Anis Menden | Ciri Fisik, Habitat, dan Makanannya - Pinhome

Pinhome


Deprecated: Elementor\Scheme_Color is deprecated since version 2.8.0! Use Elementor\Core\Schemes\Color instead. in /var/www/www.pinhome.id/blog/wp-includes/functions.php on line 5412

Deprecated: Elementor\Scheme_Typography is deprecated since version 2.8.0! Use Elementor\Core\Schemes\Typography instead. in /var/www/www.pinhome.id/blog/wp-includes/functions.php on line 5412

Anis Menden (Red-and-black Thrush)

Dipublikasikan oleh Mega Puspita Ratna ∙ 24 September 2021 ∙ 4 menit membaca

Anis Menden – Anis Menden merupakan salah satu jenis burung kicau dari keluarga Turdidae dan Genus Geokichla atau merpakan salah satu dari beberapa jenis burung anis yang dapat dijumpai di Indonesia.

Burung yang memiliki nama ilmiah geokichla mendeni atau red-and-black thrush ini mungkin kurang dikenal, hal ini pun dirasa wajar sebab burung Anis Menden memang tidak umum dikenal sebagai burung ocehan seperti jenis burung Anis Merah dan Anis Kembang yang lazim dipelihara para kicau mania.

Selain itu, area persebarannya pun hanya terbatas di kepulauan Sulawesi Tengah. Sehingga burung ini termasuk salah satu burung Endemik Indonesia.

Baca Juga: Cara Mengatasi Anis Merah Stress

Ciri Fisik Anis Menden

anis menden
(Shutterstock)

Burung Anis Menden tergolong jenis burung berukuran sedang dengan panjang tubuh sekitar 20 cm dengan ciri fisik seperti dibawah ini :

  • Berwarna coklat berangan yang mirip kayu manis tampak menutupi bagian tengkuk dan keseluruhan punggungnya.
  • Berwarna hitam kusam yang terlihat mendominasi dibagian mahkota kepala, sisi wajah, sayap, tenggorokan, sisi samping perut, dan ekornya.
  • Berwarna putih terang yang terdapat dibagian sisi wajah, dada perut, hingga tunggirnya.
  • Paruhnya berukuran sedang dengan warna kehitaman dan terlihat agak tebal.
  • Matanya yang berwarna hitam kecokelatan berukuran sedang dengan sorot yang tidak terlalu tajam.
  • Ekornya juga berukuran sedang yang terdiri dari beberapa helai bulu yang agak lebar.
  • Lalu kakinya yang berwarna merah muda berukuran agak panjang dan terlihat ramping dengan cakar yang tajam.

Penyebaran dan Ras

Endemik Peleng atau hanya dapat ditemukan hidup di Pulau Peleng dan Pulau Talibu, Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah. Di Talibu sudah sangat jarang ditemui.

Suara Anis Menden

Suara burung Anis Menden tergolong nyaring dan agak melengking. Volume kicauannya juga lumayan tinggi dengan tempo yang tidak terlalu rapat. Hanya saja, secara umum suara kicauannya tidak semerdu seperti jenis burung Anis Merah dan Anis Kembang.

Dapatkan : Suara Anis Kembang Gacor dan Ngeplong Untuk Masteran

Habitat dan Kebiasaan

anis menden
(Shutterstock)

Di alam liar biasanya burung Anis Menden banyak terdapat di kawasan dataran rendah dengan ketinggian maksimal 300 meter dpl. Kawasan hutan yang ditinggali kawanan burung Anis Menden banyak terdapat di hutan dataran rendah, hutan produksi, dan hutan terdegradasi.

Kebiasaan Anis Menden saat mencari makanan adalah sering bergerak sendirian atau berpasangan dengan lebih sering berada di area permukaan tanah. Adapun makanan utama burung ini adalah anthropoda dan moluska.

Musim Kawin

Waktu berkembang biak yang dijalani burung Anis Menden berlangsung sekitar bulan Juli hingga mendekat Agustus. Hanya saja, mengingat minimnya informasi seputar kehidupannya di alam liar, sehingga tidak diketahui secara pasti terkait bentuk sarang dan jumlah telur yang dierami indukannya.

Baca juga : Anis Enggano, Enggano Thrush (Geokichla leucolaema)

Cara Merawat Anis Menden

anis menden
(Shutterstock)

Berikut ini pola Perawatan harian dan stelan harian untuk burung Anis Menden agar cepat gacor dan ngeplong:

  • Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
  • Bersihkan kandang harian, ganti atau tambahkan voer, air minum dan buah segar.
  • Berikan jangkrik 2 ekor pada cepuk extra fooding (EF/ pakan ekstra). Jangan pernah memberikan jangkrik secara langsung pada burung.
  • Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
  • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
    Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat dimaster dengan suara master atau burung-burung master.
  • Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali di teras, boleh dimandikan bila perlu.
  • Berikan Jangkrik 1 ekor pada cepuk EF.
  • Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara master selama masa istirahat sampai pagi harinya.

Demikianlah informasi yang dapat kami samapaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasanmu tentang Anis Menden (Red-and-black Thrush).


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel