Pinhome

Lifestyle

Cara Mengelola Sampah di Rumah Dengan Baik

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 2 menit membaca

Sampah adalah barang-barang bekas yang sudah tidak berguna dan sebaiknya jangan terlalu lama berada di dalam rumah. Sampah yang berhari-hari di dalam rumah bisa menimbulkan bakteri sebagai sumber penyakit. Karena itu sebaiknya sampah yang di dalam rumah segera di buang keluar. Namun, masalahnya terkadang dalam mengelola sampah masih banyak yang kurang tepat. Sampah terdiri dari macam-macam jenis dan tidak bisa dicampur jadi satu. Manajemen pengelolaan sampah harus tepat agar tidak menimbulkan kerugian di masyarakat. Sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di rumah harus sesuai prosedur.

Pengelolaan sampah yang baik dilakukan guna menciptakan lingkungan yang sehat. Demi kepentingan kesehatan, pengelolaan sampah dimulai dari pengumpulan, pengangkutan hingga pemusnahan sampah. Sampah yang sudah dimusnahkan tentu tidak akan mengganggu kesehatan masyarakat serta lingkungan hidup. Namun, sebelum pengangkutan dan pemusnahan sebagai pelaku yang akan membuang sampah, tentu ada cara-cara yang baik agar sampah dapat diangkut dan dimusnahkan dengan cepat dan praktis. Berikut urainya

Cara mengelola sampah dengan baik

  • Tempat sampah sebaiknya dipasang plastik yang menutupi seluruh bibir tong sampang. Hal ini supaya sampah tidak jatuh kemana-mana. Selain itu plastik juga melindungi tong sampah dari kotor agar penghuni rumah tidak pelru repot-repot membersihkan tong sampah. Pastikan juga bahwa plastik yang digunakan adalah plastik khusus sampah.
sampah rumah tangga
sampah rumah tangga
  • Selanjutnya, ketika tempat sampah sudah penuh langsung buang bungkus sampah. Jika sampah sampai melimpah keluar, dapat menyebabkan area sekitar tempat sampah menjadi kotor. Hati-hati pula jika terdapat sampah basah, karena jika terlalu lama akan mendatangkan ulat dan serangga lainnya. Sampah basah biasanya cukup disimpan 1 hari saja. Jika lebih dari satu hari maka akan mendatangkan serangga, dan juga bakteri-bakteri jahat. Biasakan untuk tidak mencampur sampah organik dan non organik. Terkadang ada pemulung yang akan mengambil sampah untuk di daur ulang. Jika sampah dipilah maka akan lebih memudahkan pemulung dan membantu memudahkan proses daur ulang.
  • Setelah itu, apabila sampah sudah dibuang, gantilah dengan plastik yang baru. Pastikan sampah terbuang bersama plastiknya. Plastik baru yang lebih higienis akan meminimalisir bakteri. Jika tong sampah berada di luar, segera ganti dengan plastik baru. Dikhawatirkan jika ada orang yang tiba-tiba lewat dan membuang sampah ke dalam tong tanpa plastik sampah. Tentu hal itu akan mengotori tong sampah.

Dan yang terakhir, yang paling penting yaitu membersihkan tong sampah setelah digunakan. Jika menunggu terlalu kotor takutnya banyak bakteri dan kuman yang menempel pada tong sampah. Amannya, adalah mencuci tong sampah setelah digunakan. Bilas dengan air sampai bersih kemudian tunggu kering dan baru dilapisi dengan plastik khusus sampah.

Tags :

Bagikan Artikel