Pinhome

Lifestyle

Desain Rumah si Penggemar Kuliner

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 3 menit membaca

Dapur yang biasanya diletakkan di belakang. Dapat Anda naikkan derajatnya dengan meletakkannya dekat dengan ruang keluarga atau bahkan ruang tamu.

desain dapur


Problem

Saat ini cukup banyak pasangan muda yang bekerja dan tidak sempat memasak di rumah. Namun, beberapa di antaranya merupakan penggemar kuliner yang suka mencoba berbagai jenis masakan. Biasanya mereka membeli di luar, kemudian bereksperimen dalam rasa dan disantap berdua di rumah.

Solusi

Desain Rumah
Dapur pada rumah mungil biasanya memiliki lahan terbatas. Namun, jika di rumah hanya tersedia sedikit lahan untuk dapur, jangan pasrah begitu saja. Sedikitlah berkreasi, di sana bisa dibuat dapur cantik walau berukuran mungil kok. Buktinya, lihat dapur berukuran 2,1m x 1,8m di foto ini. Walaupun ukurannya relatif kecil, dapur ini bisa menampung ruang makan juga ternyata.Bagaimana tertarik?

Memasak Sebagai Hobi Utama
Pada kesempatan ini, kita akan angkat satu tema unik yang disesuaikan dengan penghuninya, yaitu mengangkat unsur kegiatan memasak sebagai bagian langsung yang berhubungan dengan aktivitas rumah tangga.
Pasangan muda penggemar kuliner ini butuh ruang untuk menyiapkan makan malam, -atau saat week end- kemudian di sajikan di ruanh keluarga. Disantap bersama dengan pasangan atau teman- teman yang secara sengaja diundang. Sehingga kepenatan kerja akan hilang berganti dengan keceriaan.

Mempunyai dapur bersih, dan rapi merupakan dambaan para penggemar makan. Dengan olahan desain tertentu maka tata letak dapur dapat dapat di dekatkan dengan ruang keluarga ataupun ruang tamu dengan tampilan yang menarik dan bersih.
Sangat mungkin juga di masa yang akan datang dapur dapat bersebelahan dengan kamar tidur, sebagaimana kulkas yang telah mendahului memasuki kamar tidur.

Mengapa dapur didekatkan dengan ruang keluarga?
Pada beberapa kasus, biasanya kesibukan penghuni terfokus di ruang keluarga, sehingga jarang menyentuh ruang makan. Agar fleksibel, maka didekatkanlah dapur dengan ruang keluarga yang memiliki aktivitas lebih tinggi.

Dapur sebagai Tempat Saji
Perubahan gaya hidup modern semakin meningkat membuat perubahan ruang. Dulu dapur terletak paling belakang, namun seiring dengan perkembangan zaman, dapur dapat mendekat ke ruang keluarga.

Kita bisa menambahkan partisi yang membatasi dapur dan ruang keluarga. Agar tak terkesan sempit, partisi (pembatasnya) berwarna mencolok seperti kuning ataupun orannye. Warna oranye dapat meningkatkan gairah makan lebih tinggi, sehingga dapur mewakili kelezatan kuliner yang akan di sediakan.

Revolusi Dapur
Saat ini dapur telah mengalami ubah fungsi bahkan revolusi, dapur sebagai tempat memasak bahan mentah sudah jarang di temui di pasangan keluarga muda yang sama- sama bekerja.
Hal semacam itu bisa saja terjadi, karena:

  • Kesibukan meningkat membuat orang lebih senang dengan sesuatu yang praktis, seperti membeli makanan.
  • Teknologi dapur yang terus berkembang membuat memasak jadi lebih mudah.
  • Beragamnya jenis masakan siap saji yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, bahkan ada yang memiliki layanan home delivery.
Bagikan Artikel