Cek cicilan KPR, ada cashback menanti, lho!

Simulasi berdasarkan asumsi margin 6% dan tenor 20 tahun.
Cicilan kamu mulai dari:
Uang Muka (DP)*
20%
Perlu perhitungan tenor lebih spesifik? Pakai

Kalkulator Utama

KPR Syariah Tetap Berkah Bersama Pinhome

Miliki rumah idaman dengan skema pembiayaan syariah menggunakan akad Murabahah dan Musyarakah Mutanaqisah. Pinhome hadir menemani setiap langkahmu, mulai dari simulasi cicilan, cari bank syariah terbaik, hingga akad kredit.

Mengapa KPR Syariah Lewat Pinhome?

Bank Syariah yang Bekerjasama dengan Pinhome

Bank Muamalat Mulai dari 9.88% per tahun
BCA Syariah Mulai dari 3.67% per tahun
Bank CIMB Niaga Syariah Mulai dari 2.99% per tahun
Maybank Syariah Mulai dari 4,40% per tahun
Bank Jakarta mulai dari 3.97% per tahun
Bank Syariah Indonesia Mulai dari 4.56% per tahun
OCBC Syariah Mulai dari 3.75% per tahun
Bank Danamon Syariah Mulai dari 3.88% per tahun
Panin Dubai Syariah Mulai dari 7.25% per tahun
PermataBank Syariah Mulai dari 0% per tahun

Cara Mudah Mengajukan KPR Syariah di Pinhome

1

Simulasi Harga dan Tenor

Tentukan perkiraan cicilan dengan menyesuaikan harga properti, uang muka, dan jangka waktu. Gunakan kalkulator KPR Syariah untuk mensimulasikan harga rumah, besar DP, dan tenor yang sesuai. Dengan margin keuntungan yang disepakati sejak awal—misalnya 5% per tahun—kamu bisa menghitung cicilan bulanan yang tetap (flat).

Contoh:
Jika rumah seharga Rp1 M dengan DP 20% (Rp200 jt) dan sisa pembiayaan Rp800 jt selama 20 tahun (240 bulan)

((800.000.000 x (5% x 20)) + 800.000.000) ÷ 240 = 6.666.667

Hasilnya sekitar Rp6.666.667 per bulan

Dengan simulasi ini, kamu bisa merencanakan anggaran secara lebih tepat dan memilih tenor yang paling sesuai dengan kondisi keuangan kamu.

2

Pilih Program

Pilih bank syariah yang sesuai dengan kebutuhan pembiayaan kamu. Bandingkan penawaran dari berbagai bank syariah yang bekerja sama dengan Pinhome. Pilih program yang menawarkan akad Murabahah atau Musyarakah Mutanaqisah—dua akad paling umum dalam KPR Syariah.

Akad Murabahah

Bank membeli properti lalu menjualnya kembali kepada kamu dengan margin keuntungan yang telah disepakati.

Akad Musyarakah Mutaqanisah

Kamu dan bank sama-sama membeli properti sesuai porsi, kemudian kamu mencicil porsi bank secara bertahap melalui sistem sewa yang juga berfungsi sebagai cicilan.

Perhatikan keunggulan seperti bebas bunga, DP yang lebih ringan, dan tenor yang relatif singkat. Dengan memilih program yang tepat, proses pembiayaan akan lebih sesuai dengan prinsip syariat Islam dan kebutuhan kamu.

3

Lengkapi Data Pendukung

Unggah dokumen yang dibutuhkan dan isi formulir pengajuan dengan benar. Pastikan semua dokumen penting seperti fotokopi KTP, Kartu Keluarga, slip gaji, dan rekening tabungan sudah lengkap. Data yang akurat akan mempercepat proses verifikasi dan memudahkan tim Pinhome dalam meneruskan pengajuan kamu ke bank syariah. Selain itu, melengkapi dokumen dengan tepat menunjukkan keseriusan kamu dalam mengajukan pembiayaan, sehingga meningkatkan kepercayaan dari pihak bank.

4

Pengajuan Dikirim ke Bank

Kami akan meneruskan pengajuan kamu ke bank pilihan untuk diproses. Setelah data dan dokumen kamu terverifikasi, tim Pinhome akan mengirimkan pengajuan kamu ke bank syariah yang telah kamu pilih. Proses ini memastikan bahwa informasi yang diberikan sudah lengkap dan akurat sehingga bank dapat melakukan evaluasi pembiayaan dengan cepat. Dengan mekanisme ini, kamu tak perlu khawatir tentang kerumitan administrasi, karena Pinhome akan membantu menyederhanakan langkah pengajuan.

5

Akad (Tandatangan Perjanjian Kredit Syariah)

Jika disetujui, dana akan dicairkan setelah akad dilakukan. Setelah pengajuan disetujui, langkah terakhir adalah melakukan akad. Disinilah kamu dan bank menyepakati margin keuntungan berdasarkan akad Murabahah atau Musyarakah Mutanaqisah.

Akad Murabahah memastikan bahwa bank membeli dan menjual kembali properti dengan margin yang telah ditetapkan, sedangkan akad Musyarakah Mutanaqisah melibatkan kepemilikan bersama yang secara bertahap beralih penuh ke tangan kamu.

Pastikan kamu memahami setiap detail dalam akad untuk memastikan seluruh transaksi sesuai dengan prinsip syariat Islam. Proses akad yang jelas dan transparan akan mengantarkan pencairan dana secara aman dan sesuai kesepakatan.

Pengajuan KPR Syariah

Pertanyaan Seputar KPR/KPA Syariah