Dipublikasikan oleh Fauzia Assilmy dan Diperbarui oleh Salsabilla Azalia Putri
Feb 10, 2026
6 menit membaca

Daftar Isi
Memahami cara menghitung take over KPR sangat penting, terutama saat cicilan bulanan Pins tiba-tiba naik drastis ketika memasuki masa bunga floating. Kenaikan bunga ini sering kali membuat beban finansial terasa semakin berat dan tidak sesuai dengan kemampuan Pins. Dalam situasi ini, banyak yang tertarik mencoba take over KPR karena ingin mendapatkan suku bunga yang lebih rendah serta tenor fleksibel dengan cara aman.
Pins perlu tahu kalau take over KPR berbeda dengan over kredit. Perbedaan take over dengan over kredit adalah kehadiran bank dalam sistem pembayarannya. Setelah paham dengan sistem take over KPR, yuk simak tips menghitung take over KPR supaya lebih untung berikut ini Pins!

Take over KPR adalah memindahkan cicilan kredit rumah dari bank lama ke bank baru yang memiliki bunga lebih rendah, sehingga meringankan cicilan. Sebelum mengajukan, Pins perlu memperhitungkan sejumlah biaya yang harus dibayar berikut ini:
Pins harus tahu dan menghitung biaya-biaya di atas sebelum mengajukan take over. Tujuannya supaya bisa membandingkan total pengeluaran dengan penghematan. Untuk informasi lebih lengkap, Pins bisa mengecek biaya take over KPR di berbagai bank atau bisa coba bandingkan semua penawaran bank menggunakan simulasi take over KPR lewat Pinhome
Tujuan utama take over KPR adalah mendapatkan suku bunga lebih rendah sehingga cicilan bulanan menjadi lebih ringan dan terjangkau. Keuntungan lainnya termasuk tenor yang bisa disesuaikan kembali, kemungkinan mendapat dana tambahan, dan total bunga yang lebih hemat.
Supaya lebih paham, simak cara menghitung take over KPR dan hal yang harus perhatikan berikut ini:
Dengan memperhatikan hal tersebut, Pins bisa menilai rincian biaya take over KPR lebih objektif dan jelas. Selain itu, Pins juga bisa menilai apakah cara menghitung take over KPR sudah tepat atau belum.
Jangan lupa juga untuk menghitung biaya-biaya tambahan lain supaya hasil hitungnya lebih akurat dan sesuai kondisi Pins.
Berikut ini adalah contoh simulasi take over KPR ke bank konvensional supaya Pins lebih paham.
Nah, misalkan di sini Pins mengajukan take over dengan tenor baru 12 tahun supaya lunas lebih cepat dan mengurangi total bunga. Bank baru menawarkan bunga fix 3 tahun sebesar 3,56% dengan cicilan selama masa fixed sekitar Rp3,7 juta per bulan.
Setelah masa fixed berakhir, bunga floating 13% akan berlaku dengan cicilan sekitar Rp5,2 juta per bulan hingga lunas. Berikut perbandingan Total Cicilan:
Supaya Pins bisa dapat hasil yang lebih akurat, cara menghitung take over KPR terbaik adalah memanfaatkan fitur simulasi take over dari Pinhome. Selain itu, Pins juga bisa mengajukan take over KPR ke bank syariah yang punya sistem tanpa bunga. Dengan sistem tanpa bunga, cicilan Pins akan tetap sampai lunas, berbeda dengan konvensional yang nantinya fluktuatif karena bunga floating.
Waktu terbaik mengajukan take over KPR adalah ketika suku bunga bank baru lebih rendah minimal 2% dari bank lama. Selain itu, pastikan Pins sudah melewati masa bunga fixed di bank lama agar terhindar dari penalti pelunasan dipercepat.
Mengajukan take over saat sisa tenor masih panjang juga akan memberikan penghematan yang lebih maksimal dibandingkan saat mendekati akhir masa. Pastikan juga Pins tahu daftar bank dengan program take over KPR yang menawarkan suku bunga kompetitif dan biaya terjangkau.

Setelah mengetahui cara menghitung take over KPR, Pins juga perlu tahu tips supaya pemindahan cicilan ini mentungunkan:
Untuk mendapatkan hasil negosiasi terbaik, pelajari tips negosiasi suku bunga yang efektif agar Pins bisa menghemat lebih banyak. Dengan menerapkan cara menghitung take over KPR yang tepat dan mengikuti tips di atas, penghematan Pins bisa optimal.

Setelah tahu cara menghitung take over KPR, dan Pins merasa bahwa setelah simulasi hasilnya lebih menguntungkan, sudah waktunya untuk mengajukan. Agar pengajuan lebih mudah, cepat, dan transparan, langsung saja ajukan take over KPR via Pinhome.
Pinhome menyediakan layanan take over lengkap untuk membantu Pins membandingkan berbagai penawaran dari bank terpercaya di Indonesia dengan cepat dan mudah.
Adapun dokumen yang perlu dipenuhi oleh Pins adalah berikut ini:
Nah, dengan mengajukannya di Pinhome, Pins bisa mendapatkan konsultasi gratis dari tim profesional Pinhome. Selain itu, tim Pinhome akan memberikan rekomendasi bank yang sesuai dengan kebutuhan Pins.
Proses pengajuannya juga mudah, bisa lewat website maupun aplikasi, sehingga Pins tidak perlu repot ke setiap bank untuk menemukan yang cocok. Sistemnya transparan dan Pins akan dibantu dari awal sampai akhir.
Setelah Pins tahu cara menghitung take over KPR. Kini saatnya mengambil keputusan finansial yang tepat bersama Pinhome!




© www.pinhome.id