4 kelompok industri di Indonesia

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ October 12, 2022 ∙ 2 menit membaca

Sejarah Negara Com – Departemen perindustrian (sesuai undang-undang No. 5 Tahun 1984) secara nasional membagi industri yang ada di Indonesia dalam empat kelompok. 4 kelompok tersebut adalah sebagai berikut:

Jenis Industri Indonesia

1. Industri mesin dan logam

Kelompok industri ini antara lain industri mesin perkakas, industri mesin dan alat pertanian, industri mesin listrik, industri pesawat terbang, industri perkapalan, industri mesin dan peralatan pabrik, serta industri besi dan baja.

2. Industri kimia dasar

Kelompok industri ini antara lain sebagai berikut:

a. Industri agrokimia Menghasilkan pupuk dan pestisida. Industri pupuk urea dan amonia terdapat di Aceh, Palembang dan Gresik.

b. Industri kimia organik Menghasilkan pigmen, metanol, karbon aktif, dan lain-lain.

c. Industri selulosa dan karet Mengolah kayu dan karet alam dan menghasilkan pulp (bubur kayu, kertas, dan ban). Pabrik bubur kayu sebagai bahan kertas terdapat di Prapat, Banyuwangi, Jakarta, Samarinda, dan Sampit. Sedangkan pabrik karet terdapat di Pontianak, Palembang, dan Medan.

d. Industri kimia anargonik Menghasilkan asam sulfat, soda kaustik, zat asam, dan lain-lain.

3. Kelompok aneka industri

Jenis aneka industri meliputi berbagai macam industri, yaitu industri pangan, industri tekstil, industri kimia, industri alat listrik dan logam, industri alat-alat musik, industri alat tulis, serta industri bahan bangunan dan umum.

4. Industri kecil

Industri kecil umumnya merupakan industri rakyat. Ciri-ciri industri kecil yaitu upah buruh rendah, memerlukan banyak pekerjaan tangan, menggunakan alat yang sederhana, merupakan barang-barang konsumsi, dan dikerjakan di rumah.

Menurut Menteri Perindustrian tahun 1980 yang dimaksud dengan industri kecil adalah sebagai berikut:

  1. Pemilik usaha adalah WNI (Warga Negara Indonesia).
  2. Investasi SDM berjumlah maksimal 650 ribu rupiah.
  3. Investasi dalam pabrik dan peralatan mesin (kecuali tanah dan gedung berjumlah maksimal 65 juta rupiah).

Dampak industrialisasi

Perkembangan industri yang semakin pesat berdampak besar dalam ekonomi masyarakat. Adapun dampak positif dan negatif dari pembangunan industri adalah sebagai berikut:

1. Dampak positif

  • Mengurangi pengangguran.
  • Kebutuhan akan barang-barang terpenuhi.
  • Menambah penghasilan negara.
  • Menekan laju pertumbuhan penduduk.

2. Dampak negatif

  • Pencemaran lingkungan.
  • Perubahan budaya, masyarakat cenderung bersifat individualis dan konsumtif, sehingga sifat gotong-royong yang berkembang dalam kehidupan masyarakat agraris semakin sulit untuk ditemukan.
  • Luas lahan pertanian berkurang.

Baca juga: Industri Pertanian dan Industri Nonpertanian masa Repelita II

Itulah sekilas pembahasan tentang 4 kelompok industri di Indonesia, semoga menjadi tambahan catatan penting bagi perkembangan industri di Indonesia.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apakah Rumah KPR Non Subsidi Boleh Direnovasi?

Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah rumah KPR non subsidi boleh direnovasi? Apakah jika melakukanny

Edukasi
Edukasi Apa Fungsi Aplikasi Idebku? Berikut Cara Menggunakannya

Belum lama, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis aplikasi untuk mengecek status BI checking s

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 12 Model Teras Rumah Pedesaan yang Sederhana

Siapa yang tidak rindu dengan suasana hunian khas pedesaan? Jauh dari hiruk pikuk kota, suasananya

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 8 Inspirasi Taman Air Terjun Dinding Minimalis untuk Outdoor dan Indoor

Taman air terjun dinding minimalis bukan hanya mempercantik dekorasi rumah, tetapi juga memberikan

Lifestyle
Lifestyle 12 Rekomendasi Aplikasi Pencari Kost

Pins sedang kebingungan mencari tempat kost terbaik? Mau survey keliling tapi tidak punya waktu? At

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia