Alat Musik Papua

Diperbarui oleh daisych ∙ February 1, 2022 ∙ 9 menit membaca

Indonesia kaya akan nilai budaya, termasuk alat musik tradisional yang tersebar di berbagai penjuru Nusantara. Bahkan, tidak jarang alat musik tradisional Indonesia mendunia di skala global.

Salah satu wilayah yang menarik untuk dikupsa mengenai alat musik tradisionalnya adalah Papua.

Provinsi Papua yang terkenal dengan Rumah Honai sebagai rumah adatnya, tidak disangka mempunyai kebudayaan yang jarang sekali diketahui oleh masyarakat banyak, yakni alat musik tradisional yang terdiri dari berbagai jenis.

Kebudayaan ini jarang sekali terekspos dan tidak banyak diketahui. Terdapat mitos-mitos yang dipercayai oleh masyarakat Papua tentang alat musik tradisional tersebut.

Penasaran kan apa saja keunikan, jenis, karakteristik, cara memainkan, dan mitos yang berada pada instrumen musik masyarakat Papua? Simak ulasan berikut untuk lebih jelasnya.

Baca juga:

11 Alat Musik Tradisional Papua

alat musik tradisional Papua
Sumber: Backpacker Jakarta

Pada umumnya masyarakat Papua masih menggunakan alat musik sebagai pengiring bagi suatu acara atau peristiwa yang spesial pada kehidupan mereka selain untuk sarana hiburan.

Setidaknya ada 11 alat musik tradisional yang terdapat di daerah Papua:

NoNama Alat Musik Papua
1Pikon
2Triton
3Yi
4Kecapi Mulut
5Fuu
6Tifa
7Paar & Kee
8Krombi
9Butshake
10Atowo
11Amyen

1. Pikon

pikon, alat musik Papua
Sumber: Gasbanter Journal

Pikon adalah alat musik yang berasal dari kata pikonane yang berarti bunyi pada Bahasa Baliem. Pikon pada umumnya hanya digunakan atau dimainkan oleh kaum laki-laki, khususnya pada daerah pedalaman Suku Dani.

Pikon mempunyai bunyi yang sedikit mengganggu jika tidak terbiasa mendengarkan nya (sumbang).

Pikon digunakan pada waktu senggang atau sekedar mengisi waktu atau sarana hiburan para kaum laki-laki setelah melakukan berburu atau bekerja seharian dan dilakukan secara bersama-sama di rumah adat Honai.

2. Triton

triton
Sumber: Alat Musik ID

Triton dimainkan dengan cara ditiup langsung oleh mulut dan ditemukan di daerah pesisir pantai Papua.

Triton pada zaman dahulu digunakan sebagai alat untuk sarana komunikasi dan memanggil bantuan. Namun pada masa sekarang triton digunakan hanya untuk sarana hiburan semata.

3. Yi

yi, alat musik tradisional Papua
Sumber: Intisari Onlnie

Yi adalah instrumen musik yang memiliki bentuk seperti suling yang terbuat dari kayu dan bambu yang memiliki warna coklat gelap. Yi digunakan sebagai pengiring tarian adat dan suara yang dihasilkan nya pun cukup unik.

Namun sangat disayangkan Yi pada masa sekarang sangat susah sekali ditemukan dan terbilang langka. Walaupun Anda mencari di perpustakaan digital pun informasi dan asal-usul Yi sangat susah ditemukan.

4. Kecapi Mulut

kecapi mulut, alat musik tradisional Papua
Sumber: Perpustakaan Digital Budaya Indonesia

Berbeda dengan kebanyakan alat musik lain, sebut saja alat musik khas tiup khas Jawa Barat seperti suling dan lainnya.

Alat musik dari Papua satu ini begitu unik, terbuat dari bahan bambu wulu. Untuk ukurannya pun tidak terlalu besar dan terlihat sangat sederhana. Kendati demikian kecapi mulut memiliki teknik dalam memainkannya.

Beberapa teknik yang dapat dilakukan dalam memainkan kecapi mulut di antaranya sebagai berikut;

  1. Jepitlah alat musik ini di antara bibir.
  2. Kemudian tiup sambil menarik talinya.
  3. Mainkan sesuai dengan irama.

Menurut beberapa informasi, kecapi mulut berasal dari Lembah Baliem, Papua yang dihuni oleh Suku Dani.

Apabila kalian tertarik ingin melihat dan mendengar secara langsung alat musik tradisional Papua, kalian bisa menyambangi Museum Loka Budaya di Universitas Cendrawasih.

5. Fuu

fuu
Sumber: Tentang Provinsi

Fuu adalah alat musik tiup yang terbuat dari bahan bambu dan kayu. Alat ini digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil penduduk dan juga digunakan sebagai pengiring tari-tarian tradisional suku Asmat.

Fuu memiliki bentuk perpaduan antara bentuk suling dan tabung karena memang bentuknya yang gempal dan terdapat lubang di ujung alat ini. Fuu seringkali dimainkan dengan alat musik Papua yang lain seperti tifa atau kelambut.

6. Tifa

tifa
Sumber: Orami

Tifa adalah alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul, alat musik satu ini sedikit mirip dengan gendang dan alat musik yang digunakan dalam marawis.

Pembuatan tifa sendiri menggunakan kayu besar yang diambil isinya (dikosongkan), kemudian selanjutnya diberika kulit rusa pada bagian sisi. Kulit rusa yang digunakan adalah kulit rusa yang sebelumnya telah dikeringkan.

Kulit rusa sendiri memiliki peranan yang sangat penting, yaitu sebagai penghasil suara yang dipukul.

Kulit rusa sendiri bukan satu satunya pilihan yang digunakan oleh masyarakat Papua untuk membuat tifa, pada kenyataannya banyak kulit hewan lain yang digunakan, seperti kulit babi ataupun kulit kambing.

Hampir semua alat musik tradisional yang ada di Bumi Cendrawasih memiliki cerita mitos atau legenda, termasuk tifa ini yang menceritakan “Biwar sang penakluk naga”.

Selain itu, tifa ternyata memiliki ragam jenis, diantaranya;

  • Tifa Jekir
  • Tifa Dasar
  • Tifa Potong
  • Tifa Jekir Potong
  • Tifa Bas

Selain digunakan untuk mengiringi upacara adat, tifa digunakan juga sebagai pengiring lagu, dansa, api unggun dan lain sebagainya.

Namun apabila kita merujuk pada sejarah tifa, dahulu digunakan masyarakat Papua sebagai pengiring dalam peperangan (penyemangat).

7. Paar & Kee

Paar & Kee
Sumber: Perpustakaan Digital Budaya Indonesia

Paar dan kee adalah dua alat musik yang saling melengkapi, dapat kita analogikan seperti halnya surat dengan perangko, atau laki laki dan perempuan.

Paar sendiri merupakan alat musik yang terbuat dari labu, sedangkan kee terbuat dari burung kasuari.

Selain sebagai alat musik, paar dan kee biasa juga digunakan sebagai penutup kemaluan laku-laki.

Lalu bagaimana alat musik ini dimainkan?

Jika kita perhatikan, sekilas alat musik ini memang tampak aneh, sebab lebih menyerupai kalung dibandingkan dengan alat musik.

Usut punya usut ternyata memainkan pare dan kee dengan cara digunakan oleh penari, dilingkarkan dipinggang mereka. Ketika para penari bergoyang, paar dan kee akan menimbulkan alunan suara.

Perlu kalian ketahui juga, alat musik paar dan kee ini berasal dari Suku Waris yang berada di Kabupaten Kerom.

8. Krombi

krombi
Sumber: Intisari Online

Krombi atau disebut juga kerombi merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari bambu. Alat musik ini pada umumnya digunakan dalam perayaan upacara adat, salah satunya dalah pesta adat.

Cara memainkan krombi yaitu dengan cara dipukul menggunakan kayu kecil, sehingga mengeluarkan suara yang begitu khas.

Selain dimaikan sendiri, krombi dapat juga dipadukan atau dikolabrasikan dengan beberapa alat musik lain, seperti;

  • Piko
  • Nailavos
  • Fuakuika
  • Karapra
  • Dll

Tidak jarang juga dalam beberapa kesempatan, krombi dimainkan dengan alat musik tradisional Papua Nugini.

Saat ini kita dapat menemukan krombi di daerah Kampung Seremuk, Sorong Selatan, Provinsi Papua.

9. Butshake

Sumber: Sering Jalan

Buthshake adalah alat musik tradisional yang sangat unik, memadukan antara bambu dan bauh kenari.

Jika dimainkan alat musik ini akan menghasilkan suara mirip dengan gemercik. Untuk memainkannya sendiri yaitu dengan cara dikocok ataupun diayunkan menggunakan tangan.

Pada umumnya alat musik buthshake ini digunakan untuk mengiringi tarian tradisonal, atau upacara-upacara tertentu.

Alat musik satu ini memiliki sedikit kemiripan dengan alat musik modern, yaitu marakas. Pada dasarnya suara yang dihasilkan oleh bitshake merupakan hasil tabrakan antara biji kenari.

Butshake diperkirakan berasal dari daerah Muyu Kabupaten Merauke, hingga saat ini masyarakat setempat masih menggunakannya.

10. Atowo

Atowo merupakan alat musik tradisional yang sudah sangat jarang, bahkan cenrung sulit untuk menemukan alat musik yang satu ini.

Hampir semua suku di papua mengenal alat musik tradisional Papua satu ini, memiliki bentuk bulat lonjong dan dimensi yang tidak terlalu besar menjadikannya sebagai alat musik yang relatif ringan.

Atowo dimaikan dengan cara dipukul menggunakan satu tangan, sedangkan satu tangan lainnya memegang badan atowo.

Alat musik tradisional ini memliki irama dan suara yang khas, sehingga tidak jarang masyarakat setempat menjadikan atowo sebagai hiburan.

11. Amyen

amyen
Sumber: Dictio Community

Amyen adalah alat musik tradisional dengan jenis tiup, alat musik ini akan menghasilkan bunyi khas ketika ditiup.

Sekilas bentuknya memiliki kemiripan dengan seruling, hanya saja terlihat lebih gemuk, dimana pada ujung yang ditiup lebih kecil dibandingkan dengan ujung lainnya.

Amyen digunakan oleh masyarakat setempat sebagai pengiring upacara atau tarian-tarian tradisonal.

Sedangkan pada zaman dahulu, amyen digunakan untuk memberikan tanda bahaya kepada penduduk.

Berdasarkan beberapa keterangan, amyen ini berasal dari Suku Weeb, Kabupaten Keerom, Papua.


Baca Juga:


Mitos Alat Musik Papua

alat musik tradisional papua
Sumber: Encyclopedia DKI Jakarta

Dalam kehidupan masyarakat Papua, alat musik tidak digunakan sebagai untuk hiburan, tetapi terdapat latar belakang sejarah yang istimewa dan melekat pada hati masyarakat Papua.

Meskipun ada banyak alat musik modern yang merajai pasar bagi generasi muda kita yang semakin hari semakin melupakan kebudayaan nya.

Terdapat mitos-mitos pada beberapa alat musik Papua yang masih dipercayai oleh masyarakat sekitar.

1. Mitos Dua Orang Saudara

Mitos dua oarang saudara adalah mitos untuk alat musik tifa, dimana mitos ini masih diercayai oleh orang pedalaman.

ada masa lalu hiduplah dua orang saudara di daerah Biak, yang bernama Fraimun dan Sarenbeyar.

Kedua nama ini memiliki arti yang saling berdekatan satu sama lainnya, Fraimun memiliki arti berarti alat perang yang gagangnya bisa membunuh, kemudian Seren memiliki arti busur, dan beyer tali busur.

Pada suatu ketika kedua saudara ini memutuskan untuk pergi meninggalkan desa mereka, dan setelah itu menemukan desa baru, yaitu Wampemyer dan menetap di sana.

Suatu malam mereka berdua pergi ke luar untuk berburu, dan pada malam itu mereka menemukan pohon opsur.

Tidak lama setelah itu, tepat keesokan harinya mereka berdua memutuskan untuk menebang pohon opsur tersebut, kemudian dilubangi dan ditambahkan kulit ular pada bagian sisinya.

2. Mitos Orang Pegunungan Tengah

Mitos ini berasal dari alat musik pikon, dimana masyarakat Papua percaya dahulu ada seorang bapak membunuh panglima perang, yang merupakan temannya sendiri.

Akibat dari pembunuhan tersebut, pada kahirnya bapak tersebut diusir oleh saudaranya. Kemudian ia lari ke hutan, di sana ia memutuskan untuk mencoba berkomunikasi dengan hewan, namun sayangnya tidak ada satupun hewan yang bisa berkomunikasi dengannya.

Si bapak dengan inisiatifnya membuat alat musik dari sebuah tongkat yang dibawanya. Tidak disangka alat musik ini dapat menghasilkan suara nyaring indah yang dapat menirukan berbagai suara hewan.

3. Mitos Kulit Kerang Teluk Triton

Triton adalah alat musik tradisional yang terbuat dari kerang, Triton sendiri adalah sebuah daerah di Papua dengan keindahan alam yang luar biasa, memiliki pemandangan mempesona dan biota laut yang sangat beragam.

Masyarakat setempat dahulu membuat triton sebagai alat komunikasi, namun saat ini digunakan sebagai alat hiburan.

Penutup

Alat musik Papua adalah salah satu kebudayaan yang harus kita lestarikan dan promosikan kepada masyarakat luas. Agar kebudayaan ini tidak hilang termakan oleh waktu.

Bukan hanya alat musi Papua saja, melain alat musik lain dari nusantara, seperti alat musik tradisional Jawa Timur, Sumatera Barat, Aceh, dan daerah lainnya perlu kita lestarikan juga.

Tulisan ini dibuat untuk memberi informasi pada masyarakat luas khusunya generasi muda untuk mengetahui kebudayaan nusantara yang semakin hari semakin hilang dan langka.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Feature image source: Indonesia Kaya

Editor: Daisy

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apa itu Crypto Wallet? Pengertian dan Cara Memakainya

Pada era modern ini, berkembangnya teknologi sudah banyak sekali memberikan manfaat kepada hidup ma

Finansial
Finansial BI Rate Naik? Cari Tahu Dulu Kebenarannya! (Edisi YoY Oktober & November)

#WaktunyaBeliRumah - Apakah Pins sadar, biaya yang dikeluarkan untuk transaksi bisnis properti tida

Gadget
Gadget 12 Rekomendasi HP 6 Jutaan, Harga Mid-Range Berasa Flagship!

Jika Pins menginginkan HP mid-range dengan kualitas flagship, maka rekomendasi HP 6 jutaan adalah j

Finansial
Finansial 15 NFT Game yang Tak Hanya Seru, Tapi Juga Menghasilkan Cuan!

Sebagai bentuk investasi aset digital yang menjanjikan, banyak orang yang mencoba untuk mempelajari

Finansial
Finansial Apa itu Copy Trade? Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

Ada banyak sekali istilah dalam dunia trading yang mungkin terdengar asing untuk kamu yang masih pe

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia