Seperti namanya, rumah lelang atau foreclosure adalah properti-properti milik bank yang dapat dibeli oleh masyarakat luas dengan sistem lelang. Yang menarik, biasanya harga bukaan awal rumah lelang bisa lebih murah daripada yang beredar di pasaran.

Pinhome — Kalau Pins sekarang sedang mencari sebuah properti hunian, maka kamu akan dihadapkan pada 2 pilihan: rumah baru atau rumah seken. Namun, tahukah kamu bahwa ada alternatif solusi yang harganya bisa lebih murah daripada harga pasaran? Yes, Pinhome lagi ngomongin tentang rumah lelang. Apa sih rumah lelang itu dan apa keuntungan dan resiko membeli rumah lelang? Langsung scroll ke bawah, yuk!

Tentang Rumah Lelang

Seperti yang sudah disebutkan di awal, rumah lelang merupakan properti-properti hunian milik bank yang dijual bebas ke masyarakat. Rumah-rumah ini merupakan hasil sitaan dari nasabah yang gagal memenuhi kewajibannya membayar KPR. Karena tujuannya adalah untuk menutup kredit yang sudah dikucurkan untuk KPR tersebut, maka gak heran kalau harganya bisa lebih murah dari pasaran.

rumah lelang

Keuntungan Membeli Rumah Lelang

1. Lebih murah dari harga pasar
Seperti yang sudah disebutkan di atas, Pins, bahwa rumah lelang bisa memiliki harga yang lebih murah dari pasaran karena tujuannya adalah menutup kredit para nasabah yang gagal membayar KPR. Namun karena sistem penjualannya adalah lelang, maka peminat yang lain dapat mengajukan penawaran lebih tinggi. Pins tetap harus jeli melihat kesempatan dan membidik harga dengan tepat agar bisa memiliki properti tersebut dengan value terbaik.

Pinhome juga pernah mengadakan pameran virtual rumah lelang terbesar di Indonesia, lho! Di acara hasil kolaborasi Pinhome dengan BNI Syariah ini, kamu bahkan bisa menemukan rumah yang harga bukaannya 30% di bawah harga pasar! Gokil banget, kan?

List properti lelang di Pinhome

2. Lokasi lebih strategis
Berbeda dengan rumah baru yang kebanyakan masih dalam tahap pengembangan, rumah lelang biasanya sudah terbangun dan berlokasi di daerah yang sudah ramai penduduk dan dekat dengan fasilitas-fasilitas pendukungnya. Oh ya, gak ada salahnya, lho, Pins mengadakan survey singkat ke lokasi rumah lelang yang sedang diincar. Dengan demikian, Pins bisa mengetahui kondisi rumah dan lingkungan sekitarnya.

Resiko membeli rumah lelang

1. Harus lebih siap secara finansial
Walaupun harganya lebih miring daripada harga pasar, tapi Pins harus lebih siap secara finansial jika ingin membeli rumah lelang. Selain biasanya ada uang jaminan yang harus Pins bayar untuk mengikuti lelang, kamu juga harus bisa melunasi rumah tersebut secara cash atau tunai, paling lambat 5 hari setelah lelang rumah dilaksanakan.

rumah lelang

Beda halnya jika kamu membeli rumah baru yang bahkan uang mukanya saja bisa kamu bayar secara bertahap. Untuk sekarang, belum banyak bank yang menyediakan layanan KPR untuk pembayaran rumah lelang. Saat artikel ini dibuat, hanya BTN yang menyediakan layanan KPR untuk pembiayaan rumah lelang.

2. Harus menyiapkan biaya renovasi
Inilah mengapa Pinhome di atas menyarankan kamu untuk melakukan survey ke lokasi rumah lelang yang kamu inginkan, Pins! Banyak rumah lelang yang dijual dengan kondisi tidak terawat, sehingga kamu harus menyediakan biaya untuk renovasi. Hal ini bisa jadi pertimbanganmu saat mengajukan penawaran harga, Pins! Jika salah strategi, bisa-bisa biaya beli rumah ditambah biaya renovasi jadi lebih banyak ketimbang beli rumah baru atau seken.

Baca juga: 5 Pertimbangan Penting Saat Melakukan Renovasi Rumah Minimalis


Itulah tadi sekilas tentang rumah lelang, Pins. Walaupun lebih murah dan lokasinya lebih terjamin, namun ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli rumah lelang.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Agen kantor properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome - PINtar jual beli sewa properti.