Eksistensialisme Sartre dalam sastra

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ December 27, 2021 ∙ 4 menit membaca

Eksistensialisme Sartre dalam sastra – Kematian ayahnya dan pernikahan kedua ibunya telah membuat Sartre tidak menyukai lingkungan borjuis dan segala kebiasaannya. Ketidaksukaan tersebut berubah menjadi perasaan muak dan keinginan untuk memberontak. Dan pemberontakan itulah yang menginspirasi karya-karya sastranya.

Pada tahun 1938, ia menulis novel berjudul La Nausee yang berisi ide-ide eksistensialisme dan menjadi salah satu karyanya yang terkenal. Nausee bercerita tentang Roquentin, seorang peneliti yang patah semangat di sebuah kota, yang jika diamati memiliki kemiripan dengan Le Havre.

Eksistensialisme Sartre dalam sastra
Eksistensialisme Sartre dalam sastra

Roquentin menyadari seutuhnya akan fakta bahwa benda-benda mati serta situasi khayalan merupakan dua hal yang sangat berbeda dengan eksistensi dirinya.

Novelnya yang lain adalah Le Mur. Novel ini menekankan pada aspek kesadaran di mana manusia mengenali diri mereka sendiri dan adsurditas dari usaha-usaha mereka untuk menghadapi diri mereka sendiri secara rasional.

Sementara itu, karya Sartre yang berjudul Kata-Kata merupakan sebuah nostalgia masa kecil. Dalam karya itu ia bertanya tentang apa itu sastra. Dan ia pun memisahkan antara prosa dan puisi.

Prosa dianggap sebagai peranti khusus untuk menyuarakan kebenaran, sedangkan puisi bersanding dengan musik, lukisan, dan patung yang menghindari pemakaian bahasa.

Karya Sartre, baik sastra maupun filsafat banyak bergulat dengan dimensi eksistensialisme, sebuah aliran filsafat yang memfokuskan persoalan seputar eksistensi, khususnya eksistensi manusia.

Menurut Donny Gahral Ardian, Sartre menganggap esensi manusia tidak bisa dijelaskan seperti halnya esensi manusia yang tidak bisa dijelaskan seperti halnya esensi benda-benda buatan tangan manusia (manufaktur).

Contohnya, ketika seseorang melihat sebilah pisau dapur, orang tersebut langsung dapat memahami bahwa pisau dibuat oleh seseorang yang memiliki konsep di kepalanya tentang tujuan dan prosedur pembuatan pisau tersebut.

Konsep eksistensialisme Sartre lebih berpusat pada penegasan akan Tuhan. Menurutnya, Jika Tuhan tidak ada, otomatis manusia pun bebas dari beban kodratnya, karena tidak ada Tuhan yang terus-menerus yang mengawasinya.

Manusia adalah semata-mata apa yang dibentuknya sendiri dan memiliki derajat yang lebih tinggi dari makhluk lainnya, karena tidak memiliki kodrat yang sudah ditentukan sebelumnya. Intinya, manusia adalah makhluk yang bebas untuk mewujudkan esensinya sendiri.

Eksistensialisme Sartre lebih merujuk pada kebebasan. Menurutnya, “Human is condemned to be free”, manusia dikutuk untuk bebas. Dalam kebebasan itu, manusia bertindak. Eksistensialisme menekankan kebebasan universal manusia, di mana batasan kebebasan itu adalah kebebasan orang lain.

Pandangan kebebasan Sartre ini memang cukup ekstrem, karena relasi manusia dengan orang lain justru menimbulkan konflik. Namun demikian, tetap ada unsur positif dari pandangan tersebut.

Unsur positif dari kebebasan yang dimaksudkan Sartre tersebut terletak pada eksistensi manusia, keberadaan manusia yang sejati, yang merupakan produk dari perbuatan-perbuatan bebas manusia. Sartre mengungkapkan bahwa menjadi diri kita sendiri hanya mungkin jika kita memilih sendiri dan menentukan sendiri bentuk eksistensi kita.

Walaupun kesadaran atau kebebasan tersebut sepertinya dibebankan pada manusia yang bukan karena pilihannya, manusia tetap memiliki kebebasan yang sebebas-bebasnya untuk mengubah situasi tersebut melalui perbuatan dan usaha yang dipilih serta ditentukan oleh diri manusia, misalnya berupa lingkungan yang uruk dan keras, cacat tubuh, ataupun peperangan, justru menjadi prasyarat bagi kebebasan.

Kebebasan tindak mungkin terwujud tanpa situasi-situasi yang sudah tersedia atau situasi-situasi yang tidak dipilihnya sendiri.

Sartre mendedikasikan hidupnya untuk mengungkap apakah manusia itu. Dedikasinya itu terbukti dengan dihasilkannya banyak tulisan tentang manusia, tidak hanya dalam bidang filsafat namun juga dalam karya novel, roman, drama, dan sebagainya.

Karya-karyanya meyakinkan manusia bahwa mereka adalah makhluk yang menakjubkan. Manusia memiliki kesadaran yang sebebas-bebasnya untuk memaknai keberadaan diri mereka sendiri di dunia.

Lewat karya-karyanya, Sartre mengajak manusia untuk menyadari bahwa kebebasan yang dimiliki manusia sungguh-sungguh absolut. Gagasannya tentang kebebasan menjadikan dirinya dipandang sebagai seorang ateis.

Ingin mengenal Sartre lebih jauh? Silahkan baca Biografi singkat Jean Paul Sartre

Sartre mengatakan: “Seandainya Tuhan ada, tidak mungkin saya bebas”. Ia memandang Tuhan sebagai Tuhan yang Maha tahu. Dia mengetahui segala sesuatu sebelum ia (Sartre) melakukan sesuatu, sehingga tidak ada peluang bagi kreativitas kebebasan manusia.

Demikian sekilas mengenai Eksistensialisme Sartre dalam sastra, semoga menambah pengetahuan kita semua.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Gadget
Gadget 15 Rekomendasi HP Realme 2 Jutaan Spesifikasi Gacor!

Rekomendasi HP Realme 2 jutaan terbaik merupakan pilihan varian smartphone yang layak untuk dibeli.

Finansial
Finansial Kenali Apa itu DYOR dalam Crypto dan Cara Menerapkannya

Ada banyak sekali istilah yang mungkin baru pertama kali kamu dengar saat mempelajari investasi seb

Uncategorized
Uncategorized Mengenal Apa itu Crypto Luna atau Terra Luna dalam Crypto

Sektor transaksi digital kawasan Asia mengalami pertumbuhan sangat pesat dengan banyak sekali pemai

Finansial
Finansial Begini Cara Kerja Bitcoin yang Perlu Diketahui Oleh Pemula

Meningkatnya kesadaran masyarakat akan investasi membuat aktivitas tersebut semakin tinggi peminatn

Lifestyle
Lifestyle 10 Contoh Surat Pesanan, Bisa Dijadikan Panduan

Hi Pins, apakah kamu pernah mendengar apa itu surat pesana?. Surat pesanan umumnya dikeluarkan oleh

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia