Dipublikasikan oleh William Ciputra dan Diperbarui oleh Pandu Pamungkas
Jan 18, 2024
5 menit membaca

Daftar Isi
Menyimpan uang terbaik adalah di bank. Terlebih jika uang yang dimiliki jumlahnya besar. Dengan menyimpan di bank, maka kamu sebagai nasabah akan tenang tanpa khawatir uang hilang. Namun kondisi tertentu membuatmu harus menyimpan uang di rumah. Nah, bagaimana cara menyimpan uang di rumah dengan aman?
Salah satu hal yang perlu diingat dalam menyimpan uang di rumah adalah besarannya. Jangan terlalu banyak menyimpan uang cash di rumah. Pasalnya, keamanan rumah bisa saja terganggu oleh orang-orang jahat, atau bahkan orang terdekat sekalipun.
Sebelum lanjut, kamu bisa membuka Pinhome untuk mencari rumah di Bekasi seperti Xaviera Townhouse atau Spring Garden Residence. Kamu juga bisa mengajukan KPR ini jika ingin beli rumah second di Jakarta Timur.
Baca juga: Mau Ajukan Cicilan Perumahan Subsidi? Baca Dulu Syaratnya!

Ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan dalam menyimpan uang di rumah dengan aman. Cara-cara ini perlu kamu ketahui dan terapkan agar uang milikmu tidak hilang atau lupa. Berikut beberapa caranya.
Menyimpan uang sebaiknya dilakukan di beberapa tempat. Memang, hal ini tampaknya akan membuat rumit, karena kamu harus mengingat setiap tempat yang kamu gunakan untuk menyimpan uang. Tapi menyimpan uang di beberapa tempat merupakan langkah cerdas.
Membagi uang tunai di beberapa tempat persembunyian akan mengurangi kemungkinan pencuri menemukan semuanya saat beraksi. Dengan membagi uang, kamu telah melindungi setidaknya setengah dari yang kamu miliki.
Sebelum munculnya bank, brankas adalah metode paling aman untuk menyimpan uang dan barang berharga lainnya. Brankas juga bisa menjadi pilihan tepat untuk menyimpan uang tunai di rumah meski sudah banyak bank.
Saat membeli brankas, kamu harus tahu jenis dan spesifikasi brankas itu sendiri. Pilihan paling bagus untuk brankas adalah model penguncian biometrik yang tidak akan mudah dibobol orang.
Baca juga: Jenis-Jenis KPR yang Populer dan Banyak Dicari di Indonesia

Faktor lain yang patut dipertimbangkan adalah bagaimana uang tunai dapat bertahan ketika banjir atau kebakaran. Terlebih iklim yang tidak menentu membuat risiko banjir dan kebakaran rumah juga meningkat.
Uang tunai pada dasarnya rentan terhadap kerusakan lingkungan. Bahannya yang dari kertas akan mudah terbakar, mudah rusak karena air, dan mudah robek. Itulah sebabnya tempat penyimpanan yang aman menjadi tantangan tersendiri.
Carilah brankas yang telah diuji api. Firecube menjamin proteksi kebakaran hingga 1 jam pada suhu 1.700 derajat (F). Ini juga terlindung dari kerusakan air jika alat penyiram di rumah menyala saat terjadi kebakaran.
Bayangkan sebuah skenario di mana keadaan darurat terjadi dan tiba saatnya bagi kamu dan keluarga untuk menggunakan persediaan uang tunai. Sekarang bayangkan, karena alasan apapun, kamu terpisah dari orang yang tinggal serumah. Persediaan uang tunai tidak akan banyak membantu jika mereka tidak dapat mengaksesnya.
Ada naluri yang bisa dimengerti untuk membatasi jumlah orang yang bisa membuka brankas dan mengambil barang berharga. Oleh karena itu, membagi persediaan uang tunai ke dalam beberapa brankas dapat membantu menekan risiko dan memastikan bahwa orang-orang yang membutuhkan akses terhadap uang dapat melakukannya.
Brankas yang aman dapat memberikan ketenangan pikiran. Namun ada baiknya untuk memeriksa secara berkala apa yang ada di dalam brankas, terutama brankas yang memiliki akses penuh bagi keluarga.
Setiap beberapa bulan sekali, buka brankas dan periksa lalu cocokkan dengan daftar inventaris. Pastikan semua uang tunai yang ada di sana benar-benar ada. Ini adalah cara sederhana dan efektif untuk mencegah siapapun di rumah untuk menarik dana sebelum keadaan darurat terjadi.
Baca juga: Ingin Beli Rumah? Kenali Dulu Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan KPR

Saat menyimpan uang tunai, sebaiknya gunakan tas anti rusak. Tersedia dalam berbagai ukuran, tas ini memungkinkan kamu melihat apakah seseorang telah mengambil uang tunai.
Masukkan uang ke dalam tas, segel tas, lalu tulis jumlahnya di luar.Ini memiliki manfaat tambahan yaitu membantu kamu melacak berapa banyak uang tunai yang dimiliki.
Selain membagi uang ke dalam beberapa tempat penyimpanan, kamu juga bisa melakukan rotasi terhadap tempat itu. Dengan sering mengubah lokasi tempat menyimpan menyembunyikan uang tunai, kamu telah mengurangi kemungkinan uang itu ditemukan oleh orang yang tidak berhak.
Baik saat kamu bepergian atau di rumah, tetap waspada terhadap lingkungan sekitar adalah kuncinya. Hindari memamerkan uang tunai dan pastikan uang tersebut tidak pernah diabaikan begitu saja untuk mengurangi potensi risiko.
Baca juga: Sejarah berdirinya Bank di Indonesia

Ketika permasalahan keamanan menjadi kenyataan, kewaspadaan adalah sifat yang berharga. Mengenali perilaku mencurigakan dan mengambil tindakan tepat waktu dapat membuat perbedaan besar dalam menjaga rumah, harta benda, dan yang terpenting, orang yang kamu cintai.
Di bagian ini, kamu perlu melakukan langkah-langkah proaktif yang dapat diambil untuk mengatasi kecurigaan, memastikan bahwa rumah tetap menjadi tempat yang aman.
Cara lain untuk mencegah orang mengambil uang tunai di rumah adalah dengan menambah lapisan keamanan. Setelah kamu memutuskan tempat yang aman dan tersembunyi untuk menyimpan brankas, tambahkan kamera pengintai ke arah brankas.
Kamu bisa mengatur kamera untuk mengirimkan pemberitahuan pada ponsel dan mengingatkan tentang aktivitas di sana. Jika ada orang yang mendekatinya, segera lakukan langkah preventif.
Itulah beberapa cara menyimpan uang di rumah dengan aman yang bisa kamu lakukan. Semoga bermanfaat!
Baca juga:
Featured Image Source: Pixabay
| Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Cek informasi Britania Green Resort dan dapatkan hunian idaman kamu sekarang juga. Cari tahu juga tips penting persiapan beli rumah dan KPR di Property Academy by Pinhome. Hanya Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti. |




© www.pinhome.id