Pinhome

Cara Membedakan Branjangan Jantan dan Betina

Dipublikasikan oleh Mega Puspita Ratna ∙ 30 August 2021 ∙ 5 menit membaca

Cara Membedakan Branjangan Jantan dan BetinaBranjangan termasuk burung yang aktif. Hal ini dibuktikan karena Brajangan bisa berbunyi meski dalam keadaan terbang.

Burung Branjangan merupakan burung yang bisa dikatakan luar biasa dan memiliki keunikan tersendiri, dan bahkan bisa menirukan kicauan burung lain. Selain itu burung ini juga mampu berkicau sambil terbang ditempat atau biasa disebut hovering.

Branjangan termasuk jenis burung kicau pemakan biji bijian dan serangga. Branjangan hidup ditempat kering seperti tanah bekas tebangan tebu, stepa, gunung pasir juga bebatuan.

Para petani tebu sering mendapatkan hiburan dari suara kicau Branjangan, sambil menunjukan gaya mengepakan sayapnya. Di Indonesia sendiri, Branjangan berkembang dan menyebar di kawasan pulau Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara dan Bali.

Burung ini jadi salah satu burung yang banyak dipelihara oleh para kicau mania baik untuk burung hiasan maupun ditangkarkan. Sekarang, bagaimana cara membedakan Branjangan jantan dan betina?

Dibawah ini merupakan ulasan tentang tentang perbedaan Branjangan jantan dan betina dewasa maupun trotol atau anakan.

Cara Membedakan Branjangan Jantan dan Betina

Untuk membedakan Branjangan jantan dan betina dewasa maupun trotol atau anakan, dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti, melihat penampilan anakan, melihat bentuk kepala, melihat ukuran tubuh, mendengar suaranya, melihat warna bulu dada, hingga melihat bentuk ekor.

Ciri Fisik Branjangan Jantan Dewasa

branjangan jantan dan betina

Warna bulu Branjangan jantan dewasa adalah cokelat. Bulu Branjangan jantan terasa tebal. Sedangkan warna paruhnya mengkilat, putih, dan terang.

Apabila bertemu dengan burung yang sejenis, Branjangan akan mengeluarkan jambul dikepala yang gagah dan panjang. Suara Branjangan Jantan bervariasi dan tidak terputus.

Pada bagian depan mata tepatnya dekat dengan paruh atas, terdapat bulu yang terasa halus yang berwarna hitam. Selain itu, apabila kita memperhatikan dengan seksama pada bagian paruh dan telinga bagian bawah, akan nampak bulu putih yang mekar atau tampak berdiri.

Ekor pada burung Branjangan yang terlihat mengembang atau terbuka merupakan ciri khas yang menandakan bahwa itu adalah Brajangan jantan.

Baca juga : Cara Merawat Branjangan Bakalan Agar Cepat Bunyi

Ciri Fisik Branjagan Betina Dewasa

branjangan jantan dan betina

Seperti halnya Brajangan jantan dewasa, bulu pada Branjangan betina dewasa juga berwarna coklat. Namun warna coklat pada jenis betina ini cenderung lebih kusam. Smentara itu, warna paruh Brajangan betina nampak gelap berwarna cokelat atau hitam.

Branjangan betina juga memiliki jambul. Hanya saja jambulnya tidak terlalu panjang, alias pendek. Branjangan betina juga memiliki suara yang keras, namun terputus-putus dan kurang variasi.

Perbedaan Branjangan Jantan dan Betina Trotol

Setelah membahas perbedaan Brajangan jantan dan betina dewasa. Kamu juga harus mengetahui perbedaan Brajangan jantan dan betina trotol atau anakan. Meski hanya berbeda usia, kedua jenis burung ini juga memiliki perbedaan yang cukup signifikan daripada versi dewasanya.

Apa saja bedanya? Simak penjelasan berikut ini ya, Pins!

Kepala

Bentuk kepala burung anakan betina cenderung lebih kecil dari bentuk kepala burung jantan. Selain itu, anakan burung jantan memiliki warna bulu yang lebih tajam dan tegas dibanding anakan burung betina.

Bukan hanya itu, mata yang dimiliki oleh dua jenis Branjangan trotol atau anakan ini juga memiliki perbedaan. Brajangan jantan trotol memiliki mata dengan pandangan yang cukup tajam.

Jika diperhatikan lebih seksama ada bulu halus berwarna hitam yang terdapat pada bagian depan mata dekat dengan paruh bagian atas. Selain itu jika dicermati pada bagian paruh dan bawah kupingnya, akan terlihat bulu yang berwarna putih yang tampak berdiri (mekar).

Ukuran tubuh

Secara umum, burung jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari burung betina. Namun, setiap burung tentu akan memiliki ukuran yang berbeda, tergantung dari mana asal daerahnya.

Misalnya, burung Branjangan betina trotol yang berasal dari Jawa tentu akan memiliki tubuh yang lebih besar dari Brajangan yang berasal dari NTB atau daerah lainnya.

Warna Bulu Dada

Umumnya juga burung jantan memiliki bulu-bulu halus dan tegas pada bagian dadanya. Bentuk bulu ini mulai terlihat sejak burung masih berusia trotolan atau anakan.

Suara

Pada Brajangan betina trotol cenderung lebih malas berbunyi dibandingkan Brajangan jantan trotol. Ketika burung sudah berusia dewasa, burung betina akan memiliki kemampuan bersuara lebih keras, namun kurang bervariasi dengan suara kicauannya yang monoton. Sedangkan burung jantan akan memiliki suara yang cukup lantang, dengan suara kicauan yang cukup bervariasi.

Baca juga : Suara Burung Branjangan Untuk Masteran

Bentuk Ekor

Bagian ekor adalah bagian yang bisa menjadi salah satu yang jadi perhatian ketika memilih burung Branjangan yang berjenis kelamin jantan.

Burung Branjangan jantan biasanya memiliki bentuk ekor yang tampak selalu terbuka / mengembang, sedangkan bentuk ekor burung betina cenderung memiliki ekor yang tipis dan sering menutup.

Kesimpulan

Inilah cara membedakan Branjangan Jantan dan Betina anakan sampai dewasa. Tentunya, hal ini berguna agar kamu dapat mengetahui perbedaan Branjangan jantan dan betina. Sehingga kamu bisa memilih Brajangan sesuai apa yang kamu inginkan.


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel