Pinhome

Tips Properti

Bangun rumah dengan budget terbatas

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 3 menit membaca

Lebih baik mana, bangun rumah kecil atau besar? Terkadang kita bingung untuk menentukan ide yang dipakai untuk membangun rumah bagi keluarga tercinta. Terlalu banyak ide yang muncul di kepala hingga sulit untuk menentukan yang terbaik. Untuk keluarga yang berpenghasilan tinggi, itu sama sekali tidak masalah apabila mereka membuat konsep bangun rumah yang besar. Setidaknya mereka memiliki modal uang yang cukup besar sehingga tidak membutuhkan kredit, penggadaian barang atau bahkan membuat jurang hutang yang dalam agar bisa mendapatkan modal untuk membangun rumah. Bagi yang berpenghasilan menengah ke bawah, bisa mendirikan bangunan untuk rumah saja sudah untung-untungan, Dengan konsep sederhana tanpa terlalu banyak detail dan furniture, mereka bisa bangun rumah kecil dan sederhana. Dan, terkadang itu pun juga berasal dari hutang. Lalu bagaimana cara agar kita bisa mendapatkan rumah impian? Apakah hanya orang-orang yang berduit yang berhak memiliki rumah impian? Apakah kaum menengah ke bawah hanya berhak mendapatkan rumah untuk sekedar tempat tinggal?

Rumah impian itu untuk siapa saja, tidak hanya untuk kalangan berduit. Dengan ide dan tips yang brilian, anda bisa mendapatkan rumah yang diinginkan meski dengan modal sedikit. Konsep bangun rumah kecil adalah solusinya. Jika hanya memiliki budget terbatas untuk membangun rumah, jangan terlalu ambil resiko dengan bangun rumah yang besar. Hal tersebut tidak hanya menyebabkan anda terjebak dalam jurang hutang terlalu dalam dan proyek bangunan yang anda inginkan terhenti di tengah jalan, justru malah rumah menjadi tidak selesai karena uang tidak mencukupi. Saran yang tepat adalah bangun konsep rumah yang standard dulu namun didesain agar bisa perlahan-lahan dikembangkan dan diperluas. Konsep bangun rumah harus memiliki minimal dua kamar mandi. Jika hanya ada satu kamar mandi, rumah anda akan memiliki kurang nilai jual ketika suatu saat berminat untuk menjual atau menyewakannya. Satu hal yang perlu untuk diketahui adalah saatnya untuk lebih berhemat di setiap pengeluaran yang ada.

Akan lebih baik jika anda memiliki penghasilan tetap, dengan begitu akan ada banyak modal bantuan yang datang pada anda. Perusahaan leasing selalu siap sedia menyediakan bantuan kredit pada pegawai berpenghasilan tetap. Namun berhati-hatilah, jika kita terlalu menggampangkan kredit, ada jeratan hutang yang menuntut kewaspadaan kita. Dengan budget terbatas, lebih baik bangun rumah kecil dengan konsep minimalis terlebih dahulu. Apabila suatu saat ada uang lebih, anda bisa perlahan-lahan memperbaikinya. Apakah anda sudah mengansuransikan rumah? Ini sangat penting sebagai perlindungan rumah ketika ada sesuatu yang tidak diharapkan di masa depan. Silahkan bangun rumah dan jangan lupa persiapkan kerangka, kran dan listrik sebagai konsep dasar sebuah rumah untuk dikembangkan suatu saat. Ketika ditanya, rumah kecil itu seperti apa konsepnya? Tentu saja itu tergantung fakta yang ada, rumah kecil untuk keluarga beranak banyak bisa berarti lebih besar dari rumah yang dibuat untuk keluarga yang beranak sedikit. Semua konsep tersebut relatif saja.

Untuk keluarga dengan anak antara 2-3 orang, konsep bangun rumah yang proporsional adalah 2,000 sq ft dan ini bukanlah hal yang terlalu sulit untuk dilakukan. Jadi apakah anda siap dengan konsep bangun rumah yang sederhana untuk budget terbatas? Dengan konsep ini, anda akan bisa memperoleh rumah impian dengan perlahan-lahan. Siapkan budget yang anda butuhkan dan buatlah interior design yang sesuai dengan budget. Ingat! Sederhana bukan berarti tak menarik. Sederhana adalah Sesuatu yang indah dan bersahaja. Kembangkan konsep rumah yang indah tanpa harus terjebak dalam jurang hutang yang dalam.

Tags :

Bagikan Artikel