Belanda pertama kali tiba di Banten tahun 1596

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ November 27, 2022 ∙ 2 menit membaca

Belanda pertama kali tiba di Banten – Pada tahun 1596, 4 buah kapal dagang Belanda yang antara lain dipimpin oleh Cornelis de Houtman tiba di Banten, Indonesia. Pada waktu itu, Banten merupakan pelabuhan terbesar di Jawa Barat, serta pusat perdagangan rempah-rempah dan berbagai hasil dari daerah-daerah di sekitarnya, termasuk dari Maluku.

Motivasi Belanda Datang ke Indonesia

Cornelis de Houtman
Cornelis de Houtman

Motivasi utama yang mendorong kedatangan Belanda adalah masalah ekonomi ditambah dengan adanya jiwa petualangan.

Kedua, pada tahun 1585 terjadi perubahan di Eropa yang berdampak langsung terhadap pedagang-pedagang Belanda. Perubahan itu adalah dikuasainya Portugal oleh Spanyol.

Biasanya pedagang-pedagang Belanda membeli rempah-rempah di bandar-bandar Portugal dan dijual kembali ke wilayah lain di Eropa.

Dengan dikuasainya Portugal, pedagang-pedagang Belanda tidak lagi mendapatkan rempah-rempah dari sana. Kedua motivasi tersebut menyebabkan orang Belanda berusaha membeli rempah-rempah langsung dari negeri asalnya.

Kedatangan orang Belanda disambut baik oleh para penguasa Banten. Bagi Banten, kedatangan pedagang asing sangat menguntungkan perkembangan perekonomiannya. Para penguasa Banten dapat menambah penghasilan dari cukai barang-barang impor maupun ekspor.

Terdorong untuk mendapatkan keuntungan besar, orang Belanda memaksa Banten memberikan sejumlah besar rempah-rempah kepada mereka, tetapi mereka tidak mampu membayar.

Sikap Belanda tersebut menimbulkan ketegangan, kemudian mereka diusir dari Banten. Orang Belanda meninggalkan Banten sambil menembaki kota dan kapal-kapalnya.

Belanda pertama kali tiba di Banten tahun 1596

Belanda Mendapat Tentangan

Berita tentang tindakan kasar Belanda tersebar ke daerah-daerah di sepanjang pesisir utara Pulau Jawa (pantura). Oleh karena itu, ketika Belanda sampai di pelabuhan-pelabuhan lainnya mereka tidak diterima oleh penguasa-penguasa setempat. Ekspedisi pertama Belanda ini kemudian kembali ke negaranya dengan membawa sedikit rempah-rempah.

Rombongan kedua Belanda tiba di Banten pada tahun 1598 dipimpin oleh Jacob van Neck dan Wybrecht van Warwyck. Belajar dari pengalaman yang pertama, mereka bersikap hati-hati dalam berhubungan dengan Banten. Itulah sebabnya mereka diterima dengan baik oleh para penguasa Banten.

Selain mengunjungi Banten, sejak tahun 1599 Belanda juga mengunjungi Maluku. Penduduk Maluku menyambut kedatangan Belanda dengan ramah, karena mereka dianggap sebagai musuh orang-orang Portugis yang juga menjadi musuh orang-orang Maluku.

Baca juga: Bangsa Spanyol datang ke Maluku tahun 1521

Beberapa tahun kemudian, tahun 1605 Belanda mengadakan monopoli perdagangan cengkih, dan mengadakan hongitochten. Hongitochten adalah pelayaran untuk mencegah adanya perdagangan antara penduduk Maluku dengan pedagang-pedagang asing lain selain Belanda.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Edukasi
Edukasi Apa Fungsi Aplikasi Idebku? Berikut Cara Menggunakannya

Belum lama, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis aplikasi untuk mengecek status BI checking s

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 12 Model Teras Rumah Pedesaan yang Sederhana

Siapa yang tidak rindu dengan suasana hunian khas pedesaan? Jauh dari hiruk pikuk kota, suasananya

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 8 Inspirasi Taman Air Terjun Dinding Minimalis untuk Outdoor dan Indoor

Taman air terjun dinding minimalis bukan hanya mempercantik dekorasi rumah, tetapi juga memberikan

Lifestyle
Lifestyle 12 Rekomendasi Aplikasi Pencari Kost

Pins sedang kebingungan mencari tempat kost terbaik? Mau survey keliling tapi tidak punya waktu? At

Lifestyle
Lifestyle 14 Aplikasi Catatan Keuangan Terbaik

Rekomendasi aplikasi catatan keuangan terbaik ini cocok untuk Pins yang ingin mengelola keuangannya

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia