Yuk, Kenalan dengan 13 Alat Musik Gamelan Ini!

Diperbarui oleh daisych ∙ September 26, 2022 ∙ 9 menit membaca

Apa yang ada di benak kamu saat pertama kali mendengar istilah alat musik gamelan Pins? Mungkin kamu akan menjawab alat musik tradisional Jawa atau alat musik tradisional. Bagi sebagian besar anak muda zaman sekarang, gamelan mungkin menjadi alat musik tradisional yang terkesan kuno bahkan membosankan. Padahal, alat musik gamelan sangat populer dan juga dikenal di belahan dunia lain, lho! Tidak jarang juga alat musik ini dijadikan sebagai bahan ajaran di berbagai sekolah atau perguruan tinggi. 

Jadi, bisa dikatakan bahwa alat musik gamelan tidak kalah populer dengan alat musik tradisional Indonesia yang lain seperti angklung, rebab, dan kecapi. Sebagai bagian dari kekayaan bangsa kita, tentu Pins juga perlu mengenal gamelan dengan baik sebagai bentuk pelestarian budaya bangsa. Nah, untuk itu pada artikel ini kita akan membahas lebih dalam mengenai alat musik gamelan, mulai dari sejarah, jenis gamelan, hingga ragam instrumennya. Yuk, mari simak di bawah!

Baca juga: 

Mengenal Gamelan, Ensambel Musik Tradisional Indonesia

alat musik gamelan
(Gramedia)

Gamelan merupakan ensambel musik, yang berarti beberapa instrumen musik yang dimainkan berpadu secara bersamaan untuk menghasilkan sebuah bunyi yang merdu. Gamelan memiliki hampir seluruh kategori musik (multi-timbre) dimulai dari metalofon, idiofon, xilofon, aerofon, kordofon dan suara vokal.

Gamelan sendiri berasal dari kata gamel yang merupakan bahasa Jawa yang berarti memukul atau menabuh. Kata akhiran an sendiri berfungsi untuk membentuk kata benda. Jadi, jika diartikan gamelan bermakna seperangkat alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul atau ditabuh.

Alat musik gamelan sendiri didominasi dari material kayu dan gangsa, yaitu sejenis logam campuran timah dan tembaga. Gamelan memiliki tangga nada pentatonis dengan laras (sistem nada) slendro dan pelog.

Baca Juga: Apa Itu Alat Musik Ritmis

Sejarah dan Perkembangan Alat Musik Gamelan

Catatan pertama mengenai alat musik gamelan tertulis pada dinding Candi Borobudur yang dibangun pada abad ke-9. Relief tersebut menampilkan sejumlah instrumen musik yang diantaranya terdapat kendang, suling bambu, kecapi, dawai dan lonceng.

Gamelan berkembang di masyarakat Jawa pada masa Hindu-Buddha di Kerajaan Majapahit dan meyakini bahwa gamelan diciptakan pertama kali oleh Sang Hyang Guru Era Saka. Oleh karena itu, alat musik yang pertama kali diciptakan ialah gong, karena digunakan untuk memanggil para dewa.

Kemudian setelah itu barulah diciptakan alat musik pengiring yang lain hingga terbentuknya perangkat gamelan yang komplit.

Pada umumnya gamelan digunakan untuk mengiringi berbagai kesenian seperti tari dan pagelaran wayang. Oleh karena itu gamelan berkembang sangat pesat dan tersebar ke berbagai daerah seperti Bali dan suku Sunda. Oleh sebab itu terdapat beberapa jenis gamelan yang tersebar di berbagai wilayah.

Baca juga: Alat Musik Bali

Jenis-Jenis Gamelan

alat musik gamelan
(GoodNewsFromIndonesia)

Terdapat beberapa jenis gamelan yang berada di Indonesia, walaupun menurut sejarah memiliki sumber yang sama, tetapi mereka memiliki karakteristiknya masing-masing.

Jenis-jenis gamelan juga dapat dibedakan berdasarkan instrumen musik, penggunaan suara, penyetelan nada (laras), repertoar, gaya dan konteks budaya. Oleh karena itu gamelan dapat dikelompokan berdasarkan letak geografis, diantaranya ialah sebagai berikut.

Baca juga: 10 Alat Musik Harmonis Tradisional dan Modern

1. Gamelan Jawa

Gamelan Jawa mempunyai suara yang terbilang lebih lembut dibandingkan dengan gamelan yang lain dan memiliki dua buah tangga nada, yaitu laras pelog dan slendro.

Seringkali diguakan untuk mengiringi pagelaran wayang kulit, wayang orang, ketoprak, upacara adat, perkawinan dan lain sebagainya.

Adapun instrumen musik yang digunakan ialah bonang, demung, saron, gambang, kenong, slenthem, rebab, gong dan kendang.

2. Gamelan Sunda

Berbeda dengan gamelan Jawa, gamelan Sunda memiliki suara yang terdengar lebih mendayu-dayu dan didominasi oleh suara suling.

Gamelan Sunda memiliki intrumen yang khas yaitu degung, suling, rebab, kacapi, bonang, kulanter, saron, gambang, jengglong, penerus, kendang dan gong.

3. Gamelan Bali

Gamelan Bali memiliki instrumen dasar yang menyerupai gamelan Jawa namun terdapat perbedaan pada ukurannya yang lebih kecil dan alat pukul yang lebih ringan. Suara yang dihasilkan juga cenderung lebih rancak dan nyaring.

Instrumen musik yang berada pada gamelan Bali diantaranya ialah ugal, gangsa, jublag, jerogan, gong gede, kempur, klenthong, reyong, trompong, kendang, ceng-ceng, suling dan rebab.

Baca juga: Keunikan dari Alat Musik Sampe, Jangan Sampai Ketinggalan!

Ragam Instrumen Musik Pada Gamelan

Setelah kita mengenal apat itu gamelan, sejarah dan juga jenis yang dimilikinya. Terdapat instrumen musik yang umum digunakan pada gamelan di seluruh Indonesia, diantaranya:

  1. Bonang
  2. Gender
  3. Gong
  4. Kendang
  5. Kenong
  6. Peking
  7. Saron
  8. Slenthem
  9. Gambang
  10. Siter / Celempung
  11. Kemanak
  12. Suling
  13. Rebab

1. Bonang

Bonang merupakan alat musik yang digunakan sebagai pendukung pada gamelan yang cukup penting karena berfungsi sebagai penguat melodi dasar pada sebuah lagu.

Bonang sendiri memiliki bentuk seperti pot, bulat dan memiliki tonjolan pada bagian tengah. Dalam satu set, bonang memiliki 14 buah yng ditempatkan pada suatu rangkaian dan di susun secara berjejer.

Cara memainkan bonang sendiri cukup sederhana, pemain memukul bonang pada tonjolan menggunakan dua buah tongkat yang sudah dilapisi karet atau kain pada ujung tongkat tersebut.

Baca juga: Alat Musik Madura

2. Gender

Gender merupakan alat musik yang terbuat dari logam berjenis kuningan. Logam tersebut dibentuk menjadi bilah-bilah berjumlah 10 sampai 14 buah bilah yang berbeda pada setiap bilahannya agar menghasilkan nada yang berbeda.

Gender dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat yang bernama tabuh berbentuk bulat dan dilapisi kain.

3. Gong

Gong merupakan alat musik dengan ukuran yang dapat disebut paling besar dalam perangkat gamelan. Alat ini berfungsi sebagai pember tanda awal dan berakhirnya lagu atau gendhing.

Gong terbuat dari kuningan dan diletakan dengan cara digantung dalam sebuah panahan. Gong dimainkan dengan cara dipukul pada benjolan pada bagian tengah alat musik ini.

Baca juga: Mengenal Asal-Usul Alat Musik Kolintang

4. Kendang / Kendhang / Gendang

Kendang memiliki fungsi utama sebagai pengatur irama dan tempo pada lagu. Alat musik ini dimainkan dengan menggunakan kedua tangan untuk mengatur tempo pokok dan irama cepat ataupun lambat.

Kendang terbuat dari bahan kayu yang dilubangi pada kedua sisinya dan dilapisi menggunakan selaput membran yang berfungsi sebagai sumber suara. Selaput membran tadi terbuat dari bahan kulit hewan seperti kerbau, sapi, atau rusa.

5. Kenong / Ketuk

Kenong merupakan alat musik yang hampir mirip dengan bonang, tetapi memiliki ukuran yang lebih besar. Alat musik gamelan ini terbuat dari bahan dasar logam besi atau kuningan.

Kenong berfungsi sebaai penentu batas-batas gatra, penegas irama dan juga pengatur tempo dari lagu (gendhing) yang dimainkan. Kenong dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat pukul.

Baca juga: Alat Musik Ritmis tradisional dan modern

6. Peking

Peking berfungsi sebagai penyeimbang dari demung dan saron yang terbuat dari bahan perunggu. Peking dimainkan dengan cara dipukul pada lempengan-lempengan yang menghasilkan nada yang berbeda tergantung pada ukuran dan ketebalan bilahan logam tadi.

7. Saron

Saron merupakan instrumen gamelan yang termasuk ke dalam keluarga balungan. Alat musik yang biasa disebut ricik ini mempunyai 2 pasang saron yang  menggunakan laras pelog dan selendro.

Saron menghasilkan nada satu oktaf lebih tinggi dibandingkan dengan demung atau saron panembung, tetapi memiliki ukuran yang lebih kecil. Alat musik tradisional ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat pukul yang terbuat dari kayu dan berbentuk seperti palu.

Baca juga: Contoh Alat Musik Melodis

8. Slenthem

Slenthem merupakan salah satu instrumen gamelan yang terbuat dari logam dan dibentuk seperti lempengan. Lempengan tadi diuntai dengan menggunakan tali dan direntangkan di atas tabung-tabung.

Slenthem menghasilkan degungan rendah yang mengikuti nada saron, ricik, dan balungan bila ditabuh. Slenthem juga memiliki tangga nada dengan laras selendro atau pelog.

9. Gambang

Gambang merupakan instrumen musik yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat pukul yang menyerupai palu. Gambang sendiri tersusun dari bilah-bilah kayu yang tersusun di atas sebuah rak atau rangkaian yang berfungsi sebagai resonator.

Setiap bilah tersebut mempunyai ukuran yang berbeda yang bertujuan untuk menghasilkan nada bervarias. Suara yang dihasilkan oleh gambang cukup unik dan khas.

10. Siter / Celempung

Siter dimainkan dengan cara dipetik menggunakan jari-jemari tangan pada 11 buah senar atau dawai yang dimiliki siter. Siter sendiri berfungsi sebagai pengendali cengkok pada gamelan.

Permainan siter sendiri sangat penting dalam pementasan gamelan, karena jika terjadi kesalahan akan sangat mempengaruhi pertunjukan dan akan merubah ritme permainan pada gamelan.

Baca juga: 24 Alat Musik Petik Tradisional dan Modern

11. Kemanak

Kemanak memiliki bentuk yang unik karena memiliki bentuk menyerupai pisang atau sendok dan memiliki tangkai pada bagian ujungnya. Terdapat lubang memanjang di bagian badannya dan dimainkan dengan cara dipukul pada bagian samping dengan sedikit menggeseknya.

Kemanak terbuat dari bahan logam seperti perunggu atau besi dan digunakan bersamaan dengan kendang dan trebang. Kolaborasi dari ketiga alat musik tersebut memberikan nuansa yang hening, sakral dan magis.

12. Suling / Seruling

Suling pada gamelan berfungsi sebagai pangrengga lagu. Alat musik tiup ini memiliki beberapa lubang sebagai pengatur nada yang terbuat dari bambu.

Suling menghasilkan suara yang merdu dan khas, oleh karena itu sangat cocok dipadukan dengan alat musik gamelan lain. Suling merupakan instrumen musik utama pada gamelan yang berada di suku Sunda.

Baca juga: Alat Musik Papua

13. Rebab

Rebab merupakan instrumen musik yang dimainkan dengan cara digesek layaknya biola, tetapi memiliki ukuran yang lebih kecil.

Rebab memiliki bentuk bulat pada bagian bawahnya yang terbuat dari kayu atau tempurung kelapa yang berfungsi sebagai resonator. Rebab memiliki 2 – 3 buah senar atau dawai yang digesek menggunakan busur yang terbuat dari kayu dan rambut buntut kuda.

Rebab juga memiliki fungsi sebagai instrumen pembuka dan juga pengiring sinden ketika bernyanyi.

Penutup

Demikian ulasan singkat mengenai alat musik gamelan mulai dari sejarah dan perkembangan, jenis, dan berbagai instrumen musik yang ada pada gamelan. Indonesia memang negeri yang kaya dengan nilai dan budayanya. Sudah menjadi tugas kita untuk menjaga kelestarian budaya ini ya Pins! Semoga artikel ini membantu kamu untuk semakin memahami gamelan, semoga bermanfaat!

Baca juga:


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial 9 Bank dengan Penawaran KPR Terbaik

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR menjadi solusi terbaik untuk kamu yang ingin memiliki rumah idaman

Finansial
Finansial Cicilan DP Rumah Sebaiknya ke Developer atau Bank Ya?

Sekarang, bank bukan lagi menjadi satu-satunya tempat yang menawarkan uang muka tanpa bunga atau ci

Finansial
Finansial Cara Mengajukan Permohonan Keringanan Cicilan untuk KPR BTN

Membeli rumah dengan KPR, misalnya di Bank BTN membuat kamu wajib melakukan pembayaran cicilan seti

Gadget
Gadget 9 Cara Membuat PowerPoint di HP, Lengkap dan Mudah

Membuat presentasi dadakan akan sangat mudah jika dilakukan lewat HP. Hal ini dapat dilakukan tanpa

Finansial
Finansial Apakah Ada Cara KPR Rumah Bekas Tanpa DP? Ini Jawabannya

Cara KPR rumah bekas tanpa DP kini jadi incaran karena bisa jadi pilihan tepat untuk mereka yang in

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia