Pinhome

Lifestyle

Cara Mengirim Laptop

Dipublikasikan oleh Intan Malika Putri ∙ 7 November 2021 ∙ 3 menit membaca

Keselamatan pengiriman paket barang menjadi tanggung jawab seller. Terlebih lagi jika barang yang dikirimkan ini merupakan barang elektronik.

Tentunya barang harus dijaga dan dipacking dengan sangat aman agar sampai ke penerima dalam keadaan yang baik dan tidak lecet sedikitpun.

Jika kamu sebagai seller barang elektronik, salah satu barangnya adalah laptop.

Jika kamu ingin mengirim laptop, berikut ini akan dijelaskan mengenai tips-tips yang bisa kamu lakukan ketika ingin mengirim laptop.

1. Cek Kondisi Laptop

Sebelum mengirim barang elektronik apapun (termasuk laptop), hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengecek kondisi barang, apakah barang tersebut normal atau tidak sebelum dikirimkan kepada si penerima.

Jangan sampai kamu melewatkan tips pertama ini, karena akan berpengaruh besar jika ternyata barang yang kamu kirim mengalami kerusakan.

Bisa jadi barang akan di refund oleh si penerima.

2. Masukkan Laptop ke Kardus Bawaan

Memasukan laptop ke kardus bawaan menjadi hal yang wajib. Bayangkan saja jika kamu ingin mengirim laptop tetapi kamu tidak memasukan laptop ke sebuah tempat.

Maka nantinya laptop akan rawan terhadap goresan-goresan yang terjadi selama pengiriman barang.

3. Gunakan Styrofoam

Mengunakan styrofoam untuk mengirim laptop merupakan langkah yang wajib juga.

Alasannya styrofoam ini memiliki sifat empuk, sehingga berguna untuk melindungi laptop agar tidak rusak terkena benturan saat proses pengiriman.

Tapi selain menggunakan styrofoam, kamu juga dapat menggunakan bubble wrap sebagai pelindung selama pengiriman barang.

4. Kemas Paket Serapih Mungkin

Setelah kamu melapisi laptop dengan styrofoam, tips mengirim laptop selanjutnya, kemaslah paket serapih yang kamu bisa.

Biasanya dalam pengemasan paket kamu akan membutuhkan isolasi sebagai perekat.

Jangan lupa juga untuk menempelkan identitas/alamat si penerima barang. Identitas penerima merupakan hal yang paling penting agar barang kirimanmu ini tidak nyasar ke tempat lain.

5. Tempel Stiker Fragile

Menempelkan stiker fragile sangat diperlukan saat ingin mengirimkan paket barang, apalagi laptop.

Menempel stiker fragile akan mencegah seseorang memperlakukan paketmu dengan kasar karena telah terpasang stiker “fragile” atau “barang mudah pecah.”

Dengan menempelkan Stiker fragile, tentu barang kirimanmu akan diperlakukan dengan hati-hati dan halus. Jadi sebisa mungkin kamu harus berusaha untuk selalu menempelkan stiker “fragile” atau “barang mudah pecah” pada paketmu untuk berjaga-jaga.

Selain itu,  kurir juga akan berhati-hati saat sedang mengantar paket milikmu karena sudah tertempel stiker fragile.

6. Gunakan Jasa Pengiriman Terpercaya

Setelah selesai dalam urusan packing, selanjutnya kamu antarkan paket ke jasa pengiriman barang terpercaya.

Disarankan agar kamu memilih jasa pengiriman yang memang sudah terbukti aman, terutama dalam memilih barang elektronik. Misalnya Tiki, JNE, Trawlbens, JnT dan lain-lain.

Jika jasa ekspedisi yang kamu pilih salah, maka barang elektronik yang kamu kirim akan mengalami resiko hilang, bahkan rusak.

7. Gunakan Packing Kayu

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,  seperti terjadi kerusakan/lecet pada barang elektronik yang akan dikirim, sebaiknya gunakan packing kayu.

Packing dengan menggunakan kayu dianggap sangat kuat terhadap benturan-benturan yang terjadi selama proses pengiriman barang ke tempat tujuan.

Kamu dapat memilih peti kayu  sesuai dengan ukuran barang yang akan kamu kirimkan. Tapi biasanya saat menggunakan packing kayu ini akan menambah ongkos kirim.

Namun kelebihannya, saat kamu menggunakan packing kayu tentu akan dijauhkan dari resiko kerusakan pada barang elektronik yang dikirim.

Jadi sebaiknya kamu pertimbangkan dengan pelanggan apakah ingin menggunakan peti kayu atau tidak untuk menjaga barang aman sampai ke tujuan si penerima.

Penutup

Demikian artikel terkait dengan tips mengirim laptop yang aman dan benar agar dapat terhindar dari adanya resiko-resiko kerusakan selama proses pengiriman barang.

Semoga bisa membantu ya.

Tags :

Bagikan Artikel