Pinhome

Tips Properti

Aquascape, Alternatif Desain Akuarium Unik untuk Relaksasi Mata

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 6 menit membaca

Berbeda dari desain akuarium kebanyakan, aquascape tidak hanya memanjakan kita sebagai penikmat, tapi juga memanjakan ikan-ikan dan mahluk hidup yang ada di dalamnya. Dengan meningkatnya ekosistem akuarium, otomatis kualitas hidup ikan pun semakin baik. Belum lagi, aquascape yang indah juga dapat menjadi dekorasi yang indah di rumah kita.

Dipopulerkan oleh ahli aquarium asal Jepang, Takashi Amano, aquascape biasanya berisi banyak tanaman alami dan beberapa ikan saja. Pencahayaan dengan lampu yang terang dan fertilizer karbon dioksida menjadi alat wajib bagi aquascape. Ide dari aquascape sendiri bukanlah meniru replika alam tapi lebih ke arah membuat ekosistem tersendiri, Pins. Contoh sederhananya, sebaiknya kita mengkombinasikan tanaman dan batu untuk membuat ekosistem hutan atau padang rumput demi membuat habitat yang damai. Ikan yang ada dalam aquascape sendiri berperan untuk menambah warna dan keceriaan ke dalam ekosistem yang kita ciptakan.

Untuk membuat aquascape yang lebih keren lagi, berikut beberapa tips desain akuarium untuk kamu, Pins :

1. Simpel lebih baik
Pada kenyataannya, pemandangan alam jauh dari kata kompleks. Contohnya, dalam satu mini ekosistem hanya akan ditemukan satu jenis batu; mungkin dikelilingi oleh tanah liat atau lumpur. Sangat aneh rasanya jika dalam satu ekosistem terdapat batu-batuan lava, granit hingga batu kapur. Meskipun kamu sangat ingin mengutak-atik koleksi tanaman air dalam aquascape-mu, usahakan hanya ada satu spesies tanaman atau bebatuan yang mendominasi keseluruhan aquascape. Semakin kamu menjaga akuarium tetap sederhana maka semakin realistik pula aquascape buatanmu. Belum lagi biaya yang kamu keluarkan akan semakin murah jika membeli dalam jumlah banyak.

2. Kelompokkan jenis batu
Kalau kamu coba berjalan menyusuri pantai, maka kamu akan sadar bahwa ada berbagai tipe bebatuan yang ada di sana, ada juga beragam bebatuan di tebing, beragam batu kerikil di pinggir -pinggir pantai, hingga bebatuan kecil yang ada di sungai dekat pantai. Semuanya berbeda. Nah, jika kamu ingin membuat aquascape dengan ekosistem lengkap, cobalah untuk meletakkan bebatuan kerikil kecil di tepi-tepi sungai atau danau buatanmu.

Lucunya, nanti ikan-ikan di akuarium akan ikut menyesuaikan ekosistem buatanmu, lho! Ada yang memilih untuk menetap di daerah sekitar bebatuan besar, ada juga sekawanan ikan lainnya yang memilih untuk bermain-main di bebatuan kecil. Ada juga jenis ikan tertentu yang lebih menyukai berenang di air lepas.

Baca juga: Kamu Pecinta Ikan Hias? Bikin Akuarium Unik di Rumah, Yuk!

3. Tantang kreatifitas kamu
Bebaskan kreatifitasmu! Buatlah miniatur danau atau pinggir sungai yang kamu mau. Kreasikan jenis pohon, rumput ataupun alang-alang yang akan menghiasi akuarium kamu. Tapi, pastikan kamu selalu bisa mengurus tanaman-tanaman air ini ya. Beberapa jenis tanaman air sangat cepat bertumbuh hanya dalam waktu singkat!
Ngomong-ngomong, kesan alami dalam akuarium Pins akan lebih terasa jika ditambahkan miniatur batang bambu. Batang-batang bambu juga bisa membuat ilusi dunia luar yang tepat jika ditata sedikit muncul ke permukaan. Hal ini juga berlaku bagi tanaman air yang berbentuk pohon dan muncul ke permukaan air.

4. Jangan paksakan bentuk akuarium
Kalau memang tidak sesuai dengan bentuk aquarium yang Pins inginkan, jangan paksakan untuk memakai akuarium berbentuk kotak ya! Pada kenyataannya, setiap model akuarium memberi kesan kelembutan, dataran dan kedalaman yang berbeda-beda. Beberapa tanaman air juga memberi kesan kedalaman yang berbeda-beda. Hal ini harus menjadi pertimbangan utama kamu sebelum membuat desain akuarium aquascape.

Tanaman Vallisneria contohnya, lebih cocok ditempatkan di akuarium dengan kedalaman air sedang agar tidak terekspos dengan udara. Sebaliknya, tanaman pedang Amazon ataupun Cryptocorynes sebaiknya diletakkan di akuarium dengan kedalaman air dangkal agar mereka mudah mengambang.

5. Seimbangkan benda mati dan mahluk hidup
Sebagai pecinta akuarium, kita tentunya akan lebih senang melihat ikan dan tanaman air terlihat sehat, seimbang dan tertata. Tapi, adanya benda-benda mati di dalam akuarium juga penting untuk menyeimbangkan kesan alami dalam ekosistem aquascape buatanmu. Pins bisa coba menaruh kerangka kerang atau rumah siput dan mengkombinasikannya dengan batangan kayu atau tanaman air dengan bentuk menyerupai pohon. Perpaduan ini bisa dengan mudah membuat replika hutan hujan tropis, Pins. Hanya saja kamu harus melakukan perawatan secara rutin karena biasanya tanaman air ini akan cepat bertumbuh sementara batangan kayu dan tanaman air lebih mudah ditumbuhi lumut di akuarium aquascape kamu.

6. Pintar-pintarlah menata aquascape
Kalau kamu mau menggunakan batu sebagai pusat dari desain akuarium kamu, akan lebih baik jika kamu membentuk setidaknya satu formasi yang menjadi focal point dari keseluruhan akuarium. Pengaturan komposisi dan kontras antara batu-batu dan air terbuka memberikan sinergi yang keren lho, Pins. Salah satu cara mudah untuk mendapatkan hal ini adalah dengan menempatkan tiga hingga empat batu besar dan datar di bagian bawah akuarium untuk kemudian membentuknya seperti meja. Pins juga bisa menempatkan pola meja untuk membentuk susunan gua yang sangat disenangi oleh ikan-ikan. Kalau kamu tidak bisa menemukan ukuran dan bentuk batu yang cocok, Pins bisa menggunakan pot terakota ataupun sisa hiasan kebun yang tentunya masih terlihat cocok diletakkan di aquascape. Selain teksturnya yang ringan, mendaur ulang pot terakota ataupun hiasan kebun lainnya relatif murah dan tahan lama.

7. Utamakan komposisi batu tetap stabil
Menangani batu di dalam aquascape bisa dibilang lumayan tricky. Pins perlu hati-hati dan menanganinya dengan penuh pertimbangan. Salah peletakan dapat membuat keretakan kecil di permukaan akuarium lho! Untuk antisipasi, sebaiknya letakkan 2.5 cm pasir di lapisan terbawah akuarium sebagai bantalan. Kemudian, lapisi dengan batu-batuan kecil secukupnya agar lebih stabil. Lapisi lagi dengan pasir kemudian barulah kamu bisa menaruh batu dengan jumlah sesuai dengan desain aquarium yang kamu butuhkan. Batu-batuan dari lava atau bebatuan lainnya yang memiliki bobot ringan, sebaiknya direkatkan dengan menggunakan silikon agar akuarium kita tetap aman. Cara ini dianggap sudah cocok untuk mengamankan akuarium dari bahaya batu di aquascape kita. Meskipun begitu, tetap disarankan untuk mengecek keadaan dan struktur batu secara berkala ya.

8. Jadikan ganggang sahabat terbaik
Jika ada ganggang yang tumbuh di akuarium aquascape kamu, biarkan saja, Pins! Ganggang ini sebenarnya dibutuhkan oleh ekosistem aquascape kamu. Apalagi mereka juga bisa membentuk corak alami yang sangat keren. Namun, kalau kamu merasa risih, sebaiknya bersihkan ganggang-ganggang yang tumbuh dengan menggunakan tangan ataupun alat pembersih lainnya, tanpa menggunakan  sabun ataupun cairan kimia lainnya.


Nah itu dia beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk mendapatkan desain aquarium model aquascape yang menarik, Pins. Apakah kamu tertarik memiliki akuarium jenis aquascape di rumah?

Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel