Pinhome

Uncategorized

Data tanah yang diperlukan arsitek untuk desain rumah

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 2 menit membaca

Untuk membuat gambar perencanaan rumah tinggal terbaik sesuai dengan bidang tanah yang tersedia maka dibutuhkan macam-macam data yang sebaiknya ada sebelum proses pembuatan desain rumah berlangsung. Dengan adanya data yang lengkap diharapkan arsitek atau drafter akan lebih cepat dalam mendesain bangunan,  serta hasilnya benar-benar dapat diterapkan pada bentuk, ukuran serta ukuran tanah yang tersedia. Disini kita uraikan macam-macam data yang diperlukan arsitek untuk desain rumah, hal ini sangat penting karena kita harus menyiapkan data secara mandiri apabila menggunakan layanan jasa desain rumah online di internet.

Macam-macam data tanah untuk desain rumah

  1. Bentuk tanah, perlu dibuat sebagus mungkin sama seperti bentuk aslinya, bisa dibuat dalam bentuk gambar sketsa yang dapat dilihat dan dipahami arsitek atau drafter.
  2. Ukuran tanah, dibuat sedetail mungkin untuk memperlihatkan panjang masing-masing sisi bidang tanah yang akan dibangun rumah.
  3. Posisi jalan dari tanah, ini diperlukan untuk menentukan arah hadap rumah dan pada sisi mana desain eksteriornya perlu dibuat sebagus mungkin.
  4. Posisi sungai, jika tanah kita berdekatan atau bersebalahan langsung dengan sungai maka perlu dibuat datanya agar pasa dalam menentukan posisi jembatan dan bangunan.
  5. Arah mata angin, digunakan untuk merencanakan pencahayaan yang akan masuk kedalam rumah, misalnya di Indonesia akan sering mendapatkan sinar matahari di teras pada rumah yang menghadap ke timur, sedangkan rumah hadap barat akan mendapat sinar panas di siang hari sehingga perlu dibuatkan bentuk rumah yang mampu mengantisipasinya.
  6. Pohon yang ada pada tanah, apabila ada tanaman yang sangat kita sayangi sehingga berharap pohon tersebut tidak ikut tertebang ketika membangun rumah, apalagi dewasa ini lagi gencar-gencarnya program green building rumah ramah lingkungan. oleh karena itu perlu dibuatkan desain rumah yang sebisa mungkin keberadaanya tanpa harus menebang pohon.
  7. Posisi rumah tetangga, Posisi rumah terbaik juga perlu menyesuaikan bangunan tetangga kanan kiri, misalnya kita dapat menentukan jarak teras rumah dengan jalan menyesuaikan rata-rata lingkungan masyarakat sekitar.
  8. Denah bangunan exisiting, apa saja jenis bangunan yang sudah ada pada tanah, hal ini berguna untuk menentukan posisi rumah baru yang pas. ini juga sangat diperlukan apabila desain rumah yang akan kita buat adalah untuk renovasi rumah yang sebelumnya telah berdiri.

Beberapa data tanah untuk desain rumah tersebut terkadang tidak perlu ada secara lengkap, namun dilain kondisi juga masih diperlukan data lain yang sangat diperlukan untuk membuat perencanaan rumah idaman keluarga. hal ini dapat sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Tags :

Bagikan Artikel