Memiliki sebuah rumah tersendiri adalah impian sebagian besar orang, terutama bagi Pins yang tinggal di kota besar. Meskipun tampak mustahil, namun sekarang semua menjadi mungkin dengan adanya sistem KPR. Kredit pemilikan rumah adalah sebuah sistem dimana Pins dapat membeli sebuah rumah dengan cara mencicil.

Pinhome - Sistem kredit pemilikan rumah adalah proses yang sangat simpel dan sederhana. Jadi, ketika ingin mendapatkan KPR, Pins hanya perlu mendaftarkan diri ke Bank dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. Ketika, semua persyaratan telah dipenuhi dan disetujui, maka Pins akan mendapatkan pinjaman dari bank untuk membeli rumah.

Keuntungan Mengambil KPR

Meskipun saat ini sudah banyak program KPR yang tersedia, namun orang masih sering ragu apakah aman untuk mengambil KPR/ tidak. Kredit pemilikan rumah adalah pinjaman oleh bank yang diawasi oleh badan keuangan OJK maupun Bank Indonesia. Sehingga Pins tidak perlu khawatir akan keamanan dan legalitasnya. Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa Pins dapatkan ketika memilih KPR:

1. Bisa Mendapatkan Rumah

Alasan orang memilih kredit pemilikan rumah adalah untuk mendapatkan rumah dengan cara lebih mudah. Dengan program ini Pins, tetap menempati rumah tersebut setelah pengembang melakukan serah terima. Namun untuk kepemilikan akan berubah setelah Pins menyelesaikan KPR.

2. Tidak Perlu Dana Penuh

Salah satu keuntungan utama dari KPR adalah tidak perlu dana penuh pada saat itu juga. Pada awal pendaftaran KPR, yang diperlukan hanyalah dana untuk biaya registrasi, notaris dan DP minimal. Sisa dari total pinjaman akan dibayar cicilan per bulannya. Dengan kemudahan ini, kredit pemilikan rumah adalah salah satu alternatif untuk Pins dengan dana terbatas.

3. Lebih Ringan

Menyambung keuntungan dari sebelumnya, dengan KPR Pins akan merasa lebih ringan karena pembayarannya per bulan. Biaya cicilannya per bulan juga dapat disesuaikan dengan kemampuan Pins sehingga terasa ringan. Jadi, sistem kredit pemilikan rumah adalah cara ringan untuk membayar rumah.

4. Resmi & Legalitas Jelas

Kredit pemilikan rumah adalah cara yang resmi dan memiliki legalitas yang jelas untuk mendapatkan rumah. Setelah KPR Pins lunas, rumah akan menjadi milik Pins. Sehingga Pins tidak perlu khawatir akan penipuan atau proses yang tidak legal.

5. Bisa untuk Investasi

Harga rumah dari tahun ke tahun selalu naik, hal inilah yang menyebabkan rumah menjadi pilihan untuk investasi. Untuk mewujudkan hal ini terjadi, Pins bisa menggunakan KPR. Program kredit pemilikan rumah adalah cara yang tepat, dan menguntungkan di masa depan.

Baca juga: Lebih Dekat dengan Jenis-jenis KPR dan Suku Bunganya

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Ketika Memilih KPR

Tujuan sebuah bank memberikan kredit pemilikan rumah adalah untuk memudahkan Pins dalam membeli rumah. Program ini memang sangat membantu, namun Pins perlu mengetahui beberapa tips untuk memilih KPR yang tepat. Jangan sampai salah memilih KPR hingga menjadi beban dan tidak jadi memudahkan. Oleh karena itu, perhatikan beberapa tips berikut ketika memilih sebuah KPR:

1. Besaran Plafon

Sebelum memilih sebuah KPR, ketahui dulu total dana dan sekiranya Pins butuhkan. Pertama, tentukan rumah yang akan dibeli serta harganya berapa. Selanjutnya periksa jumlah dana yang Pins miliki untuk dijadikan DP rumah. Hal ini juga akan menentukan besaran plafon yang Pins butuhkan ke bank.

Besaran plafon kredit pemilikan rumah adalah berbeda untuk setiap orang dan setiap bank. Plafon kredit biasanya ditentukan oleh besaran gaji atau sumber pendanaan yang dimiliki. Semakin besar sumber pendanaannya maka semakin besar plafon yang didapatkan.

2. Memilih KPR Konvensional atau Syariah

Ada dua macam KPR yang Pins perlu ketahui dan pahami, yaitu KPR Konvensional dan KPR Syariah. Kedua KPR pada dasarnya sama-sama memberikan keringanan kepada orang ketika membeli rumah. Yang membedakan hanyalah akadnya di awal.

Untuk sistem konvensional, kredit pemilikan rumah adalah bank meminjamkan uang kepada nasabah dengan bunga tertentu yang nilainya dapat berubah-ubah. Sedangkan untuk KPR Syariah, sistemnya adalah bank membeli dulu rumah yang diinginkan lalu menjualnya ke nasabah dengan margin tertentu.

3. Bank dengan Suku Bunga Rendah

Setelah mengetahui total pinjaman yang dibutuhkan, maka waktunya mencari bank yang menawarkan suku bunga paling rendah.  Kredit pemilikan rumah adalah cara mudah Pins mendapatkan pinjaman uang dari bank untuk membeli rumah. Namun ingat bahwa pinjaman dari bank memiliki bunga tertentu.

Jika memilih cara konvensional, maka pilihlah bank yang menawarkan suku bunga terendah pada masa itu. Nilai suku bunga akan selalu berubah, sehingga Pins harus siap dengan kondisi seperti ini.

4. Periode KPR-Cicilan Bulanan

Pada umumnya, kredit pemilikan rumah adalah pinjaman yang diberikan oleh bank dengan batasan maksimal 15 tahun. Ada beberapa bank yang juga menawarkan 20 tahun, namun tidak banyak. Semakin lama periode KPR yang Pins pilih, maka semakin mahal total yang harus dibayarkan.

Namun, jangka periode yang lebih lama akan meringankan Pins dalam cicilan bulanan yang harus dibayarkan. Karena semakin pendek periodenya, maka semakin besar cicilannya per bulan.

5. Biaya Penalti

Penalti pada kredit pemilikan rumah adalah biaya yang timbul karena adanya pelanggaran pada perjanjian. Biasanya penalti timbul karena pembayaran KPR yang telat atau justru lebih cepat. Jadi, pastikan untuk menghitung dan mempertimbangkan biaya penalti dari KPR.

6. Biaya Lain

Program kredit pemilikan rumah adalah cara mudah Pins mendapatkan rumah, namun Pins tetap pelu melakukan proses administrasi. Biasanya pada saat awal administrasi akan timbul beberapa biaya seperti biaya administrasi, biaya notaris dll. Pastikan untuk memperhitungkan biaya tersebut juga ketika ingin mendaftar KPR.

7. Fitur Tambahan

Selain biaya cicilan rumah, sebagian besar bank saat ini juga menawarkan beberapa fasilitas tambahan di dalam KPR-nya. Jadi saat ini banyak kredit pemilikan rumah adalah biaya rumah ditambah dengan asuransi kebakaran atau renovasi rumah. Fasilitas yang ditawarkan pun beragam, Pins tinggal pilih yang paling menguntungkan.

8. Mencari Bank

Kredit pemilikan rumah adalah program dari bank, namun biasanya bank juga bekerja sama dengan beberapa pengembang dengan biaya yang lebih murah. Oleh karena itu, pada saat mencari bank, carilah bank yang bekerja sama dengan pengembang. Biasanya, prosesnya akan dimudahkan serta bunganya lebih rendah dari umumnya.

Dengan banyaknya manfaat dari KPR, tidak salah jika kredit pemilikan rumah adalah opsi yang sering dipilih oleh masyarakat Indonesia. Hanya dengan beberapa langkah, Pins bisa mendapatkan sebuah rumah yang diinginkan. Dan prosesnya pun sangat mudah dan simpel.

Namun sebelum mendaftar untuk KPR, pastikan mempertimbangkan beberapa hal dulu. Tujuan kredit pemilikan rumah adalah untuk meringankan orang untuk membayar rumah, bukan untuk menjadi beban. Oleh karena itu, pastikan untuk memilih KPR sesuai dengan yang dibutuhkan.

Untuk memastikan Pins memilih KPR yang tepat, bandingkan beberapa bank dan penawaran yang ada. Total nilai dari kredit pemilikan rumah adalah salah satu hal yang perlu Pins hitung di awal. Dengan begitu, Pins bisa mendapatkan nilai beli yang paling rendah.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Agen kantor properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome - PINtar jual beli sewa properti.