Pinhome

20+ Pantun Minang Sadiah, Lengkap Beserta Artinya

Dipublikasikan oleh Nabila Zahra Hafizhah ∙ 2 March 2022 ∙ 6 menit membaca

Arti kata “Sadiah” dalam bahasa Indonesia berarti sedih, meratapi nasib diri dan rasa iba yang ditujukan pada diri sendiri. Hal ini sudah pasti pernah dirasakan oleh semua manusia di dunia. Rasa Sadiah ini sering dituangkan orang dalam bentuk lagu, syair, hingga pantun Minang sadiah atau yang biasa juga disebut pantun Minang baibo ati.

Manusia kerap meratapi nasib, kejadian yang ditimpanya hingga cobaan yang melanda hidupnya, baik dalam karir, asmara, keluarga yang tidak harmonis ataupun kegagalan lainnya yang dialami. Istilah Ratapan memang erat kaitannya dengan kesenian di Minangkabau, salah satunya pantun minang Baibo Ati ini.

Pada ulasan kali ini, Pinhome telah merangkum kumpulan pantun Minang sadiah yang bisa kamu gunakan. Simak baik-baik ya!

Pantun Minang Sadiah Tentang Cinta

Secara garis besar, yang dimaksud “Sadiah” dalam dunia asmara adalah keadaan dimana seseorang meratapi nasibnya, ketika gagal dalam menjalin hubungan asmara. Misalnya ditinggal atau diduakan oleh kekasih hati, atau hubungan yang tidak direstui oleh salah satu pihak. Berikut, beberapa Pantun Minang Ibo Ati tentang cinta:

Mamanciang ikan ka Muaro,
Minumnyo pakai karambia Mudo,
Kalo indak dek karano cinto,
Tantu hati ko ndak ka taluko.

Artinya:

Memancing ikan ke muara,
Minumnya pakai kelapa muda,
Kalau bukan karena cinta,
Tentu hati ini takkan terluka.


Pai balanjo ka pasa rayo,
Pulangnyo katiko hari sanjo,
Siapolah diri ambo ko,
Hanyo urang nan indak bapunyo.

Artinya:

Pergi belanja ke pasar raya,
Pulangnya ketika hari senja,
Siapalah diriku ini,
hanya orang yang tak punya.


Makan pagi jo nasi katan,
Sabalum baburu unggeh murai,
Masih takanang dalam ingatan,
Mato adiak manatap tangan malambai.

Artinya:

Makan pagi dengan nasi ketan,
Sebelum berburu burung murai,
Masih terkenang dalam ingatan,
matamu menatap tangan melambai.


Ka dalam rimbo pai mamikek,
Pulangnyo sambia mambao papan,
Sadiah hati ko jikok maingek,
Kisah cinto nan indak tasampaikan.

Artinya:

Ke dalam hutan pergi memikat,
Pulangnya sambil membawa papan,
Sedih hati ini bila mengingat,
kisah cinta yang tak kesampaian.


Pai raun ka Pariaman,
Lanjuik pai ka painan,
Ikolah kahandak dari Tuhan,
Patamuan barujuang papisahan.

Artinya:

Jalan-jalan ke Pariaman,
Lanjut pergi ke Painan,
Inilah kehendak dari Tuhan,
pertemuan berakhir perpisahan.

Pantun Sadiah Anak Rantau

Pantun Minang baibo ati
(Liputan6.com)

Salah satu hal yang membuat perantau menjadi bersedih terhadap nasibnya adalah, tidak bisa pulang kampung ketika hari besar. Terlebih karena sedang pandemi ini. Berikut ini adalah beberapa Pantun Minang Baibo Ati dan artinya:

Pagi hari mahirik kabau,
Anak ketek pai sikolah,
Alah bataun tingga di rantau,
Tapi nasib alun juo barubah.

Artinya:

Pagi hari menggiring kerbau,
Anak kecil pergi sekolah,
Sudah bertahun-tahun tinggal di rantau,
Tapi nasib belum juga berubah.


Banyak lauak di ayia payau,
Ado limbek jo bauang,
Dek badan taseso di rantau,
Jadi takana Mandeh di kampuang.

Artinya:

Banyak ikan di air payau,
Ada lele dan baung,
Karena badan tersiksa di rantau,
Jadi teringat ibu di kampung.


Mambangun rumah dari papan,
Sisonyo untuak mambangun barak,
Mode ko nama nasib di badan,
Taseso batin jauah dari amak.

Artinya:

Membangun rumah dari papan,
Sisanya untuk membangun pondok,
Seperti inilah nasib di badan,
Tersiksa batin jauh dari ibu.


Ka dalam hutan pai baburu,
Mandapek kijang jo ruso,
Jikok badan ndak bisa basuo,
Tapi do’a takirim juo.

Artinya:

Ke dalam hutan pergi berburu,
Mendapat kijang dan rusa,
Jika badan tak bisa bertemu,
Namun do’a terkirim juga.


Ambiak caciang jadian umpan,
Untuak baburu ikan Nila,
Barek ati ambo ucapkan,
Karinduan panuah untuak urang tuo.

Artinya:

Ambil cacing jadikan umpan,
Untuk berburu ikan nila
Berat hati aku ucapkan,
Kerinduan penuh untuk orangtua.

Baca juga : Pantun Minang Babaleh

Pantun Minang Baibo Ati Tentang Kehidupan

Hidup tidak selalu berjalan mulus, ada kalanya kita merasakan sakit, mengalami kegagalan hingga hampir putus asa. Itu adalah hal yang wajar kita alami sebagai seorang manusia. Namun yang pasti, tetap semangat dan berjuang. Berikut, beberapa Pantun Minang Baibo Ati tentang kesusahan hidup:

Ka Bukittinggi naiak padati,
Padati punyo urang Baso,
Cando ko nasib si badan diri,
Pitih abih karajo ndak ado.

Artinya:

Ke Bukittinggi naik pedeti,
Pedeti punya orang Baso,
Seperti inilah nasib si badan diri,
Duit habis kerjaan gak ada.


Ka tapi lauik mancari ikan,
Mancari kayu ka dalam Rimbo,
Jikok dikana nasib di badan,

Intiak ka dalam si aia mato.

Artinya:

Ke tepi laut mencari ikan,
Mencari kayu ke dalam rimba,
Jika diingat nasib di badan,
Menetes ke dalam si air mata.


Pagi hari pai ka hutan,
Rumpuik lia diagiah racun,
Sakik iduik nan den rasoan,
Alah babulan baganti tahun.

Artinya:

Pagi hari pergi ke hutan,
Rumput liar dikasih racun,
Sakit hidup yang aku rasakan,
Sudah berbulan berganti tahun.


Di parak ado jawi batino,
Badan gadang panjang tanduaknyo,
Kasinan kamari mancari karajo,
Tapi ndak kunjuang dapek juo.

Artinya:

Di kebun ada sapi betina,
Badan besar panjang tanduknya,
Kesana kemari mencari kerja,
Tapi tak kunjung dapat juga.


Anak ketek main layang-layang,
Layangan putuih ka tangah sawah,
Siang malam maranuang surang,
Antah bilo nasib ka barubah.

Artinya:

Anak kecil main layangan,
Layangan putus ke tengah sawah
Siang malam merenung seorang,
Entah kapan nasib akan berubah.

Baca juga : Pantun Minang Anak Rantau

Pantun Baibo Ati Minang Tentang Kegagalan

Pantun Minang sadiah
(Detik.com)

Kegagalan pasti pernah dialami oleh setiap orang, misalnya gagal mencapai suatu tujuan, gagal menjadi seseorang yang diinginkan dan lain sebagainya. Setelahnya, bisa jadi orang tersebut akan meluapkan rasa sedihnya. Sebagai contoh adalah lewat beberapa Pantun Minang Baibo Ati di bawah ini:

Budayo Minang iolah Pacu Jawi,
Hiburan urang kasadonyo,
Latiah badan taseso diri,
Barusaho tapi gagal sajo.

Artinya:

Budaya Minang ialah Pacu Jawi,
Hiburan orang semuanya,
Lelah badan tersiksa diri,
Berusaha tapi gagal juga.


Mancuci baju di ateh papan,
Papan hanyuik ka Muaro,
Alah panek badan bajalan,
Nan dikandak antah kamano.

Artinya:

Mencuci baju di atas papan,
Papan hanyut ke muara,
Sudah penat badan berjalan,
Yang dikehendaki entah kemana.


Katiko hari manjalang patang,
Masuak’an ayam ka dalam kandang,
Bacucua paluah denai bajuang,
Nan untuang alun di badan.

Artinya:

Ketika hari menjelang petang,
Masukkan ayam ke dalam kandang,
Bercurur keringat aku berjuang,
Sedangkan untung belum di badan.


Pai raun ka Payokumbuah,
Singgah sajanak di Pariaman,
Panjang jalan nan den tampuah,
Rasaki alun juo datang.

Artinya:

Jalan-jalan ke Payakumbuh,
Singgah sejenak di Pariaman,
Panjang jalan yang aku tempuh,
Rezeki belum juga datang.


Urang duduak di ateh batu,
Bamain suliang di hari sanjo,
Ka Tuhan tampek Denai mangadu,
Sagalo susah jo payah kini ko.

Artinya:

Orang duduk di atas batu,
Bermain seruling di hari senja,
Kepada Tuhan aku mengadu,
Segala sudah dan payah sekarang ini.

Demikianlah kumpulan pantun Minang sadiah dan baibo ati yang bisa kami sajikan beserta artinya. Semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan serta pengetahuan kita semua.

Baca juga:

Editor: Syahya Rembulan


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Finansial
Finansial Memahami Pengertian Pajak dan Jenis-jenisnya

Demi berjalannya sebuah negara, seluruh warga negara sebisa mungkin harus ikut berkontribusi. Salah

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Properti
Properti 6 Contoh Kwitansi Jual Beli Tanah yang Sah

Dalam jual beli property, transaksi yang terjadi memiliki nominal yang sangat besar. Oleh sebab itu

Properti
Properti 5 Rekomendasi Perumahan di Bogor

Kota Bogor sering dijadikan destinasi wisata, terutama bagi orang-orang yang tinggal ibukota. Se

Properti
Properti Wajib Tahu! Kenali Perbedaan antara Perumahan Cluster, Residence, dan Townhouse

Perumahan terdiri dari berbagai macam model. Hal ini dapat disebabkan dari konsep awal perancang da

Properti
Properti 6 Rekomendasi Perumahan di Bandung

Bandung merupakan salah satu kota yang sering dikunjungi oleh banyak orang. Tujuan orang-orang m

Lifestyle
Lifestyle 7 Tampilan Rumah Mak'e Soimah, Ada Di Jakarta dan Di Jogja, Lho!

Bukan hanya di Jakarta saja, ternyata Soimah juga punya rumah di Jogja, tepatnya di Bantul. Rumah S

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia