Pinhome

Lifestyle

Cara Menghindari Serangan Ulat di Halaman Rumah

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 3 menit membaca

Serangan ulat bisa jadi masalah yang menyebalkan. Pasalnya, siapa yang tak enggan bila dedaunan hijau dari tanaman di halaman tiba-tiba habis karena serangan hama yang satu ini. Tak hanya itu, ada juga beberapa jenis ulat yang menyebabkan rasa gatal bila bersentuhan dengan kulit. Apalagi bagi mereka yang punya alergi tinggi.

Oleh karena itu, ada baiknya untuk mengatasi serangan hama yang satu ini sedini mungkin. Terlebih bila memang sudah ada tanda-tanda serangan ulat menghingapi tanaman kesayangan. Ingin tahu cara mengendalikan ulat? Temukan dalam artikel kali ini.

ulat di rumah
ulat di rumah

Gunakan Pestisida, Lakukan Pemangkasan Berkala

Banyak yang bisa dilakukan untuk mengatasi hama yang satu ini. Tentu saja, beberapa langkah tak membuat ulat serta merta menghilang. Terlebih bila tumbuhan yang ditanam di halaman tergolong subur dan rimbun, tapi, tidak ada salahnya bukan untuk mencoba.

Semprot Dengan Pestisida

Meski bukan tergolong solusi organik, pestisida bisa dipergunakan sebagai langkah pertama pencegahan. Apalagi bila serangan ulat tergolong parah. Temukan pestisida yang tepat di toko peralatan pertanian atau obat-obatan pertanian, sesuaikan dengan jenis ulat yang menyerang, pasalnya ada pestisida khusus untuk jenis ulat tertentu.

Lakukan Penjarangan

Cara ini tergolong kuratif, maksudnya sedikit agak disayangkan bila harus mengurangi tumbuhan kesayangan yang sudah ditanam selama masa yang lama. Tapi mau bagaimana lagi, ketimbang seluruh tanaman terjangkit, ada baiknya untuk membuang satu tanaman yang memang sudah parah terkena hama ulat. Penjarangan ini dimaksudkan agar jangan sampai ulat yang menyerang menjangkiti keseluruhan tanaman yang ada dihalaman.

Pemangkasan atau Pengundulan

Bila yang diserang adalah pohon yang besar atau pohon peneduh, pemangkasan hingga keseluruhan cabang tak berdaun atau pengundulan bisa jadi langkah efektif. Agar pohon tak mati, lakukan pembungkusan bagian cabang yang dipangkas, terlebih bila keseluruhan dahan dipangkas sampai mendekati pokok utama. Bungkus dengan menggunakan tas plastik, ini untuk menjaga kelembaban cabang yang selesai dilakukan pemotongan. Cara lain yang perlu diperhatikan sebaiknya, pemotongan menggunakan gergaji bisa mesin atau manual, dan bukan kampak. Ini untuk mencegah pohon stress dan mengering lalu mati.

Tiga cara penanggulangan hama ulat diatas bersifat rangkuman, setiap cara perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Ada baiknya untuk memperhatikan seberapa parah sebuah tanaman terjangkit hama yang satu ini, bila tidak terlalu parah tentu perlu untuk diperhatikan cara lain yang lebih tepat, seperti hanya membuang percabangan dimana ditengarai banyak terdapat telur ulat. Setelah melakukan pemangkasan, hendaknya untuk segara dilakukan pemusnahan dengan cara dibakar. Pembakaran ini sebaiknya dilakukan sedikit demi sedikit hingga keseluruhan cabang sisa potongan habis, ini dimaksudkan agar keseluruhan hama ulat bisa teratasi dan tidak muncul kembali.

Tags :

Bagikan Artikel