Pinhome

  • Blog
  • Kesehatan
  • Apakah Bunga Gelombang Cinta Beracun? Simak Lengkapnya di Sini!

Kesehatan

Apakah Bunga Gelombang Cinta Beracun? Simak Lengkapnya di Sini!

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 27 April 2021 ∙ 4 menit membaca

Tanaman gelombang cinta adalah salah satu tanaman hias yang pernah cukup populer di kalangan para pecinta tanaman. Ya, tanaman hias yang satu ini memang memiliki bentuk yang cukup menarik sehingga membuat para pecinta tanaman jatuh cinta. Bahkan dahulu tanaman gelombang cinta ini  sangat diburu bahkan dibanderol hingga miliaran rupiah lho! Namun, isu yang beredar bunga gelombang cinta beracun dan bisa membahayakan kesehatan. Mengapa begitu?

Pinhome – Seiring berjalannya waktu, tanaman yang satu ini semakin menurun peminatnya. Tentunya hal ini membuat tanaman hias yang satu ini tidak sepopuler dulu. Dari berbagai faktor, salah satu faktor yang membuat orang meninggalkan tanaman ini adalah ternyata bunga gelombang cinta beracun. Bagi Anda yang penasaran apakah bunga gelombang cinta beracun, berikut penjelasan lengkapnya.

Baca Juga: Mudah! Ini Dia Bagaimana Cara Merawat Taman Bunga Dengan Praktis

Mengenal Tanaman Gelombang Cinta

(Unsplash)

Tanaman gelombang cinta atau Anthurium plowmanii adalah salah satu tanaman hias yang cukup populer di kalangan masyarakat. Bahkan tanaman yang satu ini sempat masuk ke dalam daftar tanaman termahal lho di Indonesia. Satu tanaman gelombang cinta bahkan dibanderol mulai dari ratusan ribu hingga miliaran rupiah lho! Daya tarik utama dari tanaman hias ini adalah daunnya yang bergelombang dan sangat cantik jika ditanam di dalam pot. Tanaman yang satu ini memang sangat cocok untuk diletakkan di teras rumah, karena dapat mempercantik rumah dan membuatnya tampak lebih asri. 

Baca Juga: Rekomendasi Model Rak Bunga Dari Kayu Sederhana Yang Cocok Untuk Menyimpan Tanaman Kesayanganmu

Nama Anthurium ini berasal dari bahasa Yunani yang artinya ekor. Tanaman hias yang stau ini masuk ke dalam jenis tanaman keluarga talas-talasan. Berbeda dengan tanaman hias lainnya, batang pada tanaman gelombang cinta ini tidak terlihat. Hal ini karena tanaman ini masuk ke dalam jenis tumbuhan yang berpembuluh. Jika tanaman gelombang cinta sudah berumur tua, batangnya akan membesar dan membentuk seperti bonggol. Batang pada tanaman hias ini akan semakin terlihat jika tanaman sudah berumur tua dan daunnya akan mudah rontok.

Penyebab Gelombang Cinta Beracun

bunga gelombang cinta beracun
(Unsplash)

Bagi Pins yang penasaran apakah bunga gelombang cinta beracun, jawabannya adalah iya. Bunga gelombang cinta ini mirip dengan tanaman dieffenbachia yang mengandung kalsium oksalat. Senyawa ini bisa menyebabkan gangguan pada mulut dan sistem pencernaan.

Selain itu kalsium oksalat yang dikeluarkan oleh bunga gelombang cinta ini bisa menyebabkan munculnya enzim yang menimbulkan alergi, air liur berlebih, rasa gatal dan panas pada kulit. Racun pada tanaman ini masuk dalam kategori sedang, namun sayangnya dampak racun ini cukup berbahaya bagi hewan. Karena senyawa ini bisa menyebabkan gagal ginjal pada hewan peliharaan jika termakan.

Faktor Lain yang Membuat Menurunnya Peminat Bunga Gelombang Cinta

Selain karena bunga gelombang cinta beracun, terdapat beberapa faktor lain yang menyebabkan tanaman hias ini semakin menurun peminatnya. Ini dia beberapa faktor tersebut.

Perawatan yang Susah

Faktor pertama selain karena bunga gelombang cinta beracun adalah perawatan tanaman ini yang cukup susah. Tanaman ini rawan sekali mati jika Pins tidak merawatnya dengan benar dan hati-hati. Bahkan perawatan tanaman ini mulai dari benih cukup susah, terlebih jika Anda tergolong masih pemula dalam merawat tanaman.

Selain itu bunga gelombang cinta ini tidak membutuhkan sinar matahari terlalu banyak. Bunga gelombang cinta hanya membutuhkan sinar matahari sekitar 40%. Selain itu tanaman ini juga mudah busuk jika Anda menyiramkan air terlalu banyak. Air yang terlalu banyak akan membuat akar bunga ini busuk dan mati. Oleh karena itu para pecinta tanaman perlahan-lahan mulai meninggalkan tanaman hias yang satu ini.

Marak Tanaman Palsu

Tingginya permintaan akan bunga gelombang cinta membuat banyaknya pemalsuan tanaman yang bermunculan. Tanaman yang satu ini banyak dipalsukan mulai dari bibit hingga bunga gelombang cinta yang baru tumbuh. Pada awal pertumbuhan, tanaman hias yang satu ini cukup sulit dibedakan yang mana yang asli dengan yang palsu. Oleh karena itu banyak sekali orang yang tertipu, padahal sudah membeli tanaman dengan harga yang cukup mahal. Biasanya kolektor tanaman pemula yang cukup sering mengalami kejadian yang satu ini.

Harga yang Mahal

Seperti yang kita ketahui bersama, bunga gelombang cinta memang sempat diburu oleh para pecinta tanaman hias. Bahkan saking tingginya permintaan, tanaman yang satu ini dijual dengan harga yang sangat fantastis. Dahulu satu tanaman gelombang cinta bisa dibanderol mulai dari ratusan ribu bahkan hingga mencapai miliaran rupiah. Oleh karena itu tanaman hias yang satu ini mulai menurun peminatnya. Bahkan para kolektor tanaman hias pun perlahan-lahan mulai meninggalkan tanaman gelombang cinta ini.

Itulah informasi tentang apakah bunga gelombang cinta beracun atau tidak dan faktor-faktor lain yang menjadi penyebab tanaman hias yang satu ini semakin menurun peminatnya.


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Agen kantor properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Koordinator: Aileen

Editor: Iko

Tags :

Bagikan Artikel