BlogPemilik PropertiDesain Hunian10 Data Tanah yang Diperlukan Arsitek Untuk Desain Rumah
0
0

10 Data Tanah yang Diperlukan Arsitek Untuk Desain Rumah

Dipublikasikan oleh Tsamira Tya Abigail dan Diperbarui oleh Nabila Azmi

Nov 24, 2023

3 menit membaca

Copied to clipboard
top-right-banner

Untuk membuat gambar perencanaan rumah tinggal terbaik sesuai dengan bidang tanah yang tersedia, dibutuhkan data yang diperlukan arsitek untuk desain rumah yang sebaiknya ada sebelum proses pembuatan desain rumah berlangsung.

Dengan adanya data tanah yang diperlukan arsitek, diharapkan arsitek atau drafter akan lebih cepat dalam mendesain bangunan, serta mendapatkan hasil yang dapat diterapkan pada bentuk, ukuran serta ukuran tanah yang tersedia. Jika tak ingin repot memikirkan data tanah dan langsung ingin beli rumah lewat Pengajuan KPR maka segera unduh aplikasi Pinhome.

Temukan rekomendasi rumah bekas di Kec Bandung Kidul atau perumahan baru di Kabupaten Bekasi seperti Panorama Bekasi Residence lewat fitur pencarian Pinhome. Melalui aplikasi ini kamu bahkan bisa menemukan hunian dekat Rumah Pohon Jatiasih.

Baca juga: Menyiapkan Data Desain Rumah Online

Data Tanah Untuk Desain Rumah

Disini kami akan menguraikan macam-macam data tanah yang diperlukan arsitek untuk desain rumah. Hal ini sangat penting karena kita harus menyiapkan data secara mandiri apabila menggunakan layanan jasa desain rumah online di internet.

1. Bentuk Tanah

Source : Pexels

Bentuk tanah, perlu dibuat sebagus mungkin sama seperti bentuk aslinya, bisa dibuat dalam bentuk gambar sketsa yang dapat dilihat dan dipahami arsitek atau drafter.

Kontur site perlu dijelaskan serinci mungkin termasuk jika area tanah tidak begitu rata atau berupa tanah liat dan lainnya. Tujuannya agar bisa diolah menjadi konsep desain yang diinginkan dengan pembangunan tepat sesuai kontur lahannya.

2. Ukuran Tanah

Ukuran tanah harus diperhitungkan dan dibuat sedetail mungkin untuk memperlihatkan panjang masing-masing sisi bidang tanah yang akan dibangun rumah. Kamu wajib mengetahui luas, panjang, lebar serta keliling tanah tersebut.

Data luasan tanah ini nanti berguna untuk menghitung Koefisien Dasar Bangunan (KDB) dan Koefisien Daerah Hijau (KDH). Tips dalam mengukur tanah adalah dengan melakukan secara manual lalu disket kemudian pakai Google Maps untuk menyesuaikan site sesuai keadaan jalan dan lingkungan sekitar.

Baca juga: 8 Referensi Desain Rumah dengan Tanah Lebih Tinggi dari Jalan

3. Posisi Jalan

Source : Pxhere

Posisi jalan dari tanah, meski terdengar sepele posisi jalan ini sangat diperlukan untuk menentukan arah hadap rumah dan pada sisi mana desain eksteriornya perlu dibuat sebagus mungkin. Bila jalan terlalu padat, arsitek perlu mencari solusi agar bangunan tidak menambah kepadatan arus lalu lintas sekaligus mampu meredam suara dari dalam rumah agar penghuni terjaga privasinya.

4. Posisi Sungai

Jika tanah yang akan dibangun rumah berdekatan atau bersebelahan langsung dengan sungai, perlu dibuat datanya agar pasa dalam menentukan posisi jembatan dan bangunan.

5. Mata Angin

Source : Pxhere

Arah mata angin digunakan untuk merencanakan pencahayaan yang akan masuk kedalam rumah. Kamu bisa mencari tahu arah mata angin guna menentukan orientasi arah bangunan serta bukaan properti yang dibangun nanti.

Misalnya, di Indonesia akan sering mendapatkan sinar matahari di teras pada rumah yang menghadap ke timur. Sementara itu, rumah hadap barat akan mendapat sinar panas di siang hari sehingga perlu dibuatkan bentuk rumah yang mampu mengantisipasinya.

Baca juga: Perbandingan Arah Hadap Rumah Timur Selatan Barat Utara

6. Ukuran Pohon

Pohon yang ada pada tanah, apabila ada tanaman yang sangat kita sayangi sehingga berharap pohon tersebut tidak ikut tertebang ketika membangun rumah, apalagi dewasa ini lagi gencar-gencarnya program green building rumah ramah lingkungan. Oleh karena itu, perlu dibuatkan desain rumah yang sebisa mungkin keberadaannya tidak sampai harus menebang pohon.

7. Rumah Tetangga

Source : Pxhere

Posisi rumah tetangga, Posisi rumah terbaik juga perlu menyesuaikan bangunan tetangga kanan kiri. Misalnya kita dapat menentukan jarak teras rumah dengan jalan menyesuaikan rata-rata lingkungan masyarakat sekitar.

8. Denah Bangunan

Denah bangunan exisiting, apa saja jenis bangunan yang sudah ada pada tanah, hal ini berguna untuk menentukan posisi rumah baru yang pas. Ini juga sangat diperlukan apabila desain rumah yang akan kita buat adalah untuk renovasi rumah yang sebelumnya telah berdiri.

Baca juga: 4 Macam Pembagian Iklim Matahari dan Penjelasannya

9. Keadaan Iklim Setempat

Source : Needpx

Iklim mampu mempengaruhi daya tahan sebuah bangunan. Oleh karena itu penting mencari informasi terkait hal ini. Kamu bisa mewawancarai penduduk setempat. Dengan begitu arsitek mampu membuat bangunan sesuai kondisi iklim daerah tersebut.

10. Kebudayaan Lingkungan Tersebut

Kebudayaan dari lingkungan tersebut juga perlu dicari tahu. Unsur budaya setempat bisa pula dimasukkan dalam konsep desain arsitektur. Contohnya saja bila terletak di Jawa Tengah bisa menggunakan rumah Joglo sebagai salah satu referensi desain hunian jika klien memang menyukai tema seperti ini.

Selain itu tak jarang lingkungan tertentu menganjurkan desain hunian. Misalnya bagian pagar tidak boleh sampai memakan bagian area pejalan kaki, bangunan tidak boleh lebih dari 3 lantai karena alasan tertentu dan lainnya.

Data yang dikumpulkan bisa berupa catatan dilengkapi foto lokasi. Sebaiknya buat daftar kebutuhan ruang dan cari literatur yang mendukung dalam konsep arsitektur yang ingin dibuat. Dengan begitu kamu bisa merancang properti berkualitas dan memuaskan bagi klien.

Beberapa data yang diperlukan arsitek untuk desain rumah tersebut, terkadang tidak perlu ada secara lengkap. Namun, jika menemukan kondisi lain, kamu masih memerlukan data yang tambahan untuk membuat perencanaan rumah impian. Hal ini dapat sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Baca juga: Tips Memilih Arsitek Bangun Rumah

Feature Image Source: Pxhere


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Cek properti pilihan kami Britania Green Resort dan temukan keunggulan, fasilitas menarik dan promo menguntungkan lainnya cuma di Pinhome! Cari tahu juga tips penting persiapan beli rumah dan KPR di Property Academy by Pinhome.

Hanya Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Copied to clipboard
bottom-sidebar-banner
left footer bannerright footer banner
left footer bannerright footer banner

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok
          sticky banner
          sticky banner

          © www.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download