Pinhome

  • Blog
  • Kesehatan
  • Berbagai Gejala Kanker Serviks, Wanita Harus Waspada!

Kesehatan

Berbagai Gejala Kanker Serviks, Wanita Harus Waspada!

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 17 September 2021 ∙ 5 menit membaca

Gejala kanker serviks patut diwaspadai sejak dini. Pasalnya, kanker serviks termasuk penyakit berbahaya yang sangat berisiko fatal apabila menyerang kaum hawa. Tak pandang bulu, kanker serviks dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Apabila tidak dicegah sejak dini, kanker dapat merenggut nyawa.

Pinhome – Bukan tanpa alasan, perawatan untuk bisa kembali pulih dari kanker rahim memang memakan waktu yang lama. Alih-alih dibuat ketakutan dengan risiko kanker serviks, ada baiknya Pins mengetahui sejumlah fakta terkait tumor ganas yang satu ini.

Baca Juga: Apa Benar Ovarium Adalah Tempat Terjadinya Pembuahan? Baca Untuk Tahu Jawabannya!

Apa itu kanker serviks?

(Kanker Serviks)

Melansir dari beragam sumber, kanker serviks juga dikenal dengan kanker leher rahim. Sel-sel kanker atau tumor ganas ini umumnya ditemukan pada leher rahim, Pins. Kanker ini muncul disebabkan karena adanya infeksi karena adanya virus HPV atau Human papilloma virus.

Baca Juga: Apa Manfaat Daun Sirih Untuk Kesehatan Tubuh? Mari Simak Di Sini!

HPV (Human papilloma virus) yang sering menyerang yaitu tipe 16 dan tipe 18. Meskipun kanker serviks bukan penyakit menular, justru yang patut diwaspadai yaitu virus HPV ini sendiri, Pins. Pasalnya, HPV (Human papilloma virus) atau ini bisa menular melalui beberapa perantara, seperti wc umum, sentuhan kulit, dan jenis cairan lainnya.

Selain virus tersebut, penyebab lain kanker serviks juga bisa dipicu lantaran kebiasaan buruk, seperti merokok. Imunitas tubuh yang rendah dan kekurangan vitamin C, kekurangan vitamin E, hingga kurangnya asupan asam folat pun dapat memicu HPV mudah menjangkiti tubuh.

Hal lain yang mempengaruhi kanker serviks

(Everlywell)

Tidak hanya dipengaruhi oleh virus yang menyebar melalui bermacam-macam perantara dan kebiasaan buruk atau kondisi imun. Melansir dari laman resmi Dinas Kesehatan Kota Bandung, kanker serviks juga bisa terjadi pada seseorang yang melakukan hubungan intim dengan pasangan yang selalu berganti-ganti, tidak menggunakan pengaman, berhubungan badan di bawah usia produktif.

Lebih lanjut, kanker leher rahim juga tergolong penyakit turunan yang berpeluang diturunkan kepada generasi selanjutnya. Penggunaan pil kontrasepsi atau pil KB terlalu berlebihan juga bisa memicu sel kanker berkembang biak di leher rahim, Pins.

Sebagai informasi, sebuah penelitian memperkirakan akan ada 913 perempuan di Australia yang berisiko terkena kanker serviks. Dalam riset tersebut juga dijelaskan bahwa perempuan usia 1 dari 162 perempuan berusia 85 tahun berpeluang terdiagnosis kanker leher rahim.

Dengan begitu, tidak dipungkiri bahwa kanker leher rahim ini menjadi Pinsok yang wajib dikenali gejalanya dan dicegah sedini mungkin. Berikut Pinhome rangkum beberapa gejala kanker serviks yang wajib Pins ketahui.

Gejala kanker serviks

(Pikist)

Tak bisa dipukul rata, gejala kanker serviks pada setiap perempuan tentu akan berbeda-beda, Pins. Bermula dari infeksi, lambat laun menjadi gejala kanker yang menggerogoti tubuh. Ini dia gejala awal kanker serviks yang patut diwaspadai.

Pendarahan berlebih

Umumnya, seorang perempuan akan mendapati siklus menstruasi satu bulan sekali. Namun, gejala kanker serviks juga bisa ditandai dengan intensitas darah yang keluar ketika datang bulan. Di saat menstruasi, pendarahan yang terjadi secara berlebihan bisa jadi ciri-ciri awal kanker leher rahim. Pendarahan ini juga sangat berpeluang terjadi ketika memasuki masa menopause, Pins.

Keputihan

Bagi beberapa kaum hawa, keputihan memang tergolong suatu kondisi yang umum terjadi. Tak jarang, banyak yang abai dengan keputihan karena terkadang bisa berhenti dan berkurang dengan sendirinya. Tapi, jika keputihan berlebih dan menimbulkan rasa tidak nyaman, sebaiknya jangan dipandang sebelah mata. Keputihan yang disertai dengan pendarahan tergolong gejala kanker serviks.

Sakit saat berhubungan intim

Perhatikan ketika waktu di mana saat Pins berhubungan intim dan setelah melakukannya. Apabila Pins merasakan ketidaknyamanan yang ekstrem sampai mengeluarkan flek pendarahan, sebaiknya mewaspadai gejala tersebut.

Nyeri pada pinggul

Nyeri pada pinggul mungkin sering dialami ketika akan memasuki masa-masa datang bulan. Dijelaskan untuk nyeri gejala kanker leher rahim terasa lebih intens. Nyeri pada pinggul ini juga akan dibarengi dengan sensasi tidak nyaman atau sakit ketika buang air kecil.

Perubahan nafsu makan

Ketika tanda dan gejala kanker serviks stadium awal terjadi, gejala kanker serviks lainnya akan menyusul. Beberapa kondisi yang dirasakan yaitu kehilangan nafsu makan, mudah merasa lelah, nyeri punggung, berat badan yang tidak stabil, pendarahan yang tidak bisa diduga kapan akan terjadi, hingga terjadi pembengkakan pada bagian paha.

Cara mencegah kanker serviks

Mengenali gejala kanker rahim memang menjadi salah satu bekal awal untuk mencegah terjadinya risiko yang tidak diinginkan. Selain mengenali gejalanya, Pins juga dapat melakukan langkah atau cara mencegah kanker serviks. Banyak langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan untuk memperkecil risiko kanker leher rahim, berikut beberapa diantaranya:

Vaksin HPV

Vaksin HPV sudah pasti jadi langkah awal untuk mencegah risiko kanker serviks. Vaksin ini bekerja untuk memproteksi diri dari risiko paparan virus HPV atau Human papilloma virus. Vaksin HPV sangat direkomendasikan untuk perempuan yang sudah memasuki usia 9 hingga 19 tahun atau yang belum aktif secara seksual, Pins.

Menghindari kebiasan merokok

Sudah jadi rahasia umum bahwa merokok secara berlebihan dapat memicu berbagai penyakit mengerikan, kanker serviks termasuk salah satunya. Untuk itu, sebisa mungkin hindari kebiasaan merokok, Pins.

Melakukan hubungan seks secara aman

Usahakan untuk tidak berganti-ganti pasangan untuk melakukan hubungan intim dan selalu pastikan menggunakan pengaman atau kondom untuk menghindari risiko penyakit menular seksual, Pins.

Melakukan pemeriksaan rutin

Pap smear jadi alternatif terbaik untuk melakukan pemeriksaan dini terkait kesehatan reproduksi. Pap smear sendiri merupakan prosedur yang bekerja untuk mendeteksi kanker serviks, Pins. Tes ini akan menemukan sel-sel yang tidak normal di area rahim, Pins. Untuk bisa melakukan pap smear, Pins dapat mencari rumah sakit atau klinik yang menyediakan layanan tersebut.

Nah,  itu tadi beberapa tanda dan gejala kanker serviks yang bisa Pins jadikan pembelajaran untuk mencegah terjadinya risiko yang tidak diinginkan. Apabila Pins mengalami salah satu dari gejala yang sudah dipaparkan di atas, sebaiknya segera hubungi ahli atau dokter untuk melakukan konsultasi serta tindakan medis lebih lanjut.


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Yosa

Editor: Iko

Tags :

Bagikan Artikel