23 Juli Hari Anak dan sejarahnya

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ October 12, 2022 ∙ 3 menit membaca

Perayaan Hari Anak bertujuan menghormati hak-hak anak di seluruh dunia. Hari Anak adalah sebuah acara yang diselenggarakan pada tanggal yang berbeda-beda di berbagai tempat di setiap negara.

Di Indonesia sendiri Hari Anak Nasional diperingati setiap 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984.

Sedangkan Hari Kanak-kanak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni. Berbeda lagi, secara Universal diperingati setiap tanggal 20 November. Negara lainnya merayakannya pada tanggal yang lain.

Perangko hari anak nasional

Sejarah Hari Anak Nasional

Dilansir dari tirto.id, sejarah Peringatan hari anak di Indonesia adalah buah gagasan pada Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Kowani adalah organisasi kaum wanita Indonesia yang embrionya tercetus sejak Kongres Perempuan Indonesia I pada 22 Desember 1928, atau beberapa pekan setelah Sumpah Pemuda.

Kowani diresmikan tahun 1946, di mana dalam sidangnya pada 1951 memutuskan beberapa kesepakatan penting. Menurut artikel dalam Majalah Rona (1988), salah satu kesepakatan yang dihasilkan adalah mengupayakan penetapan Hari Kanak-Kanak Nasional.

Upaya tersebut ditindaklanjuti dengan digelarnya Pekan Kanak-Kanak pada 1952. Dalam kegiatan ini, anak-anak berpawai di Istana Merdeka dan disambut langsung oleh Presiden Sukarno.

Dalam Sidang Kowani di Bandung yang dihelat pada 1953, Pekan Kanak-kanak Indonesia dirumuskan lebih serius lagi. Kegiatan itu akan rutin dilaksanakan setiap pekan kedua bulan Juli, atau saat liburan kenaikan kelas.

Rekomendasi ini disetujui oleh pemerintah. Namun, penetapan itu dinilai tidak memiliki makna dan nilai historisnya karena tidak merujuk kepada tanggal atau momen tertentu. Maka, dalam Sidang Kowani di Jakarta pada 24-28 Juli 1964, muncul berbagai usulan mengenai kapan tepatnya peringatan untuk hari anak-anak di Indonesia.

Pada 1959, dikutip dari artikel “Mencari Jejak Hari Anak” tulisan Budi Setiyono dalam Historia.id (22 Juli 2018), pemerintah akhirnya menetapkan tanggal 1-3 Juni untuk memperingati hari anak di Indonesia, bersamaan dengan rangkaian peringatan Internasional pada 1 Juni.

Presiden Soekarno seringkali hadir dalam perayaan ini. Maka, atas usulan Kowani, tanggal 6 Juni ditetapkan sebagai Hari Kanak-Kanak Indonesia.

Alasannya, selain bertepatan dengan hari lahir Bung Karno (1 Juni 1901), tanggal ini juga berdekatan dengan perayaan Hari Anak Internasional. Persoalan timbul lagi setelah runtuhnya Orde Lama dan usainya kekuasaan Sukarno.

Orde Baru di bawah pimpinan Soeharto berusaha menghapus semua kebijakan yang lekat dengan rezim sebelumnya, termasuk mengenai peringatan Hari Kanak-Kanak Indonesia yang memang bertepatan dengan hari lahir Sukarno.

Dalam prosesnya, tanggal peringatan hari kanak-kanak di Indonesia sempat beberapa kali mengalami perubahan. Hingga akhirnya, Soeharto mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 44/1984 yang memutuskan bahwa Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Mengapa 23 Juli?

Pemilihan tanggal ini diselaraskan dengan pengesahan Undang-Undang tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979. Peringatan HAN diselenggarakan dari tingkat pusat hingga daerah untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang ramah anak.

Sumber: Tirto.id
Link: https://tirto.id/sejarah-hari-anak-nasional-alasan-diperingati-setiap-23-juli-eeSs
Kontributor: Yonada Nancy
Penulis: Yonada Nancy & Iswara N Raditya
Editor: Iswara N Raditya

Sejarah terkait

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Lifestyle
Lifestyle 15 Aplikasi Pengubah Suara Terbaik

Pernahkah Pins berpikir untuk mengubah suara asli kamu untuk membuat efek gema seperti robot, atau

Lifestyle
Lifestyle 15 Aplikasi Karaoke Terbaik Untuk Hobi Menyanyi

Karaoke merupakan salah satu hiburan menyenangkan yang menghilangkan penat setelah bekerja atau akt

Lifestyle
Lifestyle 18 Aplikasi Baca Manga Terbaik Untukmu

Ingin baca manga untuk mengisi waktu luangmu? Atau memang kamu hobi membaca manga? Selain berbentuk

Lifestyle
Lifestyle 12 Rekomendasi Aplikasi Font Android Menarik

Melihat tampilan HP Android yang begitu-begitu saja setiap harinya cukup membosankan bagi setiap or

Finansial
Finansial BI Checking Kol 2 Artinya? Simak Yuk!

Sebelum mengajukan kredit atau pinjaman baru pada suatu lembaga keuangan atau pembiayaan, kamu perl

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia