Contoh Konjungsi Temporal

Dipublikasikan oleh Ramadhanti ∙ 11 July 2021 ∙ 7 menit membaca

Apakah kalian telah mengenal tentang konjungsi temporal? Sadar atau tidak, Pins pasti pernah menggunakan jenis kata ini. Baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam teks tertulis, konjungsi temporal adalah jenis kata hubung yang penting.

Konjungsi temporal atau sering disebut sebagai kata hubung, sangatlah perlu dalam penyusunan atau pembuatan sebuah kalimat yang baik dan benar, sebagaimana tertera dalam EYD. Maka, dalam artikel ini kita akan membahas mengenai jenis konjungsi temporal.

Baca Juga: Struktur Artikel

Pengertian Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal merupakan kata tugas yang menghubungkan dua klausa atau lebih, atau konjungsi yang mengacu pada waktu dan sebagai saran kohesi teks.

Dalam penulisan teks, konjungi memerlukan perhatian khusus agar setiap unsur yang disambungkan terdapat keserasian sehingga mudah dibaca dan dipahami.

 Konjungsi adalah kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan kata-kata, ungkapan-ungkapan, dan tidak untuk tujuan yang lain. (Wikipedia)

Jenis Jenis Konjungsi Temporal

Didalam konjungsi ini memiliki dua jenis yaitu :

  • Konjungsi temporal sederajat
  • Konjungsi temporal bertingkat

Konjungsi Temporal Sederjat

Konjungsi Temporal Sederajat adalah kata penghubung yang bersifat setara atau sederajat. Konjungsi jenis ini tidak boleh digunakan pada awal kalimat, jika kita meletakkannya pada awal kalimat maka kalimat yang telah kita buat menjadikannya tidak efektif dan tidak nyaman untuk dibaca.

Konjungsi Temporal Bertingkat

Konjungsi temporal bertingkat adalah sebuah kata hubung yang menghubungkan kalimat bertingkat. Berbeda dengan temporal sederajat, temporal bertingkat ini diletakkan dalam awal dan tengah kalimat, bahkan diakhir kalimat.

Perbedaan Konjungsi Temporal Sederajat dan Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Dari jenis dan pengertian konjungsi temporal diatas, menurut saya terdapat beberapa perbedaan, seperti halnya gambaran berikut:

Dilihat DariKonjungsi Temporal SederajatKonjungsi Temporal Bertingkat
LetakTerletak di dalam tengah kalimatTerletak dimana saja (lebih fleksibel)
KataLalu, kemudian, sesudahnya, selanjutnya, sebelumnyaDemi, hingga, sambil, sejak, selama, apabila, semenjak, ketika, sebelum, bila, waktu, setelah, apabila.
Tabel perbedaan antar konjungsi

Contoh Konjungsi Temporal Sederajat

menulis di buku
(BP Guide)

Jenis konjungsi temporal yang pertama adalah “konjungsi temporal sederajat”. Kata hubung ini adalah kata sambung yang mempunyai sifat-sifat yang sama atau sederajat, dan biasanya digunakan dalam kalimat majemuk setara.

Menurut cara penulisan yang baik, dalam penempatan kata hubung ini tidak boleh ditempatkan pada posisi awal ataupun akhir dari kalimat, tetapi harus berada pada tengah kalimat.

Contoh kata hubung ini adalah : (lalu, sesudahnya, selanjutnya, sebelumnya, kemudian, setelahnya). Berikut ini beberapa contoh penerapan dalam kalimat :

“Lalu”

  • Andika memasak nasi, lalu menggoreng mendoan.
  • Adik mengambil sebuah mainan, lalu memainkannya.
  • Hudzaifah membaca sebuah novel, lalu menceritakannya.
  • Mustofa membeli 5 pena dengan harga murah, lalu menjualnya kepada teman yang lain dengan harga yang lebih mahal.
  • Nanda mandi, lalu berangkat ke sekolah.
  • Rizki mengambil buku di kamar kakaknya, lalu membacanya.
  • Ibu pergi ke pasar, lalu pergi ke toko buku.
  • Mereka bermain sepakbola, lalu bermain basket.

“Sesudahnya”

  • Saya makan bakso, sesudahnya saya mencuci piring yang telah digunakan untuk makan.
  • Kami bermain sepak bola, sesudahnya kami beristirahat di bawah pohon mangga.
  • Andika mencuci piring, sesudahnya Andika memasak nasi.
  • Nadif menyapu halaman belakang, sesudahnya menyapu halaman depan.
  • Fahmi melakukan pemanasan tubuh, sesudahnya dia lari 100 meter.
  • Kaesang melakukan push up, sesudahnya dia melakukan melakukan sit up.
  • Dafa pergi ke toko es krim, sesudahnya dia pergi ke toko bunga.

“Selanjutnya”

  • Nenek di tempatkan di ruang Inap Gawat Darurat, selanjutnya dipindahkan ke ruang kamar inap pasien.
  • Karena gerbong ke 5 kereta api ekonomi mengalami kerusakan teknis, selanjutnya penumpang dipindahkan ke gerbong 8 kereta api bisnis.
  • Kereta api eksekutif telah tiba di Stasiun Manggarai, selanjutnya para penumpang mulai turun dengan berurutan.
  • Andika mengerjakan tugas mata kuliah Bahasa Indonesia, selanjutnya dia mengerjakan tugas mata kuliah Matematika.
  • Ibu menyiapkan makanan yang sangat spesial, selanjutnya makanan akan disajikan kepada kakak yang baru pulang dari luar negeri.

“Sebelumnya”

  • Nia pergi ke sebuah toko swalayan untuk membeli deterjen dan pasta gigi, sebelumnya dia kehabisan peralatan mandi.
  • Fira menangis dengan sangat kencang, sebelumnya dia telah terjatuh dari sepeda ontelnya.
  • Mira merasa sangat senang, karena sebelumnya dia mendapatkan hadiah dari ayah tercintanya.
  • Difa menonton televisi, sebelumnya dia sudah mengerjakan tugas-tugas sekolahnya.
  • Mia dihukum oleh kepala sekolah, karena sebelumnya dia sering tidak mengerjakan tugas sekolah.

“Kemudian”

  • Saya mencuci baju, kemudian menjemurnya.
  • Sayyaf membaca buku, kemudian berangkat ke kantor.
  • Nida’ menangis, kemudian ibu memberinya permen.
  • Muhammad toha sedang bermain game, kemudian dia tertidur dengan pulas.
  • Maya telah bermain seharian penuh, kemudian dia sakit.
  • Pak guru memberikan materi tentang ilmu pengetahuan sosial, kemudian pak guru memberikan tugas kepada para murid.

Contoh Konjungsi Temporal Tidak Sederajat/Bertingkat

Contoh Konjungsi Temporal
(Agro Media Group)

Definisi dari konjungsi temporal bertingkat adalah : Konjungsi yang menghubungkan dua kejadian, dimana kedudukan kalimatnya bertingkat/tidak sederajat dapat digunakan dalam segala jenis kalimat majemuk.

Konjungsi temporal bertingkat dapat diletakkan pada posisi awal, tengah, bahkan akhir dari kalimat. Contoh kata hubungnya adalah: bila, apabila, bilamana, demi, hingga, ketika, waktu, tatkala, sambil, seraya, sebelum, semenjak, sedari, sejak, sementara, selama.

Baca Juga: Contoh Artikel

Berikut contoh konjungsi temporal bertingkat dalam implementasi kalimat :

“Bila”

  • Bila saya jadi presiden, kampung halaman saya akan dibangun stadion sepak bola.
  • Bila saya mendapatkan uang sebesar 1 milyar, saya beserta keluarga akan berangkat haji bersama.
  • Bila kalian mengikuti aturan, kepala sekolah tidak akan marah seperti ini.
  • Bila saya sakit, ibu memberikan obat penurun panas.

“Apabila”

  • Apabila saya mendapat rangking pertama, saya akan mendapatkan kado spesial dari ayah dan ibu.
  • Apabila kita tidak membuang sampah sembarangan, kota kita tidak akan kebanjiran.
  • Kita semua akan memperoleh kesuksesan apabila senantiasa berusaha dan belajar dengan keras.

“Demi”

  • Demi mendapatkan uang puluhan ribu rupiah, seorang bapak rela mempertaruhkan nyawanya.
  • Demi ingin bermain permainan online, seorang anak melakukan tindakan mencuri uang tetangganya sendiri.
  • Seorang pemuda tega mencuri, demi menjaga hubungan dengan pacarnya.

