Pinhome

Bagaimana Cara Mengurus dan Cek BPOM?

Dipublikasikan oleh Annisa Hapsari ∙ 2 November 2021 ∙ 5 menit membaca

Salah satu cara supaya bisa terhindar dari produk abal-abal yang tidak aman digunakan atau dikonsumsi yaitu dengan cek BPOM. Konsumen bisa mengetahui hal tersebut secara mandiri supaya bisa mendapatkan produk yang aman dan sudah teruji.

Pinhome – Bagi para pebisnis, mendaftarkan BPOM penting untuk dilakukan. Jika sudah mendapat nomor BPOM secara resmi, pelanggan akan lebih yakin dengan produk yang dijual. Calon pembeli akan percaya mengenai keamanan produk dan memutuskan untuk melakukan pembelian.

Supaya Pins tidak bingung, berikut ini akan dijelaskan mengenai langkah-langkah pendaftaran BPOM sekaligus cara ceknya. Baca terus artikel ini sampai selesai, ya!

Apa Sebenarnya BPOM Itu?

(Korankaltara)

Jika di luar negeri seperti Amerika terdapat Food and Drug Administration (FDA), Indonesia juga memiliki lembaga dengan fungsi yang sama. Pemerintah menghadirkan BPOM atau Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk mengatur peredaran berbagai produk di Indonesia guna melindungi konsumen.

Sesuai dengan namanya, BPOM memiliki tugas utama untuk melakukan pengawasan terhadap produk-produk seperti makanan, minuman, dan obat-obatan. Hal tersebut diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2017 Pasal 2.

Pada peraturan tersebut, disebutkan bahwa BPOM bertugas untuk melakukan tugas pemerintahan dalam bidang pengawasan obat dan makanan. Produk yang dimaksud yaitu obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor, zat adiktif, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan.

Supaya suatu produk bisa terdaftar di BPOM, para pelaku usaha perlu untuk mendaftarkannya secara mandiri. Lembaga pengawas tersebut kemudian akan menentukan kelolosannya berdasarkan berbagai penilaian tergantung pada produk yang didaftarkan.

Baca Juga: Ini Dia Makanan Korea Halal Yang Aman Untuk Dimakan

Pentingnya Mendaftar dan Cek BPOM

(Tribun Jakarta)

Pelaku usaha baik yang menjual produk dalam kriteria BPOM, diharuskan untuk mendaftar. Hal ini berlaku tidak hanya bagi produsen yang menjual produk olahan sendiri (manual atau pabrik), tapi juga barang impor.

Nomor BPOM bisa diartikan sebagai salah satu identitas dari sebuah produk. Adanya izin ini akan mengindikasikan bahwa produk tersebut sudah teruji dan bisa digunakan/dikonsumsi dengan aman oleh konsumen.

Apabila sebuah produk tidak memiliki izin edar dari BPOM, maka akan ada kemungkinan calon konsumen menjadi ragu-ragu atau bahkan tidak percaya sehingga mengurungkan niatnya pembelian. Hal ini tentunya akan merugikan pelaku usaha karena tidak berhasil menjual produk.

Di sisi lain, nomor BPOM bisa dijadikan acuan oleh konsumen sebelum membeli suatu produk. Konsumen bisa cek produk yang terdaftar di BPOM guna menjawab keragu-raguannya. Izin yang telah didapat tersebut memiliki arti bahwa produk telah aman untuk digunakan dan dikonsumsi.

Baca Juga: Cara Cek BPOM Kosmetik Di Website

Berbagai Syarat Pendaftaran yang Diperlukan

cara cek bpom
(AnterAja)

BPOM mengeluarkan beberapa jenis izin sesuai dengan produk yang didaftarkan. Bagi pelaku usaha yang ingin mendapatkan izin tersebut, harus mendaftarkan produknya ke BPOM.

Sebagai contoh, di bawah ini syarat pendaftaran BPOM untuk produk makanan produksi dalam negeri. Ada 4 formulir rangkap 3 yang perlu untuk disertakan yaitu sebagai berikut.

Formulir A

  • Sertifikat merk (jika ada)
  • Rancangan label
  • Fotokopi Surat Izin Industri dari Disperindag atau BKPM
  • Surat Pemeriksaan BPOM (jika sudah pernah diperiksa)
  • Fotokopi Izin Produksi Farmasi dan sertifikat CPOB (bagi produk suplemen makanan)
  • Sertifikat SNI dari Disperindag (bagi produk air minum kemasan dan garam)
  • Surat Keterangan dari pabrik asal (bagi produk yang dikemas kembali)
  • Surat Keterangan dari pabrik asal (bagi produk lisensi)

Formulir B

  • Spesifikasi bahan baku dan bahan tambahan makanan
  • Asal pembelian bahan
  • Standar pabrik
  • Sertifikat wadah dan tutup
  • Uji kemasan dan penjelasan bahan baku (bagi suplemen makanan)

Formulir C

  • Proses produksi (dari bahan baku sampai jadi)
  • Sanitasi serta hygiene pabrik dan karyawan
  • Denah dan peta lokasi pabrik produksi

Formulir D

  • Struktur organisasi
  • Sistem pengawasan mutu serta sarana dan peralatannya
  • Hasil analisa produk lengkap
  • Pengawasan mutu selama proses produksi

Baca Juga: 4 Lipstik Yang Aman Menurut BPOM, Sudah Tau?

Langkah-langkah Mengurus BPOM

cara cek bpom
(Suara)

Ada beberapa tahapan yang perlu dilalui ketika mendaftarkan produk ke BPOM yaitu:

  • Mengajukan permohonan pendaftaran (formulir, data pendaftaran, dan data pendukung)
  • Menyerahkan permohonan 2 rangkap (asli dan fotokopi) dan ditujukan ke Kepala Badan cq Direktur
  • BPOM melakukan pemeriksaan sesuai dengan kriteria dan persyaratan

Ada tiga kemungkinan dari pemeriksaan yang telah dilakukan yaitu diterima untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut, dikembalikan untuk dilengkapi, dan ditolak. Apabila hasil pendaftaran dinyatakan diterima, maka pemohon perlu membayar biaya evaluasi.

Proses pembayaran dilakukan paling lambat 10 hari setelah surat pengantar dikeluarkan. Setelah itu, barulah proses evaluasi dilakukan. Kemudian, hasil evaluasi pendaftarannya bisa disetujui atau ditolak.

Apabila disetujui, maka lanjut ke pelengkapan data oleh pemohon dalam batas maksimal 50 hari atau diperpanjang 1 kali (25 hari).

Setelah melewati proses tersebut, barulah keputusan final berupa penerimaan atau penolakan pendaftaran dikeluarkan dalam bentuk surat.

BPOM Juga Melayani Pendaftaran Secara Online

(Wigatos)

Pelaku usaha bisa mendaftarkan produk secara langsung ke kantor BPOM. Namun, dengan kemudahan teknologi saat ini, BPOM juga menerima pendaftaran secara online melalui layanan e-Registration. Jika Pins mau mendaftar secara daring, langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut.

  • Pastikan perusahaan sudah terdaftar di layanan daring milik BPOM
  • Pilih menu Registrasi, Pengajuan Dokumen, lalu isi data produk
  • Mengisi data komposisi produk, lalu klik ‘Hasil Analisa’
  • Menyimpan hasil analisis
  • Masukkan data informasi gizi produk
  • Melakukan klaim produk
  • Mengecek data dan dokumen yang diperlukan
  • Mengirim data pada verifikator untuk melanjutkan proses pendaftaran 

Tahapan Cek BPOM Suatu Produk

Sebagai seorang konsumen yang cerdas, Pins bisa cek nomor BPOM suatu produk secara mandiri. Supaya mempermudah pencarian, BPOM menyediakan laman resmi untuk melakukan pengecekan. Berikut ini langkah-langkahnya.

  • Membuka browser dari masing-masing perangkat
  • Masuk ke laman https://cekbpom.pom.go.id/
  • Mencari produk berdasarkan nomor registrasi, nama produk, merk, atau lainnya sesuai kolom yang tersedia
  • Klik tombol ‘cari’
  • Data produk akan muncul

Itu tadi penjelasan mengenai tata cara pendaftaran nomor BPOM serta cara cek izinnya melalui laman resmi. Yuk, Pins jadi produsen yang bertanggung jawab dan konsumen yang cerdas!


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Safina

Editor: Annisa

Tags :

Bagikan Artikel