Pinhome

Kesehatan

Bolehkah Sikat Gigi Saat Puasa Dilakukan?

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 4 menit membaca

Puasa Ramadan adalah kewajiban bagi setiap muslim, Pins. Salah satu syarat wajibnya puasa adalah menghindari hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum. Hal-hal yang membatalkan puasa ialah memasukkan suatu benda ke rongga tubuh dengan sengaja, baik itu melalui tenggorokan atau lubang tubuh yang lain, seperti hidung, telinga bagian dalam, dan sebagainya. Dengan ketentuan seperti itu, orang bertanya-tanya mengenai hukum menggosok gigi ketika puasa. Bagaimanakah hukumnya? Apakah boleh sikat gigi ketika berpuasa?

Di dalam bulan suci Ramadhan, semua amal ibadah dilipat gandakan, pintu-pintu surga terbuka lebar, pintu-pintu neraka ditutup, dan terdapat malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Dijelaskan dalam hadist: “Barang siapa yang puasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah), maka diampuni dosa yang telah lalu”, (HR Bukhari Muslim).

Oleh karena itu, sudah tentu Pins yang melaksanakan ibadah puasa ingin menjalaninya dengan baik dan benar. Berbagai pantangan dihindari, dan himbauan dilaksanakan. Lalu, bagaimana dengan menyikat gigi? Apakah sikat gigi saat puasa boleh dilakukan? Berikut adalah hukum sikat gigi saat bulan puasa yang sudah dirangkum oleh Pinhome.

Hukum Sikat Gigi

Walaupun di zaman Rasulullah SAW belum ada sikat dan pasta gigi, pendapat yang membolehkan sikat gigi dilakukan ketika berpuasa. Hali ini dapat Pins lihat berdasarkan ulasan Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu’, syarah al-Muhadzdzab. Imam Nawawi menjelaskan: apabila seseorang memakai siwak basah, lalu airnya berpisah dari siwak yang ia gunakan, atau cabang-cabang (bulu-bulu) kayunya itu lepas kemudian tertelan, maka puasanya batal tanpa ada perbedaan pendapat ulama. Demikian dijelaskan oleh Al-Faurani dan lainnya (Juz VI, hal 343).

Artinya, sikat gigi diperbolehkan, asal airnya tidak tertelan, Pins. Pendapat dari Lembaga Fatwa Mesir juga menyatakan demikian. Dr Ali Jumah Muhammad berkata, menggunakan air dan pasta gigi untuk membersihkan gigi boleh. Dengan catatan, tidak menelan air yang digunakan untuk berkumur atau pasta gigi tersebut.

Sikat gigi diperbolehkan, asal tak ada air yang tertelan

Sikat gigi menggunakan pasta gigi untuk membersihkan mulut ini dianggap tidak membatalkan puasa, disimpulkan dari qias melalui hadis yang diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Abbas, ia berkata: “Tidak mengapa seseorang mencicipi kuah makanan atau suatu makanan, selama tidak sampai tertelan ke tenggorokan, saat ia berpuasa,” (HR. Ibnu Abi Syaibah dan Baihaqi).

Selain itu, hukum menggosok gigi saat berpuasa adalah hukumnya makruh. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW, “Bau mulut orang yang puasa lebih harum di sisi Allah dari aroma kesturi,” (HR. Bukhari). Dalam kitab Nihayatuz Zein fi Irsyadil Mubtadi’in, pendapat Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani, bahwa salah satu di antara 13 hal yang makruh dilakukan saat berpuasa adalah bersiwak atau sikat gigi setelah waktu zuhur.

Yang utama adalah mendiamkan mulut & aromanya yang kurang sedap, mengingat hadis Nabi SAW yang menyebut bau mulut orang berpuasa disukai oleh Allah SWT pada hari kiamat. Oleh karena itu, sikat gigi seusai waktu zuhur hingga magrib, tidak dilarang bagi yang puasa, namun sangat dianjurkan untuk ditinggalkan, Pins.

Baca juga: Simak Tips Sehat Sebelum Menjalani Olahraga Saat Puasa

Waktu melaksanakan sikat gigi.

Setelah mengetahui pendapat para ulama, tentunya Pin bertanya-tanya, bagaimana sebaiknya sikat gigi saat puasa ramadhan dilakukan? Jawabannya adalah Pins sangat disarankan untuk menggosok gigi setelah berbuka puasa atau setelah makan sahur.

Kendati puasa, Pins tetap harus memperhatikan kebersihan mulut dan gigi, ya!

Tetap lakukan perawatan gigi dengan jalan menggosok gigi di bulan puasa. Selain menggosok gigi, Pins juga harus menjaga kebersihan rongga mulut dengan seksama. Gunakan mouthwash jika diperlukan, sikat lidah dan gunakan benang gigi untuk membantu menghilangkan sisa-sisa makanan yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi. Selain menjaga makanan, Pins juga sebaiknya jangan mengkonsumsi terlalu banyak bawang yang dapat menyebabkan aroma mulut yang tak sedap. Perbanyak konsumsi minum air putih saat berbuka maupun sahur ya Pins.

Nah, Pins, Semoga artikel ini bisa membantu Pins untuk menjalankan ibadah puasa dengan kusyuk. Baca juga Apakah Mandi Junub Saat Puasa Diperbolehkan?

Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Bagikan Artikel