Garuda Indonesia perusahaan penerbangan pertama

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ December 27, 2022 ∙ 3 menit membaca

Sejarah Negara Com – Selain teknologi transportasi darat dan laut, perkembangan teknologi transportasi udara juga menjadi salah satu kebutuhan rakyat Indonesia yang semakin berkembang pesat dari waktu ke waktu. Setelah Indonesia merdeka, makin terbuka kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan impiannya membuat pesawat terbang sendiri. Baca juga: Sejarah berdirinya industri pesawat terbang di Indonesia

Kesadaran bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan tentu memerlukan adanya sarana transportasi udara untuk kelancaran pemerintahan, pembangunan ekonomi, dan pertahanan keamanan.

Perkembangan berarti transportasi penerbangan ditentukan oleh faktor-faktor sebagai berikut:

  1. Meningkatnya jumlah penumpang maupun barang sejak tahun 1970-an.
  2. Bertambahnya jumlah bandar udara dan kemampuan operasional.
  3. Pembangunan lapangan terbang perintis di beberapa provinsi.

Keberadaan bandar udara internasional dalam negeri Jakarta yang masih terpisah di Halim Perdana Kusumah dan Kemayoran, sejak awal tahun 1980-an disatukan di Bandar Udara Soekarno-Hatta di Cengkareng. Disusul kemudian pembukaan bandar udara di daerah untuk penerbangan internasional.

Berdirinya IPTN

Garuda Indonesia adalah perusahaan penerbangan nasional pertama yang mulai melayani penerbangan pada tanggal 26 Januari 1949 dengan menggunakan pesawat DC3 yang dibeli masyarakat Aceh dan diberi nama Seulawah. Seiring tumbuhnya pereknomian Indonesia, pada tahun 1970-an maka mulai berkembang perusahaan penerbangan miliki pemerintah dan swasta lainnya.

Sebagai upaya mengembangkan teknologi dan industri penerbangan, atas prakarsa B.J. Habibie, didirikanlah Industri Pesawat Terbang Nurtanio pada tanggal 28 April 1976 di Bandung, Jawa Barat. Dalam perkembangannya industri ini kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara.

Sejak tahun 1976, cakrawala baru tumbuhnya industri pesawat terbang modern dan lengkap di Indonesia dimulai. Pada periode inilah semua aspek prasarana, sarana, SDM, hukum dan regulasi serta aspek lainnya yang berkaitan dan mendukung keberadaan industri pesawat terbang berusaha ditata.

Melalui IPTN dikembangkan suatu konsep alih teknologi dan industri progresif. Konsep yang dikembangkan ternyata memberikan hasil optimal dalam penguasaan teknologi kedirgantaraan dalam waktu relatif singkat, yaitu 24 tahun.

Melaluii kerja sama dengan beberapa penerbangan besar Internasional, terutama dengan Cassa (Spanyol), IPTN berhasil merakit dan memproduksi berbagai jenis pesawat terbang dan helikopter, salah satunya adalah CN-235. Sejak akhir tahun 1980-an, IPTN juga mulai melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan pembuat pesawat terbang asing untuk membuat beberapa komponen pesawat terbang.

Pada tahun 1995, IPTN memproduksi pesawat terbang N-250 dan berhasil mengangkasa untuk pertama kalinya. Hasil rancangan IPTN tersebut diharapkan mampu bersaing di pasar dunia dengan jenis-jenis produksi pesawat lainnya.

Namun sayang, perkembangan industri penerbangan Indonesia mengalami kemunduran pesat setelah anggaran IPTN dinyatakan defisit. Selain itu, semakin besarnya tingkat persaingan produksi pesawat perusahaan penerbangan internasional telah membuat IPTN tidak mampu lagi bersaing seperti pada masa sebelumnya.

Pada tanggal 24 gustus 2000, IPTN direstrukturisasi dan kemudian berganti nama menjadi PT Dirgantara Indonesia atau disingkat PT DI. PT DI tidak hanya memproduksi berbagai pesawat, tetapi juga senjata dan jasa pemeliharaan (mantenance service) untuk mesin-mesin pesawat.

Selain itu, PT DI juga menjadi subkontraktor untuk industri-industri pesawat terbang besar dunia, seperti Boeing, General Dynamic, Fokker, dan lain sebagainya. PT DI pernah memiliki karyawan mencapai 16 ribu orang. Namun, akibat krisis ekonomi, karyawan yang tersisa hanya sekitar 4000 orang setelah PT DI melakukan kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja.

Demikian ulasan mengenai Garuda Indonesia perusahaan penerbangan pertama di Indonesia yang merupakan catatan bersejarah dalam hal teknologi penerbangan.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Lifestyle
Lifestyle 15 Aplikasi Pengubah Suara Terbaik

Pernahkah Pins berpikir untuk mengubah suara asli kamu untuk membuat efek gema seperti robot, atau

Lifestyle
Lifestyle 15 Aplikasi Karaoke Terbaik Untuk Hobi Menyanyi

Karaoke merupakan salah satu hiburan menyenangkan yang menghilangkan penat setelah bekerja atau akt

Lifestyle
Lifestyle 18 Aplikasi Baca Manga Terbaik Untukmu

Ingin baca manga untuk mengisi waktu luangmu? Atau memang kamu hobi membaca manga? Selain berbentuk

Lifestyle
Lifestyle 12 Rekomendasi Aplikasi Font Android Menarik

Melihat tampilan HP Android yang begitu-begitu saja setiap harinya cukup membosankan bagi setiap or

Finansial
Finansial BI Checking Kol 2 Artinya? Simak Yuk!

Sebelum mengajukan kredit atau pinjaman baru pada suatu lembaga keuangan atau pembiayaan, kamu perl

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia