Hi Pins, siapa yang sekarang menerapkan belajar dari rumah? Hampir seluruh daerah menetapkan ini untuk menekan & mengurangi penyebaran COVID-19. Karena baru pertama kali diterapkan secara serentak, belajar dari rumah menjadi pengalaman baru yang seru bagi guru, murid, dan wali murid. Banyak suka dan duka dialami. Mulai dari jaringan internet lemot, kuota internet yang tiba-tiba habis,  hingga tugas terlambat dikumpulkan. Yuk simak apa kata mereka yang mengalami belajar dari rumah.

Mengutip pernyataan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (PPPA), Ibu Lenny N Rosalin Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak dalam konferensi pers, Sabtu (11/4/2020), “Hasil survei menyatakan 99% anak menganggap bahwa gerakan di rumah aja adalah hal yang sangat penting,” Menurut para siswa, 58% siswa merasa tidak senang selama menjalani kebijakan belajar di rumah. Sedangkan 38% siswa lain berpendapat sekolah belum memiliki program yang baik dalam menerapkan kegiatan belajar di rumah.

Pins penasaran bagaimana pendapat para siswa?

Belajar di rumah lebih capek

Proses belajar mengajar yang dilakukan secara online, ternyata lebih menguras tenaga, menurut siswa dan guru. Kenapa? Dari para guru, harus menyiapkan banyak energi mengajar berbagai program online, menyiapkan kuota dan mengoreksi hasil tugas yang terkadang kurang maksimal. Sementara dari pelajar, mereka merasa bahwa tugas yang didapat banyak sekali. Dari tiap mata pelajaran, selalu ada tugas yang diberikan.

Murid kesiangan

Proses belajar mengajar di rumah lebih fleksibel. Karena, pelajar tidak perlu bangun pagi untuk sarapan dan persiapan berangkat ke sekolah. Ternyata, masih tetap ada pelajar yang kesiangan.

Menurut guru BK SMP swasta yang meminta identitasnya dirahasiakan, “Ada beberapa siswa yang bangunnya kesiangan. Dari absen yang dikirim oleh para guru, dapat dilihat, beberapa siswa kesiangan,"

“Harus mengerjakan tugas sampai larut malam, karena tugasnya banyak, dan hari itu adalah batas pengumpulan. Jadi ya, bangunnya kesiangan”. Menurut Kafkha, 14 tahun, salah satu pelajar di kota Depok.

Sekolah tidak memberikan sanksi berat kepada murid yang telat. Hanya penegasan dan mengingatkan melalui wali kelas dan guru BK, dan mengkomunikasikan ke orang tua yang bersangkutan.

Orang tua turut serta belajar

Menurut Kaylen, 10 tahun, dia senang belajar di rumah, karena mamanya ikut serta mengikuti proses belajar mengajar. Setiap kali diberikan tugas, mama dan dia selalu mengerjakan bersama-sama. “Aku senang sewaktu mama ikut mengerjakan tugas sekolahku, karena aku bisa bermain dengan mama” ujarnya, sewaktu mengerjakan tugas bagaimana memelihara ikan yang baik dan benar.

Pelajar kudu ekstra fokus

Proses belajar mengajar di rumah maupun work from home, ini ternyata membutuhkan fokus yang lebih tinggi. Alasannya seringkali terjadi gangguan yang tidak disengaja. Contohnya apa yang dialami oleh beberapa pelajar. Khafka, 14 tahun, sering terganggu adiknya yang sedang mengikuti kelas online dengan mata pelajaran yang mewajibkan bernyanyi. Sementara dia sedang mengikuti kelas matematika.

Atau ketika jadwalnya sering bersamaan dengan orang tua yang work from office.

Mengandalkan aplikasi

Dalam proses keseharian belajar mengajar di rumah, para pelajar masih bisa berkomunikasi dengan teman-temannya melalui aplikasi chatting.

Saat absensi kelas, menurut Kafkha, Kelas selalu dimulai setiap pukul 08.30 pagi. Absen kehadiran siswa dilakukan via aplikasi Google Classroom.

"Wajib mengisi nama lengkap dan kelas. Setelah itu, menunggu penjelasan materi dan tugas yang diberikan guru," kata Kafkha, bercerita kepada Pinhome.id.

Begitu juga ketika mengumpulkan pekerjaan rumah (PR). Aplikasi Google Classroom menjadi andalan para murid. Tugas pekerjaan rumah dikirimkan melalui aplikasi Google Classroom.

"Maksimal tugas dikumpulkan pada jam 12 malam hari," tutur Kafka.

Nah, bagaimana Pins? Ternyata selain banyak tugas, tetap banyak kejadian lucu ya, selama proses belajar mengajar & bekerja di rumah. Belajar dari rumah yang nyaman tentunya dapat meningkatkan fokus para siswa.

Baca juga: Manfaat Belajar dari Rumah, Apa Saja?

Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di Rekan Pinhome sebagai Agen dan Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome - PINtar jual beli sewa properti.