Pinhome

Sejarah dan Makna Serangan Umum 1 Maret 1949

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 16 February 2022 ∙ 4 menit membaca

TNI melakukan serangan umum 1 Maret 1949 atas kota Yogyakarta. Serangan ini merupakan salah satu pelaksanaan Surat Perintah Siasat No. 1/1948. Serangan Umum 1 Maret 1949 dipimpin oleh Letkol Soeharto. Sebelumnya telah dibahas secara singkat tentang serangan ini pada artikel sejarah Perang Gerilya dan Serangan Umum.

Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949

Untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan serangan umum maka di Yogyakarta didirikan Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 seperti di bawah ini:

Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949

5 Sektor Serangan Umum 1 Maret 1949

Kota Yogyakarta berhasil direbut kembali dalam waktu enam jam dalam serangan Umum 1 Maret ini. Tanda dimulainya serangan umum adalah bunyi sirine pada pkl. 06.00 WIB yang biasa dibunyikan di Kota Yogyakarta. Serangan umum dibagi menjadi 5 sektor, yaitu:

  1. Sektor Barat dipimpin oleh Letkol Ventje Sumual
  2. Sektor Utara dipimpin oleh Mayor Kusno
  3. Sektor Timur dipimpin oleh Mayor Sarjono
  4. Sektor Selatan  dipimpin oleh Mayor Sarjono
  5. Sektor Kota dipimpin oleh Letnan Marsudi.

Makna Serangan Umum 1 Maret 1949

Berdasarkan uraian di atas, lalu apa makna serangan umum 1 maret 1949 dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia? Keberhasilan serangan Umum tidak lepas dari dukungan Sultan Hamengku Buwono IX dan seluruh rakyat Yogyakarta. Serangan Umum 1 Maret tahun 1949 memiliki makna atau arti penting bagi bangsa Indonesia, yaitu sebagai berikut:

  1. Meningkatkan rasa percaya diri dan semangat juang rakyat Indonesia serta Tentara Nasional Indonesia yang sedang bergerilya.
  2. Meningkatkan kepercayaan masyarakat Indonesia kepada Tentara Nasional Indonesia.
  3. Mendukung perjuangan diplomasi.
  4. Mematahkan moral Belanda.
  5. Menunjukkan kepada dunia internasional bahwa TNI masih mampu melakukan perlawanan, dan serangan Umum 1 Maret merupakan buktinya.

Apa Arti Serangan Umum?

Serangan Umum 1 Maret 1949 adalah serangan yang dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 1949 terhadap kota Yogyakarta secara besar-besaran. Serangan inidirencanakan dan dipersiapkan oleh jajaran tertinggi militer di wilayah Divisi III/GM III dengan mengikutsertakan beberapa pucuk pimpinan pemerintah sipil setempat berdasarkan instruksi dari Panglima Divisi III, Kol, Bambang Sugeng.

Aksi ini dilakukan untuk membuktikan kepada dunia internasional bahwa TNI – berarti juga Republik Indonesia – masih ada dan cukup kuat. Sehingga dengan demikian dapat memperkuat posisi Indonesia dalam perundingan yang sedang berlangsung di Dewan Keamanan PBB dengan tujuan utama untuk mematahkan moral pasukan Belanda.

Serta membuktikan pada dunia internasional bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih mempunyai kekuatan untuk mengadakan perlawanan. Soeharto pada waktu itu sebagai komandan brigade X/Wehrkreis III turut serta sebagai pelaksana lapangan di wilayah Yogyakarta. Serangan umum 1 Maret 1949 dipimpin oleh Soedirman, Soeharto, Hamengkubuwana IX.

Mengapa Serangan Umum 1 Maret 1949 dilakukan di Kota Yogyakarta

Tiga alasan penting yang dikemukakan Bambang Sugeng untuk memilih Yogyakarta sebagai sasaran utama adalah:

  1. Yogyakarta adalah Ibu kota RI, sehingga bila dapat direbut walau hanya untuk beberapa jam, akan berpengaruh besar terhadap perjuangan Indonesia melawan Belanda.
  2. Keberadaan banyak wartawan asing di Hotel Merdeka Yogyakarta, serta masih adanya anggota delegasi UNCI (KTN) serta pengamat militer dari PBB.
  3. Langsung di bawah wilayah Divisi III/GM III sehingga tidak perlu persetujuan Panglima/GM lain dan semua pasukan memahami dan menguasai situasi/daerah operasi.

Ada pun alasan Bambang Sugeng untuk memilih Yogyakarta sebagai sasaran utama adalah sebagai berikut:

  1. Yogyakarta adalah Ibu kota RI, sehingga bila dapat direbut walau hanya untuk beberapa jam, akan berpengaruh besar terhadap perjuangan Indonesia melawan Belanda.
  2. Keberadaan banyak wartawan asing di Hotel Merdeka Yogyakarta, serta masih adanya anggota delegasi UNCI (KTN) serta pengamat militer dari PBB.
  3. Langsung di bawah wilayah Divisi III/GM III sehingga tidak perlu persetujuan Panglima/GM lain dan semua pasukan memahami dan menguasai situasi/daerah operasi.

Mengapa Serangan Umum 1 Maret 1949 Dikatakan Berhasil​?

Karena membawa dampak yang cukup besar sampai sekarang yaitu meningkatkan eksistensi TNI selain itu pengaruh yang sangat besar yaitu memperkuat posisi tawar negara Indonesia di dewan keamanan PBB.

Mengapa Pasukan TNI Tak Terus Bertahan di Yogyakarta?

Kenapa pasukan TNI tak terus bertahan di Kota Yogyakarta? Menurut Bambang Sugeng ada dua alasan, pertama mencegah balas dendam pasukan Belanda. Kedua adalah mendesak tentara Belanda agar benar-benar kebingungan. Siasat ini efektif, korban di pihak TNI bisa diminimalisir.

Itulah sekilas pembahasan tentang Arti penting Serangan Umum, semoga menjadikan catatan sejarah negara untuk selalu diingat generasi muda.

Baca juga:


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

    Artikel Pilihan

    Finansial
    Finansial Memahami Pengertian Pajak dan Jenis-jenisnya

    Demi berjalannya sebuah negara, seluruh warga negara sebisa mungkin harus ikut berkontribusi. Salah

    Berita Pinhome
    Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

    Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

    Finansial
    Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

    Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

    Properti
    Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

    Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

    Properti
    Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

    Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

    Artikel Terkini

    Properti
    Properti 8 Rekomendasi Perumahan di Jakarta Selatan

    Bukan rahasia lagi, daerah Jakarta Selatan selalu dikenal dengan daerah elit.  Bagaimana ti

    Properti
    Properti 10 Perumahan Subsidi di Depok Murah Banget

    Apa yang dimaksud dengan perumahan subsidi? Dilansir dari Bisnis.com, perumahan subsidi adalah h

    Properti
    Properti 10 Rekomendasi Perumahan di Tangerang

    Saat ini, Tangerang sudah mulai banyak digemari oleh penggiat properti, lho! Infrastrukturnya ya

    Properti
    Properti 3 Perumahan di Atas Mall yang Punya Daya Tarik

    Pernahkah Pins melihat bahwa ternyata terdapat sebuah perumahan eksklusif di atas pusat perbelanjaa

    Arsitektur & Desain
    Arsitektur & Desain 3 Inspirasi Denah rumah 4 Kamar dengan 1 Mushola

    Bagi Pins yang beragama islam, tentu perlu untuk melaksanakan kewajiban keagamaannya seperti sholat

    Ikuti Media Sosial Kami

    Pinhome Indonesia