“Hingga”

  • Dua orang pencuri sepeda motor tertangkap dan dikeroyok oleh warga hingga menghembuskan nafas terakhir.
  • Andika mampu mengalahkan lawan-lawannya dalam ajang Olimpiade Matematika hingga tingkat nasional.
  • Nadif selalu menyelesaikan tugas dari guru dengan tepat waktu, hingga dia lupa untuk mengurus hewan peliharaannya dirumah.

“Ketika”

  • Saya selalu bangun tidur setiap jam 3 pagi, sementara kakak bangun tidur ketika jam 5 pagi.
  • Ketika adzan subuh berkumandang, seluruh keluarga saya dibangunkan oleh ayah untuk berangkat menuju masjid.
  • Nadif main ke rumah, ketika saya sedang pergi ke pasar.

“Waktu”

  • Waktu mendaki gunung, saya melihat segerombolan kera sedang memakan buah-buahan di hutan.
  • Kami melihat seorang perempuan dijambret oleh pemuda yang mengendarai motor, waktu berjalan di tepi sungai.
  • Nanda menangis waktu melihat film Korea.

“Tatkala”

  • Tatkala melihat seorang pedagang kaki lima diusir oleh satpol pp, saya merasa sangat iba.
  • Mereka berdua berlari sangat kencang tatkala melihat seekor anjing.

“Sambil”

  • Saya makan sambil mengerjakan tugas sekolah
  • Mereka berbicara sambil menulis

“Seraya”

  • Melihat dua orang sedang dikeroyok warga, seraya hati ini berucap ingin sekali untuk menolongnya.
  • Andika melambaikan kedua tangannya kepada nadif seraya berkata, tetaplah ingat akan namaku.

“Sebelum”

  • Sebelum melakukan permainan sepakbola, sudah seharusnya kita melakukan pemanasan terlebih dahulu.
  • Hendaklah kita mencuci tangan sebelum makan.

“Semenjak”

  • Semenjak ditinggal pergi oleh kekasihnya, dalam kesehariannya dia selalu menutup diri.]
  • Semenjak menjabat sebagai direktur utama, perlahan sifat kepribadiannya mulai berubah.

“Sejak”

  • Sejak saat pertama kita bertemu, aku sudah memiliki rasa yang berbeda dari biasanya,
  • Sejak bangunan itu didirikan, jalan didepan rumahku selalu ramai kendaraan.

Baca Juga: Contoh Laporan Magang

“Selama”

  • Selama nafas ini masih berhembus, saya akan selalu menjaga dan menemanimu.
  • Selama kita masih memiliki iman, insyaallah kita akan selamat dari panasnya api neraka.

“Sementara”

  • Kelompok Abu bakar mendapatkan tugas untuk menganalisa perkembangbiakan ulat, sementara kelompok Usman mengerjakan proses metamorfosis kupu-kupu.

Penutup

Demikianlah sedikit pembahasan mengenai pengertian konjungsi temporal, jenis-jenis konjungsi temporal, dan contoh konjungsi temporal. Konjungsi sering digunakan dalam penulisan berbagai jenis teks, seperti teks negosiasi, teks anekdot. dan teks eksplanasi. Jadi, kalian perlu memahami cara penggunannya dengan baik dan benar.

Semoga artikel ini membantu kalian dalam mengenal lebih dalam tentang konjungsi ya Pins.

Baca juga:

Featured image source: Pexels


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain Daftar Harga Plat Besi Semua Jenis dan Ukuran, Terbaru 2022

Plat besi merupakan salah satu material bangunan yang dibutuhkan saat membuat konstruksi bangunan.

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain Terbaru 2022! Harga Borongan Pengecatan Tembok Per Meter

Cat dinding rumah tampak perlu dicat ulang karena sudah kusam? Atau sekadar ingin mengganti suasana

Teknik Sipil
Teknik Sipil Daftar Harga Seng Gelombang Terbaru dan Terlengkap

Seng gelombang merupakan salah satu model atap yang umum digunakan di rumah Indonesia. Beberapa ora

Teknik Sipil
Teknik Sipil Daftar Harga Triplek per Lembar Sesuai Jenis dan Ukurannya

Triplek merupakan bagian dari kayu. Lebih lengkapnya, triplek atau biasa disebut plywood adalah lem

Teknik Sipil
Teknik Sipil Daftar Harga Semen Terbaru dan Terlengkap 2022

Ada banyak hal krusial yang perlu diperhatikan saat membangun rumah. Salah satunya memilih bahan ba

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia