Pinhome

Tips Properti

8 Tips Jual Rumah Agar Cepat Laku

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 6 menit membaca

Pins, kamu berencana jual rumah dan ingin agar rumahnya cepat laku? Nanti dulu, jual rumah itu bukan perkara mudah. Sebab, Pins tentu tidak hanya ingin rumah cepat laku. Tapi, harga yang ditawarkan juga cocok dengan keinginan calon pembeli.

Pinhome – Orang jual​ rumah tentu​ punya banyak alasan. Boleh jadi, dia butuh uang, ingin pindah ke hunian yang lebih baik, atau ingin pindah karena alasan pekerjaan, dan sebagainya. Berbagai alasan, tapi keinginannya satu, ingin cepat laku.

Namun, menjual​ rumah bukanlah perkara mudah dan sederhana. Sebab, selain cepat laku, Pins tentu ingin mendapatkan calon pembeli yang cocok dengan harga yang diinginkan. Berikut 8 tips jual​ rumah agar cepat laku dan memperoleh keuntungan.

#1 Renovasi Rumah

Apa yang akan Pins lakukan jika punya rencana jual​ rumah,​ sementara kondisi rumah sudah tidak layak huni? Tentu langkah pertama adalah melakukan perbaikan (renovasi rumah).

Bagian yang direnovasi bisa sebagian atau seluruhnya, tergantung dari tingkat kerusakan rumah yang akan Pins jual. Renovasi kecil sudah cukup jika tidak banyak bagian rumah yang rusak dan perlu diperbaiki.

Namun, jika kerusakan rumah cukup terlihat, apalagi yang rusak adalah bagian tembok atau plafon. Hal itu tidak bisa ditunda lagi, harus segera diperbaiki sehingga rencana jual rumah​ bisa cepat terealisasi.​

#2 Memasang Harga Yang Tepat

Dalam hal jual beli, harga termasuk hal yang sangat sensitif, termasuk jual-beli rumah. Untuk itu, Pins harus memasang harga jual yang sesuai dengan kondisi bangunan rumah.

Sebelum memasang harga, disarankan agar Pins melakukan survei harga di daerah tersebut. Tujuannya, agar harga yang ditawarkan pas (tidak terlalu mahal atau terlalu murah).

Satu kesalahan yang sering dilakukan orang ketika jual​ rumah adalah memasang harga tinggi-tinggi. Dengan dipatok harga tinggi, mereka berharap harga yang disepakati nantinya tetap diatas rata-rata.

Namun, mematok harga tinggi bukan solusi ingin menjual​ rumah dengan cepat.​ Justru sebaliknya, cara ini bisa menjadi boomerang​ ​. Alih-alih ingin rumahnya cepat terjual, namun malah tak ada satupun calon pembeli yang datang menawar, karena harganya sudah terlalu tinggi.

Baca juga: Jaminan Approved KPR Rumah Seken: Cari Tahu Dulu Proses Appraisal Bank

Bisa jadi, calon pembeli berpikir Pins tidak serius menjual rumahnya. Jika hal itu yang terjadi, Pins sendiri yang akan menemui kesulitan. Rumah akan sulit terjual atau bisa terjual cepat namun dengan harga di bawah pasar.

Sebaliknya, agar jual​ rumah cepat laku, Pins jangan pula menawarkan rumah di bawah harga standar. Dengan harapan, dengan mematok harga murah akan lebih cepat menarik calon konsumen.

Menawarkan rumah dengan harga rendah juga akan membuat Pins sulit mengembalikan keuntungan investasi. Terlebih lagi, bagi calon pembeli, mereka bisa saja berpikir bahwa rumah Pins tidak bagus, sehingga dijual​ dengan harga murah.​

#3 Cek Harga Tanah

Masih berkaitan dengan poin pertama, untuk mendapatkan harga jual​ rumah yang pas, Pins perlu mengecek harga tanah di kawasan sekitar. Coba cek berapa besar Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah di sekitar rumah.

Dari dokumen PBB yang diterima setiap tahun, Pins akan mendapatkan banyak informasi. Termasuk soal NJOP untuk tanah dan bangunan, yang umumnya hanya menentukan nilai minimal penjualan.

Patokan harga jual​ rumah bisa mencapai 3 kali lipat di atas NJOP. Yang perlu Pins ketahui, semakin strategis lokasi sebuah rumah maka harga rumah bisa berkali-kali lipat lebih besar dibanding nilai NJOP-nya. Jadi, agar rumah cepat laku, cek harga tanah dan NJOP, baru tentukan harga jual rumah​.​

#4 Manfaatkan Internet dan Media Sosial

Internet dan media sosial menjadi media paling efektif untuk mengiklankan suatu produk, termasuk jual​ rumah tentunya. Saat ini, hampir setiap orang terhubung atau memiliki jaringan internet dan media sosial. Jadi, tak ada salahnya, Pins jual rumah​ di sana agar cepat dilirik pembeli.​

Jika Pins punya akun medsos, semisal Facebook atau Youtube, manfaatkan media itu! Di era yang serba computerized,​ masyarakat saat ini sudah sangat familiar dengan aneka gadget ​ ​untuk mendukung aktivitas mereka.

Cobalah Pins buat video judulnya: Jual​ Rumah.​ Isinya tentang gambaran interior dan eksterior rumah yang akan dijual, kemudian unggah di media sosial. Cara ini sangat efektif karena calon pembeli bisa melihat dengan jelas rumah yang akan dijual.

Untuk itu, pastikan rekaman video tersebut memperlihatkan alam sekitar rumah. Jangan lupa fokus pada beberapa fasilitas umum yang ada di sekitar rumah, seperti arena bermain anak, taman rekreasi, tempat belanja, rumah makan, tempat ibadah, dan sekolah.

#5 Manfaatkan Situs Jual Beli

Agar rumah bisa laku cepat dan menguntungkan, Pins bisa memanfaatkan situs jual beli yang saat ini sangat mudah dijumpai di internet. Pins bisa menghubungi situs jual beli yang sudah punya nama, misalnya OLX, Kaskus, atau situs-situs jual beli lainnya yang sudah terjamin kredibilitasnya.

Pasang iklan di situs jual beli butuh foto-foto yang representatif. Umumnya, di situs jual beli, ada fitur advertise yang bisa dimanfaatkan. Jadi, setelah iklan terpasang, manfaatkan fitur iklan itu agar iklan jual​ rumah Pins bisa muncul di halaman pertama.

Namun, untuk bisa menggunakan fitur advertise​ ​, Pins akan dikenakan biaya tambahan. Untuk ujicoba, pasang untuk satu minggu dan lihat seperti apa respons calon pembelinya. Pins juga harus meluangkan waktu jika ada calon pembeli yang hendak bertanya-tanya soal rumah atau ingin cek rumah.

#6 Manfaatkan Agen Properti

Atau, jika tidak ingin repot mengiklankan jual​ rumah di media sosial atau situs jual beli, Pins bisa memanfaatkan jasa agen properti seperti Pinhome.id. Situs seperti Pinhome akan memudahkan agen​ properti menemukan konsumen yang sedang membutuhkan rumah dan apartemen.

Apalagi, agen properti pastinya lebih paham tentang jual​ beli rumah,​ termasuk menentukan nilai jual​ rumah Pins. Dan, broker yang profesional tentu tidak hanya menentukan nilai jual​ rumah​. Namun, juga membantu memasarkan rumah Pins agar cepat laku.

Sebagai professional marketing, wajar mereka memiliki keahlian dan jaringan untuk jual​ rumah Pins dengan harga terbaik. Untuk itu, cari tahu sebelum memilih agen properti. Pilihlah agen properti yang memiliki reputasi baik agar Anda mendapatkan harga sesuai yang diinginkan.

Namun, perlu dipertimbangkan, jika Pins memanfaatkan jasa agen properti berarti harus siap menyisihkan anggaran untuk komisi agen properti (broker​ ​). Umumnya, komisi penjualan untuk seorang broker senilai 2.5% dari harga jual​ rumah.​

#7 Waktu KhususJual Rumah

Jangan salah, sejumlah agen properti ternyata memiliki waktu khusus untuk jual​ rumah.​ Biasanya, mereka menandai waktu khusus untuk melakukan transaksi​ jual beli rumah.​

Ketika kondisi politik dan ekonomi stabil, misalnya, itu merupakan waktu khusus untuk jual beli rumah. Namun, secara umum, agen properti menandai bulan Mei menjadi bulan paling ramai untuk transaksi.

#8 Memanfaatkan Tetangga

Jika Pins punya tetangga yang berkecukupan, tidak ada salahnya dia diundang untuk melihat-lihat rumah yang akan dijual. Undang dia, beri tahu bahwa rumah yang Pins tempati akan dijual. Pins jual​ rumah tidak perlu jauh-jauh jadinya. Cukup sama tetangga mudah-mudahan dia berminat.

Atau, siapa tahu ada kerabat dekat atau teman yang tengah membutuhkan rumah tempat tinggal. Rekomendasi dia tentu akan lebih memudahkan Pins menawarkan rumah kepada temannya itu.

Ada banyak cara jual​ rumah agar cepat laku. 8 tips jual rumah di atas bisa Pins jadikan referensi. Atau, cobalah Pins berkunjung ke www. pinhome.id untuk mendapatkan informasi lengkap tentang jual-beli rumah yang menguntungkan.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di Rekan Pinhome sebagai Agen dan Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel