Dekrit Gusdur yang Kontroversial

Diperbarui oleh Voni Wijayanti ∙ September 9, 2022 ∙ 5 menit membaca

Seperti telah dibahas pada artikel sejarah Masa pemerintahan K.H. Abdurrahman Wahid, bahwa beliau yang akrab dipanggil Gusdur terpilih sebagai Presiden RI yang ke-4 melalui Sidang Umum MPR tanggal 20 Oktober 1999 dengan masa bakti tahun 1999 – 2004. Juga memiliki istilah Dekrit Gusdur yang begitu kontroversial di zamannya.

Pinhome – Dalam menjalankan pemerintahannya K.H. Abdurrahman Wahid didampingi oleh Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri. Gusdur adalah seorang santri tradisional yang memiliki wawasan kebangsaan yang tidak diragukan, sementara Megawati adalah seorang nasionalis yang juga memiliki wawasan Islam modern.

Baca Juga:

Pembentukan Kabinet Persatuan Nasional

dekrit gusdur
(Hops.id)

Pasangan K.H. Abdurrahman Wahid dan Megawati membentuk Kabinet Persatuan Nasional yang dilantik pada tanggal 28 Oktober 1999. Kabinet bentukan tersebut terdiri dari tokoh-tokoh profesional dan partai pendukung.

Pembentukan DEN (Dewan Ekonomi Nasional)

Presiden K.H. Abdurrahman Wahid juga membentuk Dewan Ekonomi Nasional atau yang disingkat DEN. Maksud pembentukan DEN (Dewan Ekonomi Nasional) adalah untuk memperbaiki ekonomi yang belum pulih akibat krisis yang berkepanjangan. Adapun susunan DEN adalah sebagai berikut:

  • Ketua DEN adalah Prof. Email Salim
  • Wakil : Subiyakto Cakrawerdaya
  • Sekretaris : Dr. Sri Mulyani Indrawati
  • Anggota : Anggito Abimanyu, Sri Adiningsih, dan Bambang Subianto

Masalah yang Dihadapi Pemerintahan Gusdur

Dalam menjalankan pemerintahannya, K.H. Abdurrahman Wahid banyak mengalami persoalan yang harus dihadapi sebagai warisan persoalan dari masa Orde Baru. Adapun persoalan yang sangat menonjol adalah sebagai berikut :

  1. masalah KKN
  2. pemulihan ekonomi
  3. masalah Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN)
  4. kinerja BUMN
  5. pengendalian inflasi
  6. mempertahankan kurs rupiah
  7. masalah jaringan pengaman sosial (JPS)
  8. penegakan hukum
  9. penegakan HAM

Secara umum pemerintahan K.H. Abdurrahman Wahid belum mampu melepaskan krisis yang dialami bangsa Indonesia. Pertentangan DPR dengan lembaga kepresidenan juga makin transparan, banyak teguran DPR yang tidak diindahkan presiden.

Baca Juga:

Memorandum I DPR dan Isi Dekrit Gusdur

DPR mengeluarkan Memorandum I untuk presiden pada tanggal 1 Pebruari 2001 yang disusul dengan Memorandum II pada tanggal 30 April 2001. Inti dari memorandum tersebut dibalas presiden Gusdur dengan mengeluarkan dekrit presiden pada tanggal 23 Juli 2001 pada dini hari pukul 01.00 WIB.   Isi Dekrit K.H. Abdurrahman Wahid (Gusdur) tersebut pada intinya sebagai berikut:

  1. Membekukan MPR dan DPR Republik Indonesia.
  2. Mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat dan mengambil tindakan serta menyusun badan-badan yang diperlukan untuk menyelenggarakan pemilu dalam waktu satu tahun.
  3. Menyelamatkan gerakan reformasi total dari hambatan unsur-unsur Orde Baru dengan membekukan Partai Golkar sambil menunggu keputusan Mahkamah Agung.

Dampak Dekrit Gusdur

Dekrit Gusdur atau Maklumat Presiden Republik Indonesia 23 Juli 2001, ternyata membawa dampak yang cukup menghebohkan. Sesaat setelah maklumat dikeluarkan, Amien Rais yang saat itu menjabat Ketua MPR menolak secara tegas maklumat presiden tersebut.

Atas usulan DPR maka MPR mempercepat sidang istimewa. Hal tersebut merupakan puncak jatuhnya Abdurrahman Wahid dari kursi kepresidenan.

Dalam sidang Istimewa tersebut MPR menilai Presiden Abdurrahman Wahid telah melanggar Ketetapan MPR Nomor VII/MPR/2000, karena menetapkan Komjen (pol.) Chaerudin sebagai pemangku sementara jabatan Kapolri.

Selanjutnya, dalam Sidang Istimewa MPR tanggal 23 Juli 2001 MPR memilih Megawati Soekarnoputri sebagai presiden menggantikan Presiden Abdurrahman Wahid berdasarkan Ketetapan MPR Nomor III Tahun 2001. Keesokan harinya Hamzah Haz ketua umum PPP terpilih sebagai wakil presiden Indonesia. Dengan terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai presiden dan Hamzah Haz sebagai wakilnya, maka berakhirlah kekuasaan Presiden Abdurrahman Wahid. (Sumber: Wikipedia)

Baca Juga:

Megawati Menggantikan Gusdur

(Wikipedia.org)

Sementara itu, Amien Rais selaku ketua MPR menolak secara tegas dekrit presiden tersebut. Atas usulan DPR maka MPR mempercepat sidang istimewa. Hal tersebut merupakan puncak jatuhnya K.H. Abdurrahman Wahid dari kursi kepresidenan.

Dalam sidang Istimewa tersebut MPR menilai Presiden K.H. Abdurrahman Wahid telah melanggar Ketetapan MPR Nomor VII/MPR/2000, karena menetapkan Komjen (pol.) Chaerudin sebagai pemangku sementara jabatan kepala Polri.

Baca Juga:

Selanjutnya, dalam Sidang Istimewa MPR tanggal 23 Juli 2001 MPR memilih Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden RI menggantikan Presiden K.H. Abdurrahman Wahid berdasarkan Ketetapan MPR Nomor III Tahun 2001.   Keesokan harinya Hamzah Haz ketua umum PPP terpilih sebagai wakil presiden Republik Indonesia.

Dengan terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai presiden dan Hamzah Haz sebagai wakilnya, maka berakhirlah kekuasaan Presiden K.H. Abdurrahman Wahid. Beliau meninggal dunia pada usia 69 tahun pada hari Rabu tanggal 30 Desember 2009 pukul 18.40 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Jakarta dan dimakamkan di Ponsok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur.

Baca Juga:

Featured Image Source: Era.id

Editor: Voni Sri Wijayanti


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apakah Rumah KPR Non Subsidi Boleh Direnovasi?

Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah rumah KPR non subsidi boleh direnovasi? Apakah jika melakukanny

Edukasi
Edukasi Apa Fungsi Aplikasi Idebku? Berikut Cara Menggunakannya

Belum lama, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis aplikasi untuk mengecek status BI checking s

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 12 Model Teras Rumah Pedesaan yang Sederhana

Siapa yang tidak rindu dengan suasana hunian khas pedesaan? Jauh dari hiruk pikuk kota, suasananya

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 8 Inspirasi Taman Air Terjun Dinding Minimalis untuk Outdoor dan Indoor

Taman air terjun dinding minimalis bukan hanya mempercantik dekorasi rumah, tetapi juga memberikan

Lifestyle
Lifestyle 12 Rekomendasi Aplikasi Pencari Kost

Pins sedang kebingungan mencari tempat kost terbaik? Mau survey keliling tapi tidak punya waktu? At

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia