara pidana vonis mati dan para tawanan politik semenjak meletusnya Revolusi Prancis.

Baca juga: Amerika Utara

Geografis Guyana Prancis

Secara geografis, Guyana Prancis merupakan tempat yang baik bagi proyek raksasa ruang angkasa. Roket yang diluncurkan dari pantainya di tembakkan ke arah timur melintasi Samudra Atlantik untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan di darat, sedangkan rata-rata kecepatan bumi di garis khatulistiwa menambah daya-lepas-landas.

Meskipun iklim bagian tengah daratannya sangat panas dan lembap, angin pasat yang sejuk dan nyaman menjaga kestabilan suhu di sepanjang pantai yang tenang dan nyaman dengan suhu sekitar 27°C hampir sepanjang tahun.

Peta wilayah Guyana Prancis
Peta wilayah Guyana Prancis

Kunjungi peta Guyana Prancis di google map

Sejarah dan Pemerintahan Guyana Prancis

Pantai timurlaut Amerika Selatan pertama kali terlihat oleh Columbus dalam perjalanan bersejarahnya yang ketiga dan, orang Eropa yang terpikat oleh dongeng harta karun emas yang melimpah, mulai berdatangan ke pantai Dunia Baru dalam berbagai kelompok kecil pada awal abad ke-16.

Dengan menghindari hutan hujan-tropis yang lebat, yang meluas berkilo-kilometer sampai bagian tengah timurlaut Amerika Selatan, mereka mendirikan permukiman di sekitar pantai yang sempit dan berawa di sepanjang pantai Karibia. Bangsa Prancis menemukan kota pantai Cayenne, kini ibu kota negara ini, pada awal abad ke-17 dan, kecuali selama suatu periode singkat, mereka tetap menguasai daerah itu.

Guyana Prancis merupakan bagian seberang lautan Prancis. Pemerintah Prancis diwakili oleh Dewan Komisioner. Pemerintahan lokal dijalankan oleh Dewan Negara yang beranggotakan 16 orang dan Dewan Daerah yang beranggotakan 31 orang. Bangsa ini memilih seorang wakil, masing-masing untuk Dewan Nasional Prancis dan Senat Prancis.

Penduduk Guyana Prancis

Sebagian besar penetap awal tidak siap untuk menghadapi kehidupan yang ganas di daerah Dunia Baru yang terpencil dan tak menyenangkan ini. Iklimnya hampir tidak tertahankan, suku Indiannya seringkali buas, dan penyakit tropis menelan ratusan korban. Beberapa dasawarsa berlalu sebelum, pada akhirnya, didirikan permukiman tetap.

Pada tahun-tahun menjelang berkobarnya Perang Dunia II, Guyana Prancis tidak lebih dari sekadar daerah jajahan secara hukum. Undang-undang perbudakan, yang telah menyediakan tenaga buruh yang dibutuhkan untuk menggarap perkebunan gula, akhirnya dihapus pada tahun 1848.

Akibatnya, produksi gula turun secara drastis. Beberapa tahun kemudian, pemerintah Prancis mulai mengirimkan para tawanan ke Guyana Prancis. Beberapa narapidana, yang ribuan orang jumlahnya, dikurung di berbagai penjara di pulau lepas-pantai.

Sebagian lainnya dipaksa bekerja di hutan belantara atau bekerja di perkebunan di bawah kondisi yang sangat kejam sekali. Hanya sedikit saja yang mampu bertahan menghadapi perlakuan yang tidak manusiawi ini.

Penduduk Guyana Prancis berjumlah sekitar 70.000 orang. Kini tinggal beberapa ribu orang Amerindian dan keturunan para budak hitam yang masih hidup di hutan yang sangat luas, yang menutupi hampir sembilan persepuluh total wilayah negara yang luasnya kira-kira 91.000 km2. Sisanya, yang merupakan jumlah terbesar, di sebut orang Kreol.

Kreol adalah keturunan para pemukim Prancis asli, budak hitam, dan beberapa imigran Asia. Orang ini tinggal di daerah pantai Terres Basses dan daerah Inini Terres Hautes. Pendidikan di negeri ini diberikan secara cuma-cuma dan wajib sehingga buta huruf di antara Kreol praktis tidak ada. Bahasa resmi negara adalah bahasa Prancis dan hampir setiap penduduknya beragama Katolik Roma.

Hutan yang luas, buas, tak terjamah dan curah hujan yang turun lebat dan mantap selama musim penghujan telah menciptakan kondisi kerja yang sulit sehingga menghambat kemajuan bidang industri dan pertanian Guyana Prancis.

Namun, metode teknologi modern yang kini diperkenalkan telah mengakibatkan kepercayaan baru bagi negara. Sebagai akibatnya, produksi emas dan mineral lainnya mulai meningkat, sedangkan produksi ubi jalar, gula pasir, serta jagung bertambah setiap tahun.

Baca juga: Nama negara di dunia

Diulas oleh C.M. TUMA, Kepala Bagian Dokumentasi, Kedutaan Besar Prancis
Editor: Sejarah Negara Com

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Gadget
Gadget Ketahui Perbedaan MacBook Pro dan Air, Mana Yang Cocok Untuk Kamu?

Seperti yang Pins ketahui, perusahaan Apple selalu merilis dua varian laptop terbaru yaitu MacBook

Finansial
Finansial Apa itu FUD? Serta Moment Terbesar FUD?

Crypto adalah instrumen investasi yang mempunyai risiko sangat tinggi. Investasi crypto sebaiknya m

Gadget
Gadget 3 Cara Mendownload Google Classroom Di Laptop, Mudah Banget!

Sejak pandemi, beberapa instansi pendidikan menggunakan Google Classroom sebagai media pembelajaran

Finansial
Finansial 10 NFT Marketplace Indonesia & Global yang Populer, Banyak Dipakai Investor!

Kepopuleran NFT (Non Fungible Token) di Indonesia turut beriringan dengan bermunculannya NFT market

Gadget
Gadget 6 Cara Ngeprint dari HP Tanpa Maupun Dengan Kabel

Pada era yang serba digital ini, semua hal dituntut untuk bisa lebih cepat. Begitu pula, dengan men

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia