BlogPembeli Properti PemulaPanduan KPR/KPAMengenal Bunga Flat KPR, Cara Menghitungnya dan Plus Minusnya

Mengenal Bunga Flat KPR, Cara Menghitungnya dan Plus Minusnya

Dipublikasikan oleh Fauzia Assilmy dan Diperbarui oleh Achlisia Putri

Okt 7, 2024

3 menit membaca

Copied to clipboard
Bunga flat KPR

Bunga flat KPR, salah satu jenis bunga yang harus diketahui oleh Pins jika ingin ikut program Kredit Pemilikan Rumah. Mengapa? Karena di lapangan, masih banyak orang yang belum mengerti dari cara kerja bunga yang satu ini. 

Padahal mengetahui cara kerja bunga yang satu ini penting, karena cicilan Pins yang dibayarkan tiap bulan akan bergantung dengan sistem bunganya. Lalu, bagaimana cara menghitungnya? Serta kekurangan dan kelebihannya? Yuk simak selengkapnya.

Apa itu bunga flat KPR?

bunga flat kpr
Source: Freepik

Bunga flat KPR adalah suku bunga yang ditetapkan oleh bank pada pinjaman yang jumlahnya tidak berubah selama masa cicilan berlangsung. Sering disebut juga dengan fixed rate, cara kerja bunga satu ini adalah nilai suku bunganya dari awal cicilan sampai cicilan lunas tidak akan berubah.

Misalkan seperti ini, Pins mengajukan program KPR ke bank dan bank menerapkan suku bunga sebesar 5% sampai selesai. Misalkan Pins harus membayar cicilannya adalah Rp4,5 juta per bulan, nah angka ini akan tetap sama sampai cicilan Pins selesai dan tidak akan berubah.

Biasanya, jenis bunga satu ini akan ditetapkan pada pinjaman yang tenornya pendek. Dalam Kredit Pemilikan Rumah sendiri, jenis KPR yang menerapkan bunga fixed adalah subsidi yakni terus berada di angka 5% dari awal sampai selesai, tapi tenornya lebih pendek dari non subsidi yang bisa mencapai 30 tahun.

Apa yang Membedakan bunga flat KPR dengan yang lain?

Perbedaan bunga tetap dan bunga floating KPR adalah sebagai berikut ini:

  • Bunga flat suku bunganya tetap, sementara floating berubah mengikuti kondisi ekonomi
  • Cicilan yang dibayarkan per bulan tetap, sementara floating tidak
  • Tenor pinjaman lebih pendek untuk bunga flat 
  • Bunga flat tidak akan terpengaruh fluktuasi pasar

Baca juga: Fixed dan Floating Rate pada Pembiayaan Rumah. Pilih Mana?

Cara menghitung bunga flat KPR

Untuk lebih memahami bagaimana bunga fixed bekerja dalam Kredit Pemilikan Rumah, yuk simak contoh simulasi KPR yang menggunakan bunga ini supaya Pins lebih paham.

Simulasi menggunakan bunga tetap KPR dengan tenor 10 tahun:

  • Plafon pinjaman: Rp500.000.000
  • Suku bunga flat: 7%
  • Tenor: 10 tahun (120 bulan)

Menggunakan metode perhitungan bunga flat, dengan plafon Rp500 juta, suku bunga tetap 7%, dan tenor 10 tahun, maka cicilan yang harus dibayarkan per bulan adalah sebesar Rp 7.083.333.

Simulasi menggunakan bunga tetap KPR dengan tenor 15 tahun:

  • Plafon pinjaman: Rp500.000.000
  • Suku bunga flat: 5%
  • Tenor: 15 tahun (180 bulan)

Masih menggunakan metode hitung yang sama. Cicilan yang harus dibayar dengan plafon Rp500 juta, suku bunga tetap 5%, dan tenor 15 tahun adalah sebesar Rp 4.861.111.

Bila Pins masih merasa bingung dengan rumusnya, jangan khawatir karena sekarang Pinhome memiliki aplikasi simulasi KPR yang bisa digunakan. Aplikasinya mudah untuk digunakan dan hasilnya dijamin akurat. 

Bukan hanya menyediakan aplikasi simulasi KPR saja, Pinhome juga menyediakan jasa untuk mengajukan KPR dengan bank-bank terkemuka di Indonesia. Jadi, Pins sudah tidak perlu repot lagi apabila ingin mengajukan Kredit Pemilikan Rumah. 

Baca juga: Cara Menghitung Angsuran KPR Bunga Flat

Kelebihan bunga flat KPR

bunga flat kpr
Source: Freepik

Selain memiliki suku bunga yang tetap sampai cicilan selesai, berikut ini kelebihan bunga flat Kredit Pemilikan Rumah:

  • Perencanaan keuangan mudah
  • Tidak terpengaruh fluktuasi pasar
  • Cocok untuk jangka pendek
  • Tidak akan membebani di masa mendatang
  • Perhitungannya sederhana dan transparan

Kekurangan bunga flat KPR

Selain memiliki kelebihan, ada juga kekurangan bunga flat Kredit Pemilikan Rumah yang harus diketahui Pins berikut ini:

  • Bunga di awal lebih tinggi daripada bunga mengambang
  • Tidak ada penurunan nominal cicilan
  • Tidak efisien untuk jangka panjang
  • Total bunga lebih besar
  • Suku bunga tidak akan turun, meskipun pasar turun

Baca juga: Keuntungan dan Kerugian Bunga Flat KPR

Demikian informasi mengenai bunga flat KPR yang wajib untuk diketahui oleh Pins. Tidak sulit, bukan? Sekarang, apakah Pins lebih berminat untuk menggunakan bunga tetap atau bunga mengambang? 

Apapun pilihan Pins, pastikan untuk menghitung kondisi keuangan Pins terlebih dahulu sebelum mengajukan KPR, agar nanti saat membayar cicilannya tidak membebani Pins.

Copied to clipboard

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok

          © www.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download